NOW READING

Tech in Asia Program Development Conference 2017, Pameran Seru Untuk Penggiat Startup

 965
+
 965

Tech in Asia Program Development Conference 2017, Pameran Seru Untuk Penggiat Startup

by The Daily Oktagon
  • Tech in Asia telah berhasil menyelenggarakan Program Development Converence 2017.
  • Balai Kartini dijadikan venue acara ini.
  • Banyak agenda menarik yang bisa diikuti oleh para pesertanya.

Berkembangnya dunia teknologi dan digital ternyata meningkatkan keinginan masyarakat untuk membangun sebuah perusahaan startup. Hal ini nampaknya memicu Tech in Asia membuat sebuah konferensi untuk khusus untuk orang yang tertarik dengan dunia startup. Tech in Asia Product Development Conference 2017 hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Acara yang diselenggarakan pada tanggal 9 dan 10 Agustus 2017 ini menghadirkan sejumlah nama besar dari berbagai macam perusahaan startup diantaranya adalah GOJEK, Jenius, dan juga Microsoft. Startup lain juga hadir di acara ini untuk mengenalkan produk mereka kepada peserta yang hadir. Selain itu, pembicara-pembicara dari dunia teknologi dan digital juga ikut berbagi pengalaman kepada peserta yang hadir.

Content Stage yang Sarat Ilmu

Tech in Asia Program Development Conference 2017 atau TIA PDC 2017 menyediakan banyak sekali content stage yang dapat diikuti oleh peserta pameran. Content stage yang tersedia diantaranya adalah Web Development, Mobile Development, dan Product Management. Content Stage akan berubah pada hari kedua sesuai dengan daftar acara yang sudah ditentukan.

Content stage ini diadakan oleh TIA PDC 2017 dengan tujuan untuk memberitahu langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk memulai startup. Selain itu, pengalaman yang sangat berharga dari para ahli juga dibagikan kepada pengunjung yang datang. Kiat dan trik untuk mengembangkan sebuah produk yang akan diluncurkan kepada masyarakat juga diberikan untuk peserta pameran.

Perhatikan lika liku startup di Indonesia pada tautan berikut.

Dibuka Oleh Perwakilan Kementeri Komunikasi dan Informatika

Sebagai pembuka acara TIA PDC 2017, Mariam F Barata selaku Sekretaris Direktorat Jendral Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, memberikan ucapan sambutan untuk para peserta. Miriam juga menjelaskan peran pemerintah dalam perkembangan teknologi digital. “Indonesia berupaya memasukkan kearifan pada pola digitalisasi di Indonesia dalam tiga bidang utama, yaitu ekonomi berbagi, digitalisasi angkatan kerja dan keuangan inklusif,” jelas Mariam.

Acara yang dihadiri sekirar 1400 orang ini juga menghadirkan representatif dari perusahaan teknologi besar seperti Microsoft untuk mengenalkan produk baru mereka, yaitu Microsoft Hololens. Selain itu, petinggi perusahaan Dycodex, Andri Yadi, menjelaskan tentang dunia maker di Indonesia.

Lihat aplikasi untuk orang yang memiliki gangguan penglihatan dari Microsoft.

Agenda Menarik dari TIA PDC 2017

Tidak hanya stage yang beragam, acara-acara lain juga tersedia di TIA PDC 2017. Salah satunya adalah Product Clinic. Peserta TIA PDC 2017 bisa berkonsultasi mengenai pengembangan produk di sesi ini. Peserta akan dibantu oleh 20 mentor terbaik dalam bidang tersebut sehingga solusi dari masalah yang disampaikan akan tepat sasaran.

Selain itu, terdapat recruit room sebuah tempat bagi peserta yang datang untuk bisa mengenal perusahaan teknologi yang ada di tanah air. Peserta juga dapat melamar pekerjaan pada lokasi tersebut. Perusahaan seperti Kudo dan Doku membuka kesempatan untuk para pengunjung yang ingin melamar di perusahaan mereka.

Perhelatan yang dilaksanakan selama dua hari ini diharapkan dapat membangun keberanian dan juga menyelesaikan masalah orang-orang yang sedang mengembangkan produk mereka. Acara ini diharapkan dapat menjadi jawaban dari kebutuhan para komunitas developer, praktisi, dan penggiat produk yang haus akan pengalaman baru. Selain itu, tentu saja semoga dapat menambah wawasan dan informasi yang dibutuhkan untuk peserta TIA PDC 2017.

0 comments