NOW READING

Tantangan Tompi Merilis Album di Era Digital

 1711
+
 1711

Tantangan Tompi Merilis Album di Era Digital

by The Daily Oktagon
  • Penyanyi Tompi merilis album musik terbarunya
  • Album diluncurkan bersamaan dengan pameran foto hasil bidikan Tompi
  • Tompi berusaha menyiasati kesuksesan albumnya di tengah kemajuan teknologi

Setelah kurang lebih empat tahun lamanya, penyanyi jazz papan atas Tanah Air, Tompi, awal November lalu kembali dengan album terbaru bertajuk “Romansa”. Peluncuran album berlangsung di Oktagon, kawasan Gunung Sahari, Jakarta yang dihadiri lebih dari 35 media dan puluhan pengunjung. Acara peluncuran album ini sendiri merupakan kolaborasi antara The Daily Oktagon dengan Tompi.

Di tengah maraknya pembajakan, banyak penyanyi yang akhirnya merilis album dengan dua versi, yakni fisik dan digital. Hal serupa juga dilakukan oleh Tompi. Tidak seperti tahun-tahun lalu, saat posisi penjualan album fisik bisa berjaya. Sekarang, harapan album fisik akan sukses terjual memang harus dikubur dalam-dalam.

“Kita rilis juga secara digital di iTunes, dan lain-lain. Soalnya sekarang lebih miris, pihak label paling cuma nyetak 2000 atau 3000 keping CD saja. Itu pun bingung mau dijual ke mana. Karena tidak ada wadah buat jualannya lagi. Toko CD sudah tutup, yang ada cuma nitip jual dengan gerai ayam cepat saji,” tutur Tompi kepada The Daily Oktagon.

Baca tentang musisi dan perkembangan gaya hidup digitalnya

Karena itulah, pria kelahiran Aceh ini tahu betul penjualan album fisik di masa kini tak akan jauh lebih baik dari penjualan secara digital. Namun, seberapa tinggi penjualannya memang tidak lagi menjadi target utama dalam perilisan album “Romansa” ini.

“Untuk sebagian pelaku memang sudah tidak berharap pendapatan dari jualan secara materinya. Jadi, CD album ya seolah hanya menjadi etalase saja,” kata Tompi menjelaskan.

TOMPI__4_

Musik Plus Pameran Foto

Harapan tertingginya saat ini adalah, sejauh mana lagunya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas. “Jadi kita berharap dari orang senang dengan lagunya, posisi di radio bagus, off air-nya juga bisa jalan,” imbuhnya.

Album “Romansa” Tompi sendiri dilakukan dengan cara yang unik, karena dirilis berbarengan dengan launching pameran foto hasil jepretannya sendiri. Terdapat 50 foto yang dipamerkan di Oktagon itu berkonsep analog potrait dengan gaya hitam putih. Pameran ini sendiri berlangsung selama 2-8 November 2016 lalu.

“Saya rasa cocok dibarengi rilis album dengan launching pameran foto-foto saya,” jelas pelantun “Menghujam Jantungku” ini. Semua foto yang ditampilkan Tompi hasil jepretan kamera Hasselblad H5D dan Leica M4-2Hasselblad H5D dan Leica M4-2 dengan teknik detail shadow dan highlight yang memadai.

Tompi sebelumnya juga pernah mengatakan kepada The Daily Oktagon bahwa ia menyukai human interest photography dengan gaya foto hitam putih. “Foto dengan warna hitam putih mampu memaksimalkan mood (objek foto),” ungkapnya.

Bukan kali ini saja Tompi mengadakan pameran foto. Simak di sini

tompi
Kejutan Dian Sastro

Album ”Romansa” berisi sembilan buah lagu. Beberapa lagu di antaranya adalah “Bawa Daku”, “Romansa”, “Sandiwara”, “Langit” dan “7 Samudera”. Salah satu yang paling mencuri perhatian di album ini ialah lagu “Bawa Daku” karena Tompi menggaet salah satu aktris kenamaan Tanah Air, Dian Sastrowardoyo.

Sebelumnya, Tompi menceritakan bahwa Dian sempat ragu dengan ajakannya. Namun, dengan membawa misi sosial, akhirnya bintang film Ada Apa dengan Cinta? 2 itu siap ikut mewarnai album baru Tompi.

“Dian punya yayasan yang membantu pembiayaan anak berprestasi. Jadi semua pendapatan yang didapat dari lagu duet ini tidak saya ambil sepersen pun, kita lempar ke sana (yayasan). Ada pesan sosial yang ingin kita share,” ujar penyanyi yang juga dikenal sebagai dokter spesialis bedah estetika ini.

tompi

Peluncuran album Tompi di Oktagon hari itu memang dipenuhi kabar yang menarik. Mulai dari pameran foto yang ditampilkan, hingga kolaborasi Tompi dan Dian Sastro yang mengemban misi sosial. Layaknya Tompi sebagai sosok yang unik dengan berbagai kemampuannya, album barunya pun diisi dengan berbagai keunikan yang membuat album ini layak untuk disimak.

Kolaborasi unik juga dilakukan musisi hip hop Jogja. Selangkapnya di sini

0 comments