NOW READING

Trail Run Makin Seru dengan Wearable Device dan Aplikasi Penunjang

 1928
+
 1928

Trail Run Makin Seru dengan Wearable Device dan Aplikasi Penunjang

by The Daily Oktagon
  • Wearable device setidaknya punya 4 fitur yang menunjang aktivitas trail run Anda.
  • Selain itu, Anda juga mesti menjajal aplikasi seperti Strong Runner.
  • Jangan pula melupakan perangkat pendukung lain seperti action cam dan powerbank.

Lari di gunung, atau istilah kerennya trail run, sedang ramai digeluti di Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Bahkan, Indonesia punya lomba trail run yang diikuti peserta dari berbagai negara yaitu Ijen Trail Running.

Tentunya, trail run berbeda dengan berlari di track pada umumnya. Hal paling mencolok dan menantang dari trail run dibandingkan jenis lari lainnya adalah permukaan tanah yang tidak rata. Tapi di sisi lain, trail run menyuguhkan hawa sejuk bebas polusi, yang jarang ditemukan di track lari di perkotaan.

Nah, kalau Anda termasuk yang mulai gemar atau suka melakukan trail run, sebaiknya Anda mulai mempertimbangkan untuk melengkapi diri dengan berbagai perangkat dan aplikasi penunjang. Apa saja? Simak rangkuman The Daily Oktagon berikut ini:

1. Wearable Device

Kalau smartphone sudah jadi salah satu kebutuhan primer kebanyakan orang saat ini, rasanya tidak berlebihan untuk mengatakan kalau wearable device pun tengah mengarah ke sana.

Ketersedian beragam wearable device, hingga harganya yang kian terjangkau sampai di bawah Rp 100 ribu, menjadi penanda besarnya kemungkinan wearable device makin lumrah dan digunakan lebih banyak orang. Bukan tak mungkin, wearable device pun bisa jadi bagian keseharian yang setara dengan smartphone.

Wearables pertama yang layak dijajal adalah smartband, seperti Fitbit Alta, Garmin Vivosmart, atau Razer X Nabu yang dibanderol di bawah harga Rp 1 juta.

garmin vivosmart trail run

Perangkat-perangkat itu setidaknya punya 4 (empat) fitur penunjang aktivitas trail run seperti: menghitung langkah kaki, menghitung jumlah kalori yang terbakar saat berlari, menghitung durasi aktivitas pada kegiatan trail run, sampai menghitung denyut jantung.

Baca juga tentang ulasan beberapa wearable devices yang membantu program hidup sehat Anda

Ingin yang lebih lengkap dari sebatas smartband?

Jawabannya, adalah smartwatch; selain fitur dasar smartband, pada perangkat jam pintar juga ada fitur seperti sinkronisasi dengan smartphone atau aplikasi pendukung lainnya; seperti Pebble Classic, Sony Smartwatch, atau versi ekonomis tapi tetap keren seperti Kin Smartwatch Pro.

Jika bingung menentukan pilihan di antara smartband atau smartwatch, bisa langsung coba jajal smartband terlebih dulu, mengingat harganya yang juga relatif lebih murah ketimbang langsung menggunakan smartwatch.

pebble classic trail run

Selain fitur dasarnya bisa dibilang sudah mencukupi untuk keperluan trail run, smartband juga bisa jadi awalan yang oke untuk Anda membiasakan diri sebagai pengguna wearables, hingga akhirnya membutuhkan kemampuan ekstra yang terdapat pada smartwatch.

Selain itu, smartwatch juga bisa bikin Anda terlihat lebih stylish. The choice is yours!

2. Aplikasi

Sempat disebutkan kalau smartphone sudah jadi kebutuhan sehari-hari banyak orang. Bahkan, mudah kita temukan di sekeliling kita, orang yang menggunakan lebih dari satu smartphone.

Nah, begitupun dengan aktivitas trail run. Anda bisa tetap membawa smartphone, yang akan lebih pas jika disematkan beberapa aplikasi berikut ini:

Endomondo – Running & Walking

Tersedia bagi smartphone berbasis Android dan iOS, aplikasi Endomondo mempunyai fitur-fitur yang dimiliki oleh smartband dan smartwatch dengan memanfaatkan GPS, kecuali menghitung denyut jantung yang harus menggunakan perangkat tambahan berbasis Bluetooth.

Aplikasi ini dapat menganalisis performa Anda secara keseluruhan. Bukan cuma itu, Anda dapat memasangkan aplikasi ini dengan layanan lain seperti Google Fit dan wearable device Garmin, Samsung Gear, Pebble, dan Android Wear.

endomondo trail run

Fitur menarik lainnya adalah Anda dapat menyetel parameter yang ingin dicapai seperti waktu, jarak, atau kalori. Hasil akhir aktivitas Anda dapat dibagikan ke Facebook, Twitter, dan Google Plus. Secara otomatis, data umum aktivitas Anda juga terkirim ke profil Anda di situs Endomondo.

Dengan begitu, Anda bukan hanya dapat melihat data tersebut dan memantau perkembangan Anda, tetapi juga berinteraksi dan berkompetisi dengan pengguna Endomondo lainnya yang tergabung dalam komunitas global. Menarik!

Selain berlari, ada lebih dari 40 olahraga lainnya yang didukung Endomondo. Kalau Anda bersedia merogoh kocek mulai dari US$ 2,5 per bulan (atau sekitar Rp 33 ribu), Anda bisa menikmati Endomondo Premium dengan berbagai kelebihan seperti bebas iklan, kehadiran personal training plan untuk meraih target Anda, melihat statistik lengkap data aktivitas Anda, dan lainnya.

Kitestring

Memang, di awal disebutkan kalau trail run menyuguhkan hawa sejuk dan bebas polusi. Namun jangan juga sampai terbuai dan menganggap kalau tidak ada risiko dari kegiatan ini. Karena bahaya bisa datang kapan saja, apalagi kita beraktivitas di alam terbuka.

Aplikasi Kitestring adalah aplikasi yang memainkan peran saat hal yang tak diharapkan terjadi. Cara kerjanya begini, Anda mendaftarkan data diri dulu di situs Kitestring, termasuk nama dan nomor ponsel. Lalu berikan informasi kalau Anda akan melakukan aktivitas trail run selama 90 menit ke depan.

Jika waktu yang dikabarkan itu sudah lewat, Kitestring akan mengirim pesan pengingat pada Anda. Dan jika Anda tidak membalas pesan itu dalam rentang waktu tertentu (rentang waktu default adalah 5 menit), maka Kitestring akan mengirim pesan ke kontak darurat yang Anda berikan pada keterangan data diri.

Strong Runner

Cedera merupakan risiko yang menghantui hampir semua jenis olahraga, termasuk tentunya trail run. Maka itu ada aplikasi Strong Runner.

Pertama, untuk menghindari risiko cedera, Strong Runner menyajikan tahapan latihan pemanasan, latihan inti, latihan pada bagian tubuh tertentu, dan dan latihan peregangan yang mesti dilakukan sebelum trail run.

Paket latihan itu, jika dilakukan secara benar, bisa meminimalisasi kemungkinan terjadinya cedera. Tapi, apa yang terjadi kalau Anda tetap cedera? Tak perlu terlalu khawatir.

strong runner trail run

Strong Runner bisa membantu Anda menangani cedera di beberapa titik seperti achilles tendonitis (cedera berupa peradangan pada tendon achilles), dan plantar fasciitis (cedera berupa perdangan pada plantar flascia yang berada di sepanjang telapak kaki, serta menjadi penghubung antara tulang jari-jari kaki ke tulang tumit).

Simak pula pilihan aplikasi lain untuk pendukung aktivitas di alam bebas berikut ini

3. Perangkat Pendukung Tambahan

Selain dua wearable device dan dua aplikasi di atas, masih ada beberapa hal tambahan yang mungkin Anda perlukan ketika melakukan aktivitas trail run seperti: action cam, tongsis, kompas, dan (aplikasi) peta.

GoPro Hero4 Session

GoPro Hero4 Session

Untuk action cam, GoPro Hero4 Session merupakan pilihan yang kami rekomendasikan. Karena bukan hanya bentuknya yang kecil dan ringkas, cocok untuk berbagai kegiatan aksi (bahkan tahan air sampai kedalaman 10m tanpa penutup tambahan), kamera ini juga meningkat dari sisi kualitas audio. Soal harga, kamera mungil yang tangguh ini bisa didapatkan dengan merogoh kocek Rp 3.450.000.

Manfrotto 679B

Monopod ini bisa jadi perangkat pendukung mumpuni sebagai tongsis untuk kegiatan memotret atau mengambil gambar video di tengah aktivitas outdoor seperti trail run. Dengan komposisi kokoh, rubber grip, tongsis ini memang didesain untuk fotografi outdoor dan sports. Manfrotto 679B yang bisa mencapai panjang 157cm ini dijual dengan harga Rp 702.900.

LG G5

LG G5

Berbagai aplikasi yang diperlukan untuk mendukung kegiatan trail run memerlukan smartphone yang juga tangguh, seperti LG G5 yang diperkenalkan sebagai perangkat dengan teknologi modular. Semisal, dengan modular kameranya, pengguna bisa mengendalikan fitur zoom dan mengambil foto lebih mudah. Cocok untuk aktivitas outdoor.

Tak hanya itu, modul LG Cam Plus pada smartphone ini juga meningkatkan kemampuan baterai dengan daya ekstra 1200mAh, dari 2800mAh yang memang sudah bawaannya.

Ikuti ulasan LG G5 lebih lengkapnya di sini

Probox Classic Powerbank

Dan tentunya Anda membutuhkan powerbank untuk keperluan mengisi ulang baterai di tengah lingkungan seperti alam bebas. Coba Probox Classicrobox Classic bermuatan 10.400 mAh yang cocok untuk berbagai keperluan mobile, termasuk aktivitas seperti trail run. Ketangguhannya tak perlu diragukan, dan bisa bertahan lama sampai perangkat ini perlu diisi ulang.

Dengan demikian, Anda tak perlu khawatir kesulitan saat ingin mengecas smartphone agar selalu menyala dan siaga saat diperlukan.

Yang juga tidak kalah penting, sekadar untuk jaga-jaga, Anda dapat membawa hydropack, jas hujan, snack, obat-obatan, dan pluit. Kalau Anda melakukan aktivitas trail run sendirian, dan masih belum terbiasa melakukannya, rasanya membawa hal-hal tambahan ini harus dilakukan buat keamanan dan kenyamanan saat berpetualang.

0 comments