NOW READING

Tiga Kamera Unggulan Ini Bisa Rekam Video 4K

 7957
+
 7957

Tiga Kamera Unggulan Ini Bisa Rekam Video 4K

by The Daily Oktagon

Televisi 4K (3.840 x 2.160 piksel) sudah Anda beli, sekarang saatnya mencari konten video beresolusi tinggi untuk dinikmati. Jika ingin mengasah bakat kreatif, Anda juga bisa membuatnya sendiri. Caranya, menggunakan kamera yang sudah mendukung 4K.

4K sendiri sudah menjadi standar baru di dunia kamera mirrorless. Hampir semua kamera mirrorless seri anyar dilengkapi kemampuan merekam dengan kualitas tersebut. Sehingga, memilihnya jelas bukan hal mudah.

Artikel berikut bakal mengulas tiga kamera baru yang dilengkapi dengan fitur 4K, yakni Panasonic Lumix G7, Sony RX100 IV, dan Samsung NX500. Ketiganya memiliki desain yang berbeda serta keunikan masing-masing. Namun, sebelumnya mari simak apa saja fitur menariknya.

Desain

Desain adalah aspek penting yang dipertimbangkan dalam membeli kamera. Panasonic Lumix G7 tampil paling beda dengan gaya desain ala kamera digital single-lens reflex atau DSLR. Meskipun demikian, fisiknya tetap ringkas dengan bobot 410 gram. Manfaat dari desain semacam ini adalah handgrip yang berukuran cukup besar.

DMC-G7HEB-K-Front-LCD-Angle

Selanjutnya, hadir Sony RX100 IV yang juga mengunggulkan aspek rancangan. Kamera ini pun sangat mudah disimpan di dalam saku karena ukurannya yang mungil. Berbeda dari Lumix G7, Anda tidak akan menjumpai handgrip. Lensanya pun tidak dapat dilepas-pasang.

RX100M4_Right

Terakhir, Samsung NX500 yang desainnya cukup umum di kalangan mirrorless. Produk ini menggabungkan elemen retro dan modern. Handgrip-nya tergolong besar, sedangkan bobotnya cuma sekitar 286 gram. Di bagian belakang NX500 terdapat electronic viewfinder (EVF) OLED 2,36 juta dot.

nx500-03

Secara keseluruhan, Lumix G7 cocok bagi pengguna yang gemar bereksperimen. Ini karena layarnya bisa ditarik ke samping lalu diputar-putar seperti pada kamera DSLR. Sedangkan RX100 IV bermanfaat ketika dibawa bepergian karena penampilannya yang ringkas. Adapun NX500 bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin desain simpel.

Performa

Nah, saatnya membahas topik utama perekaman video 4K. Sensor Micro Four Thirds 16 megapiksel milik Lumix G7 menawarkan opsi perekaman dalam resolusi 3840 x 2160 piksel dengan kecepatan 30 fps atau 24 fps, serta dalam bitrate 100 megabita per detik (mbps). Sebagai bonus, pengguna Lumix G7 juga bisa menjepret foto 8 megapiksel ketika perekaman video sedang berlangsung. ISO maksimum yang didukung adalah 25.600, sedangkan shutter speed-nya 1/16.000 detik.

Untuk RX100 IV, sensor 1 inci 20 megapiksel-nya sanggup merekam video dalam resolusi dan kecepatan yang sama dengan Lumix G7. Bedanya, ini bisa merekam dalam format XAVC S yang lebih hemat memori. Menariknya, kamera mungil ini adalah raja slow-motion. Dia sanggup merekam video full high-definition (full HD) dalam kecepatan 240, 480, atau 960 fps. Sedangkan tingkat maksimum ISO adalah 12.800, dengan shutter speed 1/32.000 detik.

Berikutnya, NX500, yang ditunjang sensor APS-C 28 megapiksel atau terbesar di antara ketiganya. Ini bisa merekam video beresolusi 4096 x 2160 piksel dan kecepatan 24 fps. NX500 juga cocok untuk menggarap film sinematik dengan 3840 x 2160 pikse 30 fps.

Tingkat ISO maksimumnya berkisar 25.600, sedangkan shutter speed-nya cuma 1/6.000 detik. Aspek yang membedakan dari ketiganya, yakni tidak ada shutter speed elektronik seperti kedua pesaingnya.

Di atas kertas, mungkin RX100 IV yang tampak paling menarik. Akan tetapi sebelum memutuskan, Anda harus ingat dulu bahwa sensor besar milik Lumix G7 dan NX500 layak dipertimbangkan, terutama saat kondisi minim cahaya.

Harga

Aspek terakhir yang tak kalah penting adalah harga. Lumix G7 ditawarkan dalam dua paket yang berbeda, yakni satu dengan lensa 14-42 milimeter f/3.5-5.6 seharga US$ 800 atau sekitar Rp 10,8 juta. Sedangkan yang lensanya 14-140 milimeter f/3.5-5.6dibanderol US$ 1.100 atau sekitar Rp 14,9 juta. Sebagai pilihan, Anda juga bisa menggunakan semua lensa Micro Four Thirds yang diproduksi Panasonic maupun merek lain.

Sementara itu, RX100 IV harganya US$ 1.000 atau Rp 13,5 juta dengan lensa yang tidak dapat diganti. Namun, aspek menariknya adalah bodi yang sangat ringkas. Perekaman video 4K dalam format XAVC S dan mode slow-motion memiliki kecepatan yang sangat tinggi.

Terakhir, NX500 dipasarkan dengan harga yang sama seperti Lumix G7, yakni US$ 800 (Rp 10,8 juta) beserta lensa 16-50 milimeter f/3.5-5.6. Lensa ini penampilannya ringkas dan dilengkapi power zoom atau bisa di-zoomlewatslider ketimbang memutar lensa. Sehingga, ini cukup ideal untuk digunakan merekam video. Jadi, mana yang Anda untuk merekam video 4K?

0 comments