NOW READING

Vlogging Cerdas dan Aman dengan Anak

 1378
+
 1378

Vlogging Cerdas dan Aman dengan Anak

by The Daily Oktagon

Setelah kemunculan Youtube pada 2005, banyak orang yang mulai membuat vlog alias video blog. Sejak saat itu vlogging seakan menjadi nyawa baru di dunia maya dan vlogger-vlogger pun menjamur.

Berbagai tema diangkat oleh para vlogger, mulai dari tema gadget, mainan, video games, fashion, kecantikan, kesehatan, parenting, travel, hingga berbagai hal konyol yang menghibur.

Demam vlogging ini juga merambah semua kalangan, bahkan anak-anak dan remaja. Tilik saja akun-akun di Youtube yang ternyata banyak dimiliki oleh anak-anak, padahal Youtube sendiri sebenarnya memberi batasan usia untuk membuat akun. Akun Youtube yang aktif digunakan untuk vlogging ini bahkan tak jarang memiliki ratusan ribu subscribers!

Bagi orangtua, membiarkan anak untuk vlogging mungkin menimbulkan kekhawatiran sendiri. Termasuk bagi para ayah yang sudah tak asing lagi dengan teknologi dan dunia maya. Nah, sebenarnya membiarkan anak membuat vlog boleh saja, asal tetap memperhatikan unsur edukatif dan keamanan di internet. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar vlogging tetap menyenangkan tapi juga aman.

Foto: Shutterstock.com

Vlogging Bersama Anak

Orangtua bisa menyiasati masalah keamanan dengan mengajak anak vlogging bersama-sama. Anda bisa membuatkan anak akun Youtube dengan akses yang hanya bisa dibuka oleh Anda. Buatlah video bersama-sama anak dan bahas hal seru. Sebagai ayah yang suka berolahraga misalnya, ajak anak tandem paragliding di Puncak dan buatlah videonya. Biarkan anak bercerita serunya  paragliding di video dan unggah ke Youtube.

Hati-hati dengan Identitas

Selain vlogging bersama, anak juga bisa membuat vlog sendiri tanpa Anda. Hanya saja pastikan sudah memberitahu anak untuk tidak memberikan identitas personal atau membeberkan informasi detil mengenai dirinya di vlog tersebut. Misalnya saja alamat rumah atau sekolahnya.

Disiplin Jadwal

Jika sedang hobi-hobinya, anak mungkin bisa lupa waktu dan keasyikan vlogging. Ini bisa disiasati dengan memberikan jadwal tertentu untuk vlogging. Jika dari Senin hingga Jumat anak sekolah, biarkan dia membuat video di akhir pekan. Sebagai ayah yang melek teknologi, Anda bisa membantunya membuat video yang lebih efektif sehingga tak perlu waktu lama untuk menghasilkan konten video yang keren dan aman untuk diunggah.

Foto: Shutterstock.com

Pembatasan Konten

Bagi para ayah dengan anak usia sekolah yang juga sedang kena demam vlogging, selain membuat vlog sendiri, anak juga pasti akan menonton berbagai vlog lain. Mungkin untuk sekadar mencari perbandingan atau malah inspirasi. Saran terbaik bagi para ayah, pastikan filter konten di Youtube sudah diatur terlebih dulu sebelum anak browsing vlog! Jika anak juga masih duduk di bangku SD, men-download YouTube Kids bisa dipertimbangkan sehingga Anda tak perlu khawatir anak akan menonton konten vlog yang berbau seksual atau kekerasan.

Tontonan Vlog Aman

Menurut Common Sense Media ada beberapa vlogger anak yang terbukti ‘aman’ untuk ditonton di YouTube Kids. Cek saja: Ryan’s Toy Reviews, Evan Tube HD, Kid President, Kids React and Teens React, EthanGamer, Jacob Sartorius, Mark Thomas, Brooklyn and Bailey, Matty B Raps, Awesomeness TV, LtCorbis, Bretman Rock, dan Jay Versace. Dari dalam negeri, vlog yang dijalankan oleh seorang penyanyi anak-anak, Naura TV, memiliki lebih dari 168.000 subscriber.

Happy vlogging!

0 comments