NOW READING

Yuk, Ketahui Cara untuk Maksimalkan Smartwatch Anda!

 3826
+
 3826

Yuk, Ketahui Cara untuk Maksimalkan Smartwatch Anda!

by The Daily Oktagon

Jika bicara wearable device, perangkat yang paling populer saat ini adalah smartwatch. Device ini menarik perhatian dunia selama beberapa tahun terakhir. Memang penetrasinya belum semasif smartphone dan tablet. Tapi, paling tidak jam tangan pintar kini semakin menjamur dan membuat Anda mudah menemukannya di gerai milik vendor teknologi.

Terbukti, perusahaan seperti HTC, Huawei, dan Samsung pamer smartwatch-nya di ajang bergengsi Consumer Electronics Show 2016 di Las Vegas, Amerika Serikat, awal bulan ini.

Smartwatch yang juga identik dengan fungsi pendamping kegiatan olah raga ini diperkirakan bakal semakin populer. “Fitur untuk fitness dan kesehatan akan menjadi fokus utama kami di 2016,” ujar Chief Executive Officer Pebble, salah satu produsen smartwatch ternama, Eric Migicovsky, yang dikutip situs Wearable.

available-b81ac963fd261e8e6010b6c262b5a096

Nah, bagi Anda yang hendak membeli smartwatch dalam waktu dekat — atau mungkin masih rencana — tak ada salahnya menyimak hal-hal yang direkomendasikan The Daily Oktagon berikut. Sebabnya, banyak yang belum tahu bagaimana agar device ini bisa digunakan dengan sempurna. Yuk, ketahui cara untuk memaksimalkan smartwatch Anda!

Baterai Boros?

Anggapan mengenai borosnya baterai smartwatch tidak sepenuhnya benar. Pada dasarnya, daya baterai yang disematkan ke tiap-tiap produk, tentu disesuaikan dengan fitur-fitur yang ada. Contohnya, Apple Watch dapat tahan baterai sekitar 24 jam, begitu juga Android Wear yang bisa bertahan 24-48 jam. Hal ini wajar karena mereka memiliki fitur-fitur yang dapat menyedot daya, semisal cahaya layar dan notifikasi.

Tapi, smartwatch Pebble Time disebut mampu bertahan hingga tujuh hari atau seminggu. Kok bisa? Nah, Pebble memang berbeda dengan Apple Watch atau Android Wear, yang memiliki layar lebih cerah dan berwarna. Pebble memiliki teknologi layar yang memiliki penampilan layaknya jam analog biasa.

Jadi, kalau Anda memiliki aktivitas sangat mobile dan kerap kesulitan mendapatkan akses ke colokan listrik, tentu Pebble jadi pilihan tepat.

Masuk ke sini agar Anda tahu cara-cara merawat smartwatch yang tepat!

Cari Tahu Kemampuannya

Setiap smartwatch dibekali dengan keunggulan masing-masing. Perlu diingat, kemampuannya menyesuaikan segmen pasar yang heterogen.

Sejauh ini fitu-fitur smartwach yang banyak diketahui adalah layar jernih, seperti smartwatch besutan Huawei yang dibekali teknologi layar AMOLED. Ada pula fitur yang bisa menampilkan notifikasi ke media sosial.

Sedangkan Apple memboyong beberapa teknologinya ke dalam Apple Watch, mulai dari Apple Pay (e-wallet) dan asisten virtual Siri. Atau beranjak ke segmen yang lebih spesifik, seperti smartwatch dengan dukungan tracker bagi pencinta olah raga.

Perlu diingat, perhatikan juga sistem operasi dan pabrikasinya. Mana yang lebih diperlukan? Jangan sampai Anda kesulitan memperbaiki jika ada masalah saat berada kota kecil.

Smartwatch Wajib Coba

Lantas, merek apa saja yang wajib Anda coba di tahun ini? Beberapa pemain besar masih masuk nominasi. Namun, ada juga perusahaan yang baru pertama kali menciptakan smartwatch. Simak pilihan berikut berdasarkan CES 2016.

Fitbit Blaze
Brand asal Negeri Paman Sam ini punya tampilan yang leibih sporty dan futuristik. Tak heran, Fitbit Blaze punya segudang fitur yang cocok buat penggemar lari.

simple.b-cssdisabled-jpg.h09afd600cd8ab37981e79d4d1412af96.pack

Beberapa di antaranya adalah daya tahan baterai 5 hari, water ressitant, smart track, all day acitivty, hingga pure plus heart rate. Dari segi harga, Blaze terbilang cukup terjangkau, yakni US$ 199,95 atau Rp 2,8 juta.

Samsung New Gear S2
Samsung tampaknya cukup bekerja keras untuk menghadirkan smarwatch terbaik. Memang gaung pendahulunya tak sepopuler Apple Watch, Moto 360, atau Pebble Time. Tapi kali ini, smartwach Samsung terbaru hadir dengan konsep baru.

New Gear S2 tak lagi menggunakan sistem operasi Android, melainkan sistem operasi buatannya, yakni Tizen. Secara desain, New Gear S2 dibuat dalam dua model. Pertama, model strap, dan kedua, futuristik. Soal fitur, sejauh ini yang menonjol adalah dukungan seribu aplikasi.

New Gear S2

Soal harga, siap-siap rogoh kocek cukup dalam, karena New Gear S2 dibanderol seharga US$ 549 (Rp 6 juta) dan US$ 649 (Rp 9 juta).

Casio WSD-F10
Desain Casio memang tampil lebih maskulin dan ala ‘militer’. Sama halnya pada desain-desain jam tangan Casio kebanyakan. Namun, jangan salah, Casio WSD-F10 dirancang bagi mereka yang gemar kegiatan luar ruang, seperti bersepeda, memancing, dan mendaki gunung.

WSD-F10RG_ft

Dengan bobot 93 gram, WSD-F10 diketahui tahan radiasi, getar, lembab, hingga guncangan. Tak banyak yang menonjol dari jam tangan ini selain fungsinya dan baterainya yang mampu hidup hingga 30 hari. Harga jual pun terbilang mahal, yakni sebesar US$ 500 (Rp 6,9 juta).

Moto 360 Sport

Tidak salah memilih produk ini jika Anda gila dengan olah raga. Selain fitur kesehatan, hal menarik yang Anda temui adalah GPS. Jadi, tidak perlu khawatir nyasar jika Anda mencoba berlari di pedalaman atau hutan. Satu unitnya dibaderol mulai US$ 290 (Rp 4 juta).

Moto-360-sport

Mana yang paling cocok untuk Anda? Tentunya, selain fitur, perhatikan juga faktor anggaran yang harus Anda siapkan ya. Selamat mencoba!

Tambah referensi Anda tentang wearable device dengan membaca artikel ini, Smartwatch atau Fitness Tracker, Mana yang Sebaiknya Dipilih?

0 comments