NOW READING

Tantangan Fotografi Profesional Indonesia di Mata Jerry Aurum

 4321
+
 4321

Tantangan Fotografi Profesional Indonesia di Mata Jerry Aurum

by The Daily Oktagon

Figures__-_Jerry_Aurum_-_Regular_2Jerry Aurum. Daftar panjang karya foto hingga keberagaman genre yang ia selami lewat berbagai garapan fotografi membuat namanya mentereng sebagai salah satu fotografer andal Tanah Air.

Hal itu tentu tidak terjadi begitu saja lewat jentikan jari. Jerry sudah gemar mengulik gadget, terutama kamera sejak kecil. Meski tak satu pun anggota keluarganya menggeluti dunia fotografi, secara alami Jerry kecil yang masih duduk di bangku sekolah dasar sudah gemar “hunting” foto.

Hobinya itu pun baru mulai serius pada 1992, saat Jerry tepat kelas 2 SMA. Lelaki dengan pembawaan santai ini memutuskan membeli kamera profesional pertamanya. Sejak itu, hobinya menjelma jadi gairah yang makin serius ia geluti.

Ia pun berburu gelar juara dari berbagai kompetisi fotografi. Sampai pada 2000, suami penyanyi Denada ini mendirikan Jerry Aurum Design and Photography. Dan dunia fotografi Indonesia pun semakin melirik dirinya.

Bagaimana Anda melihat fotografi di Indonesia?
Fotografi di Indonesia berkembang sangat pesat, diiringi dengan perkembangan gadget dan media sosial yang juga kian semarak. Sepuluh tahun lalu, hanya segelintir orang memiliki kamera. Kini, hampir semua orang membawa kamera kemana pun dalam genggaman berbentuk smartphone.

Kebetulan, orang Indonesia juga senang berbagi. Dan budaya itu pun bikin masyarakat pengguna gadget semakin rajin memotret dan saling berbagi hasilnya dengan teman lewat media sosial.

Sayangnya, perkembangan pesat dunia fotografi itu tidak disambung perkembangan signifikan dari sisi fotografi profesional. Baik dari sisi peningkatan kebutuhan maupun dari sisi kualitas.

Memang, seperti apa perkembangan gadget fotografi yang Anda amati?
Tiga tahun lalu saya sempat meramalkan jika kamera mirrorless akan melampaui penjualan SLR dalam skala global. Saya juga melihat bahwa kamera saku akan tergusur habis dengan keberadaan kamera smartphone.

Pada dasarnya, setiap orang menyukai kamera yang lebih ringkas, ringan, tapi tetap mampu menyajikan kualitas gambar yang baik. Nah, dengan meningkatnya penjualan di segmen mirrorless dan smartphone, otomatis riset dan pengembangannya pun semakin punya dana berlimpah.

Semoga saja juga berpengaruh terhadap akselerasi mutunya.

Figures__-_Jerry_Aurum_-_Regular_1

Menurut Anda, bagaimana perkembangan gadget fotografi itu memengaruhi industri fotografi profesional di Indonesia?
Saya merasa kebutuhan akan jasa fotografi yang mumpuni semakin berkurang. Iklan saja banyak sekali yang ditayangkan instan. Banyak orang yang mulai yakin untuk melakukan produksi dengan dana sekadarnya.

Persaingan juga kian ramai, hingga berpengaruh pada harga yang cenderung semakin menurun. Namun saya tetap memandang semua ini dari sisi positif. Keresahan ini harus bisa menghasilkan kreativitas. Dan kreativitas akan menghadirkan solusi.

Saya sendiri mungkin termasuk angkatan terakhir fotografer profesional “eksklusif” di Indonesia. Artinya, fotografi sebagai profesi memang hanya dimiliki segelintir orang yang terlatih skill dan pengetahuannya.

Karena kini, siapa pun bisa jadi fotografer dengan smartphone dan koneksi internet. Menurut saya semua itu sah. Ada plus dan minus untuk fotografer profesional seperti saya. Ada yang kemudian beradaptasi dan bertahan, tapi ada pula yang tergusur dan terpaksa berhenti dari jalur profesional.

Lalu apa saran Anda untuk para fotografer di tengah berbagai perubahan ini?
Jangan menyerah. Jadikan berbagai perubahan itu obat menghadapi kejenuhan.

Hadapi tantangan dengan memanfaatkan perkembangan internet dan media sosial. Misal dengan menggunakan personal website dan media sosial untuk portofolio. Website berguna untuk level profesional, sementara untuk yang instan dan lebih mudah diakses publik bisa mengoptimalkan layanan seperti Instagram.

Sebaiknya, fotografer memiliki setidaknya kedua media itu.

Apakah Anda salah satu pengguna Instagram?
Iya, sangat. Hampir semua foto di akun Instagram saya diambil dengan smartphone, ada pula foto yang merupakan bagian dari proyek komersial saya.

OK, sekarang kalau Anda harus membayangkan, apa yang akan dikerjakan Jerry Aurum di dunia fotografi profesional lima tahun lagi?
Tetap melakukan yang saya jalani saat ini; menghasilkan karya foto, bicara di berbagai talkshow dan seminar, meng-endorse berbagai brand lewat fotografi dan mengembangkan program video fotografi di YouTube dan media lainnya.

Kalau bicara perangkat, kit favorit Anda adalah?
Profoto D1. Affordable and very high quality. Semoga tetap disertai dengan after sales service yang sigap dan profesional dari Oktagon.

Terakhir, siapa fotografer muda Indonesia yang Anda prediksi akan jadi the next big thing di dunia fotografi Indonesia?
Hmmm, saya sudah tidak terhitung muda lagi ya? [Tertawa].

0 comments