NOW READING

Tip Penting Isi Ulang Baterai Ponsel

 687
+
 687

Tip Penting Isi Ulang Baterai Ponsel

by The Daily Oktagon
  • Mengisi ulang daya baterai telah menjadi kebiasaan setiap orang, setiap hari.
  • Ada beberapa trik dalam mengisi ulang daya baterai.
  • Walau begitu, kerusakan baterai ponsel karena usia tak bisa dihindari.

Isi ulang baterai ponsel bisa jadi misi yang tak akan pernah berakhir. Anda seakan dikejar deadline, mengeluarkan keringat dingin ketika indikator baterai ponsel sudah menyentuh angka 20 persen.

Mempertahankan agar ponsel terus menyala sepanjang hari bisa jadi menjadi perjuangan yang melelahkan, bagi beberapa orang. Keterbatasan kabel data, ketidaktersediaan sakelar listrik di tempat-tempat umum, sampai kondisi baterai itu sendiri yang sudah tidak prima. Adakah cara untuk mempermudah keseharian Anda dalam hal mengisi daya baterai?

isi ulang baterai ponsel

foto : shutterstock

Sayangnya, urusan mengisi daya baterai ini tak ada pakemnya. Ada banyak opsi yang bisa dipilih demi menyambung daya hidup ponsel Anda sepanjang hari. Kuncinya, memiliki rencana yang matang.

Pertama-tama, tanyalah kepada diri sendiri: di mana saya mengisi ulang baterai ponsel? Di rumah? Kantor? Tempat-tempat umum, seperti stasiun atau convenience store? Anda perlu mengubah rutinitas dan menjadikan sekeliling Anda charge-proof. Membawa satu kabel dan adaptor di dalam tas bukanlah solusi yang efektif. Lebih baik Anda meninggalkan banyak kabel dan adaptor di tempat-tempat yang biasa Anda hadiri. Misalnya, di setiap ruangan di rumah, mobil, dan kantor.

Bawalah selalu powerbank. Miliki lebih dari satu dan sebarlah di tempat-tempat yang biasa Anda kunjungi. Jangan lupa untuk langsung mengisinya sesaat setelah Anda menggunakannya. Investasikan dana untuk membeli powerbank dengan kapasitas besar, mengingat beratnya beban kerja smartphone zaman sekarang yang memungkinkannya membutuhkan pengisian ulang daya hingga 3 kali sehari.

Baca juga : 5 Cara Agar Pengisian Baterai Smartphone Lebih Mulus

Belilah steker dengan banyak lubang sehingga Anda bisa mengisi ulang daya ponsel dan powerbank secara bersamaan. Atau, Anda bisa menambahkan USB plug outlets di rumah dan kantor agar Anda bisa langsung mencolokkan ponsel ke stekernya.

Saat di mobil, Anda bisa mengisi ulang daya baterai ponsel menggunakan tenaga listrik mobil. Simpanlah powerbank Anda untuk kebutuhan yang lebih krusial. Jika memiliki dana lebih—dan Anda berkomitmen untuk menjadi pengguna setiap ponsel Android, Anda bisa membeli charging pad, yang tentunya memudahkan Anda dapat proses pengisian, tanpa disulitkan dengan urusan perkabelan.

Durasi Pengisian

Hal ini menjadi sesuatu yang krusial, yang menentukan seberapa lama baterai ponsel Anda bertahan. Sayangnya, banyak orang salah memahami cara kerja baterai yang mengisi ulang dengan cara yang salah—yang justru mengurangi kinerja baterai ponsel mereka. Berikut beberapa panduan mengisi ulang baterai ponsel yang disarankan.

Baca juga : Lima Cara Menjaga Baterai Smartphone Lebih Awet

isi ulang baterai ponsel

foto : shutterstock

  • Isi ulanglah baterai ponsel Anda sebelum menyentuh 20 persen. Yang paling disarankan, isilah secara berkala, di mana pun dan kapan pun. Jangan pernah biarkan ponsel Anda mati total kehabisan daya. Pertahankanlah di kisaran 50 persen ke atas. Dengan cara ini, baterai ponsel Anda bisa bertahan hingga 1.500 siklus (rentang normal kekuatan sebuah baterai berada di 300–500 siklus).
  • Cabutlah koneksi ke aliran listrik sebelum ponsel Anda mencapai 100 persen. Semua baterai ponsel zaman sekarang berbahan lithium ion. Baterai jenis ini “sangat membenci” panas. semakin sering baterai Anda kepanasan, semakin pendek umurnya. Dengan mencabut ponsel dari colokan sebelum mencapai 100 persen menghindarinya dari kepanasan. Dengan begitu, masa hidup baterai Anda bisa lebih panjang.
  • Lepaskan dari cover-nya saat di-charge. Ingat, baterai Anda tidak suka kepanasan. Dengan tetap memasang cover-nya saat mengisi ulang, kemungkinan panas yang dilepaskan baterai ponsel Anda tidak bisa mengalir keluar dan mengakibatkan peningkatan suhu di atas normal.

Beberapa trik di atas terbukti bisa memperlama masa hidup baterai ponsel. Namun, patut diingat, baterai ponsel Anda tak akan hidup selamanya. Pada masanya, setelah beberapa ratus kali diisi ulang, baterai ponsel Anda akan menunjukkan tanda-tanda “keuzurannya”. Jika sudah begini, tak ada lagi yang bisa dilakukan selain menggantinya dengan baterai baru, atau bahkan ponsel baru.

 

0 comments