NOW READING

Xiaomi Bikin Aplikasi Pendeteksi Virus Corona, Seperti apa?

 178
+
 178

Xiaomi Bikin Aplikasi Pendeteksi Virus Corona, Seperti apa?

by The Daily Oktagon

Ikut membantu mendeteksi penyebaran Virus Corona, Xiaomi baru saja mengumumkan fitur tambahan bernama aplikasi pendeteksi virus corona. Aplikasi tersebut berada pada salah satu fitur di aplikasi Xiao Ai Shortcut.

Fitur bernama ‘real-time pneumonia epidemic’ ini merupakan merupakan fitur asisten digital berbasis (AI) artificial intelligence atau kecerdasan buatan yang ada di ponsel Xiaomi.

“real-time pneumonia epidemic” ke ponsel, Fitur baru ini pertama kali dilaporkan media China ITHome sebagai respons terhadap Virus Corona yang menyebar di Tiongkok, Demikian dilansir dari Gadgets 360.

Foto: Sweek

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Ditengah Wabah Virus Corona

Dengan alat ini akan sangat mudah digunakan penggunanya, apalagi fitur ini juga akan membantu pengguna Xiaomi agar tetap aman dan melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menghindari infeksi.

Virus Corona sendiri sejatinya dapat menyebar melalui batuk, bersin atau menyentuh orang yang terinfeksi, seperti yang disebutkan oleh World Health Organization (WHO)

Virus yang awalnya menyerang Negara China, kini telah membuat resah warga dunia. Virus ini terdeteksi di 13 negara, yakni Amerika Serikat (AS), Perancis, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Thailand, Australia, Nepal, Vietnam, Hongkong, Macau, Malaysia, dan Kanada.

Virus Corona sendiri berasal dari binatang. Kebanyakan yang mereka yang awal-awal terinfeksi virus ini bekerja atau sering mengunjungi pasar grosiran makan laut Huanan di pusat kota China, yang menjual hewan hidup maupun yang baru disembelih.

smartphone xiaomi redmi

Foto: Gizmochina

Baca juga; Virus Corona Menghantui? Yuk, Cek Indikasinya dengan 3 Smartband ini

Gejala orang yang sudah terifeksi Virus memiliki gejala serupa flu, seperti pilek, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala dan demam.
Namun, bagi orang yang sistem kekebalan tubuhnya sedang lemah, orang tua dan anak-anak, dapat bisa menyebabkan penyakit saluran pernapasan yang lebih serius dari pneumonia sampai bronkitis.

Diketahui gejala awal dari corona virus adalah demam, batuk, dan bersin. Namun virus juga dapat menyebabkan kegagalan organ, pneumonia, dan kematian. Hal yang paling berbahaya adalah virus tersebut dapat dengan mudah menyebar dari orang ke orang melalui batuk dan bersin.

Satu-satunya cara untuk menghentikan penularan tersebut adalah menghindari kontak dengan orang yang sakit atau mungkin membawa virus tersebut. Pasalnya hingga saat ini belum terdapat vaksin untuk mengurangi penyebaran virus corona.

0 comments