NOW READING

Waktu Registrasi Prabayar Sudah Lewat, Ini Yang Penting Untuk Diketahui

 320
+
 320

Waktu Registrasi Prabayar Sudah Lewat, Ini Yang Penting Untuk Diketahui

by The Daily Oktagon

NIK yang diinput oleh pelanggan operator saat melakukan registrasi, ditakutkan bisa dibobol

Seperti yang telah diumumkan oleh pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika, masa registrasi ulang nomor prabayar pelanggan jasa telekomunikasi telah berakhir tanggal 28 Februari 2018 lalu.

Meski sudah melewati batas akhir, ternyata pelanggan tetap dapat melakukan registrasi prabayar sampai dengan  pemblokiran total pada tanggal 1 Mei 2018. Sementara ini yang terjadi adalah proses pemblokiran layanan secara bertahap terhadap pelanggan yang tidak melakukan registrasi ulang nomor simcard sampai dengan 28 Februari 2018. Yaitu dengan ketentuan sebagai berikut:

 

Baca juga : Begini Cara Registrasi Kartu Prabayar Tiap Operator agar Tidak Diblokir

  • Mulai 1 Maret 2018, dilakukan pemblokiran layanan panggilan keluar (outgoing call) dan layanan pesan singkat keluar (outgoing SMS). Dalam keadaan ini, pelanggan masih dapat melakukan registrasi.
  • Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai tanggal 31 Maret 2018, maka mulai 1 April 2018 dilakukan pemblokiran layanan panggilan masuk (incoming call) dan menerima layanan pesan singkat (incoming SMS). Dalam keadaan ini, pelanggan pun masih tetap dapat melakukan registrasi. Pemblokiran tidak mencakup layanan data internet.
  • Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai tanggal 30 April 2018, maka pada tanggal 1 Mei 2018 dilakukan pemblokiran total. Dalam keadaan ini, tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data internet, namun tetap dapat melakukan registrasi.

Hal lain yang perlu juga diperhatikan adalah masalah NIK atau Nomor Induk Kependudukan, yang digunakan saat  melakukan registrasi. Seperti diketahui saat melakukan proses registrasi nomor simcard, pengguna diminta untuk memasukkan NIK sebagai salah satu syarat.

Belakangan ditengarai data NIK yang diinput oleh pelanggan operator saat melakukan registrasi, ditakutkan bisa dibobol. Di mana efeknya, NIK ini dimungkinkan untuk disalahgunakan untuk kepentingan lain tanpa sepengetahuan pemilik NIK.

Baca juga : Salah Kaprah Registrasi Kartu Prabayar yang Wajib Diketahui

Untuk mengatasi hal itu, para operator layanan seluler menyediakan cara untuk mengecek apaka NIK yang dimiliki pelanggan digunakan oleh orang lain atau tidak. Caranya yaitu :

Telkomsel: https://t.co/L2eLiK4frH atau ketik *444#
Indosat Ooredoo: ketik INFO#NIK kirim ke 4444 atau https://t.co/CogWSur5m6
XL Axiata: ketik *123*4444#
Tri Indonesia: https://t.co/PxQ7UABdq3
Smarfren: https://t.co/k2FiFyZgf9

Jika memang NIK yang dimiliki juga digunakan orang lain, pelanggan diminta segera melapor ke operator bersangkutan.

0 comments