NOW READING

Typhoon Q500 4K, Drone yang Bisa Merekam Video 4K

 3138
+
 3138

Typhoon Q500 4K, Drone yang Bisa Merekam Video 4K

by The Daily Oktagon

TYPHOON_4K_ST10plus_Steadygrip

Resolusi 4K (3840 x 2160 piksel) sudah menjadi standar baru di dunia videografi. Beragam kamera digital anyar, mengusung fitur perekaman dengan format tersebut. Bahkan, sejumlah smartphone atau telepon pintar terkini juga menawarkan fitur yang sama.

Oleh karena itu, tidak heran perangkat seperti drone, banyak digunakan komunitas videografer. Ada drone yang terbilang istimewa karena kemampuan merekamnya. Perkenalkan, Typhoon Q500 4K, buatan spesialis drone asal Tiongkok, Yuneec.

Seperti namanya, drone ini sanggup merekam video beresolusi 4K dengan kecepatan 30 fps dan sudut pandang lensa seluas 115 derajat. Selagi perekaman video berlangsung, ini juga bisa mengambil foto yang resolusinya 12 megapiksel, baik dalam format JPEG maupun RAW.

Typhoon Q500 4K mengusung penampilan ringkas, dengan bobot hanya 1,7 kilogram termasuk baterai dan gimbal kamera. Kemampuan terbangnya hingga ketinggian 122 meter, sedangkan kecepatannya menembus 8 meter per detik. Drone ini dibekali baterai berdaya 5.400 mAh yang bisa dilepas-pasang. Estimasi waktu mengudaranya 25 menit sekali charge.

Selain perekaman video 4K, keunggulan lain yang tak dimiliki pesaingnya yakni gimbal sekaligus kameranya bisa dicopot dari rangka untuk kemudian ditambatkan ke semacam joystick bernama Steady Grip. Adapun Steady Grip termasuk dalam paket penjualan.

Kombinasi Steady Grip beserta gimbal dan kamera ini akan mengubah fungsi Typhoon Q500 4K menjadi layakanya sebuah kamera aksi alias action camera. Terlebih, dengan adanya opsi perekaman video slow-motionberesolusi 1080p 120 fps. Di bagian atas Steady Grip yang mirip joystick ini, terdapat dudukan untuk smartphone agar bisa digunakan sebagai viewfinder sekaligus pusat kontrol.

Untuk mengoperasikan Typhoon Q500 4K, Anda bisa menggunakan unit controller-nya yang unik. Controller ini dilengkapi layar sentuh seukuran 5,5 inci dengan sistem operasi sendiri. Alhasil, Anda tidak perlu menyambungkan smartphone atau tablet untuk mengatur kamera selagi drone mengudara.


Untuk pengguna awam, Yuneec menyertakan fitur semi-autopilot. Fitur ini terdiri atas dua pilihan mode, yakni Follow Me untuk mengikuti ke mana pun sang pemegang controller bergerak, dan Watch Me untuk memfokuskan kamera pada siapapun yang memegang controller. Sebagai pelengkap, fitur geofencing turut hadir supaya gerakan drone bisa dibatasi secara manual.

Drone ini sudah dipasarkan dengan harga US$ 1.299 atau sekitar Rp 17,5 juta. Paket penjualannya juga menyertakan dua unit baterai serta carrying case berbahan aluminium. Typhoon Q500 4K tentunya bisa menjadi pilihan menarik bagi penggila videografi.

0 comments