NOW READING

Sony Alpha 9 II Kameranya Para Fotografer Profesional, Apa Kelebihannya?

 211
+
 211

Sony Alpha 9 II Kameranya Para Fotografer Profesional, Apa Kelebihannya?

by The Daily Oktagon

Kamera Sony Alpha 9 II diumumkan pada akhir tahun lalu. Masuk di jajaran seri α™(Alpha™) Kamera dengan model ILCE-9M2 ini merupakan kamera full-frame dengan lensa interchangeble. Kamera ini diklaim untuk mendukung para profesional yang bekerja di bidang fotografi olahraga dan jurnalisme foto, kenapa?

Kelebihan Sony Alpha 9 II

Sony Alpha 9 II 4

Baca juga: Ungguli Canon dan Nikon, Sony Alpha A7R Mark IV Pakai Sensor 61 megapiksel

Sony Alpha 9 II adalah pengembangan terbaru dari Alpha 9, yang mempertahankan performa kecepatan dan pengambilan gambar secara beruntun, bebas blackout hingga 20 frame per detik. Kamera ini juga memiliki pelacakan Auto Focus dan Auto Exposure, perhitungan AF/AE 60 kali per detik dengan fitur yang konektivitas dan pengiriman file secara signifikan.

Fitur baru tersebut adalah kemampua pemitretan beruntun hingga 10 fps dengan mechanical shutter, performa AF yang berevolusi dengan algoritma baru yang dioptimalkan. Tidak hanya performanya, desain yang dirancang ulang untuk meningkatkan daya tahan dan pengoperasian.

Kamera ini telah menambahkan kemampuan konektivitas dan kapabilitas jaringan yang secara drastis dapat meningkatkan alur kerja para professional juga menyesuaikan desain, interface dan processing power yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna.

Dilengkapi dengan sistem E-mount dengan 55 lensa asli, termasuk lensa super-telephoto 60 mm dan 400mm G Master™ series, Alpha 9 II ini merupakan kamera yang tepat untuk para profesional.

Peningkatan Performa Kamera

Sony Alpha 9 II memiliki 35 mm full-frame stacked 24.2 MP Exmor RS™ CMOS sensor gambar dengan memori integral yang sama dengan Alpha 9, sehingga memberikan kecepatan performa dan kualitas gambar yang luar biasa.

Kamera model baru ini bisa memotret secara runtun tanpa suara pada kecepatan 20 fps hingga 361 gambar JPEG atau 239 gambar compressed RAW, tanpa viewfinder blackout.

Dengan fitur ini memungkinkan fotografer mengikuti subjek dan pergerakan tanpa gangguan ke EVF pada saat pengambilan gambar. Alpha 9 II dapat memotret hingga 10 fps, 2x lebih cepat daripada Alpha 9 ketika mechanical shutter dipilih atau dibutuhkan,

Kamera ini dapat menjalankan Auto Focus dan Auto Exposure secara bersamaan hingga 60 kali per detik. Pengoptimalan algoritma AF memberikan peningkatan performa AF yang dapat menangkap pergerakan subjek yang tidak menentu, seperti dalam olahraga, ditampilkan dengan presisi tinggi.

Selain untuk olahraga, kamera ini menawarkan mode foto anti-flicker yang secara otomatis mendeteksi dan menyesuaikan pencahayaan untuk memaksimalkan kualitas gambar.

Sony Alpha 9 II memiliki sistem fokus terdepan yang terdiri dari 693 titik AF focal-plane phase-detection yang mencakup sekitar 93% dari area gambar dan 425 titik kontras AF.

Sistem Fast Hybrid Auto Focus menghasilkan performa yang sangat cepat dan akurat, memastikan semua objek yang bergerak cepat dapat ditangkap secara akurat.

Kemampuan fokus juga ditambahkan, termasuk Real-time Eye AF dengan pilihan right eye / left eye, Real-time Eye AF untuk fauna yang dilengkapi algoritma baru, Real- time Eye AF untuk film, Real- time Tracking, pemilihan warna bingkai fokus, kontrol titik fokus Touch Pad pada saat menggunakan viewfinder dan yang lainnya.

AF dapat terus melacak, bahkan pada saat pemotretan runtun lebih dari F16, memberikan akurasi lebih tinggi untuk pemotretan yang membutuhkan kecepatan rana yang lebih lambat.

Peningkatan Konektivitas

Baca juga: Adu 3 Kamera Vlog Mungil Terbaru : Sony RX0 II vs DJI Osmo Pocket vs GoPro Hero 7

Sony Alpha 9 II memiliki terminal Ethernet 1000BASE-T yang memungkinkan komunikasi yang lebih cepat dan stabil. Hal ini berguna untuk pemindahan data serta dukungan enkripsi SSL atau TLS (FTPS) dan meningkatkan keamanan saat pemindahan data.

Termasuk didalamnya memiliki kemapuan PC remote (tether) shooting yang lebih baik. Dengan menurunkan jeda waktu rilis serta mengurangi penundaan tampilan live screen saat menggunakan aplikasi desktop ‘Remote Camera Tool’.

Fungsi wireless LAN dalam Alpa 9 II juga diupgrade dengan menambahkan jaringan 5 GHz (IEEE 802.11ac) yang stabil dan cepat, dibandingkan sebelumnya Alpha 9 memiliki jaringan hanya sebesar 2,4 GHz dan mendukung standar IEEE 802.11a/b/g/n/ac.

Kamera terbaru dari Sony ini juga dibekali fitur Voice Memo yang memungkinkan informasi lisan dilampirkan pada gambar dalam bentuk voice memos. Voice memos ini bisa diputar kembali ketika gambar ditinjau ulang.

Data suara juga dapat disertakan dengan gambar yang dikirim kepada editor, memberikan mereka informasi yang penting untuk proses edit yang efektif.

Pengiriman gambar menggunakan pesan suara juga dapat dilakukan dengan menggabungkan wireless voice image transfer yang dapat dikonversi ke dalam bentuk teks yang terlampir secara otomatis. Pengiman ini dilakukan melalui FTP tanpa perlu mengoperasikan smartphone. Pengaturan FTP pada aplikasi juga dapat dikirim ke kamera melalui Bluetooth® yang memungkinkan alur kerja menjadi lebih cepat.

Sony Alpha 9 II 6

Baca juga: Sony Rilis Earbuds Terbaru seri WF-1000XM3, Gak Mau Ketinggalan dari Apple dan Samsung

Peningkatan Alpha 9 II dibandingkan Alpha 9

  • Peningkatan Mesin pengolah gambar BIONZ X™ memiliki manfaat maksimal dari sensor fast readout speed. Prosesor bekerja dengan LSI front-end untuk meningkatkan kecepatan deteksi AF/AE, pemrosesan gambar, deteksi wajah yang akurat dan lainnya.
  • Peningkatan desain anti-debu dan kelembaban untuk memenuhi kebutuhan para profesional bahkan dalam kondisi paling menantang. Penguatan sealing pada seluruh lapisan bodi kamera, penutup kompartmen baterai dan slot media.
  • Pemrosesan gambar dengan algoritma terbaru dengan sensitivitas sedang hingga tinggi untuk mengurangi gangguan serta meningkatkan resolusi subjek dan kualitas gambar.
  • Sistem stabilisasi gambar optik 5-axis dalam bodi yang memberikan kecepatan rana 5,5 langkah.
  • Peningkatan konfigurasi pegangan untuk kenyamanan yang lebih besar dan kekuatan cengkraman. Kompatibel dengan Sony VG-C4EM Vertical Grip
  • Peningkatan desain dan tekstur pada tombol. Peningkatan pada diameter dan respon dari tombol ‘AF-ON’; desain joystick multi-selektor yang disempurnakan, paparan kompensasi tombol dial lock dan bentuk desain yang dirancang ulang serta posisi baru untuk rear dial.
  • Mekanisme rana dirancang ulang untuk meminimalisir gerakan sekecil apapun yang dapat menyebabkan gambar menjadi kabur. Diuji untuk daya tahan lebih dari 500,000 siklus rana.
  • Konektor USB Type-C™ yang mendukung transfer data USB 3.2 Gen 1 yang cepat.
  • Slot media ganda yang cocok dengan SD cards UHS-I dan UHS-II, memungkinkan kapasitas yang lebih tinggi dan kecepatan membaca/menulis yang lebih cepat.
  • Penambahan tampilan audio digital ke dalam Multi Interface Shoe™ (MI Shoe) pada kamera yang memungkinkan Shotgun Microphone ECM-B1M atau XLR Adaptor Kit XLR-K3M terhubung langsung untuk rekaman suara yang lebih bersih dan jernih.

Dengan kemampuan yang dimilikinya wajar saja jika Sony memang memasukan kamera ini pada segmen profesional termasuk didalamnya adalah jurnalis olahraga yang membutuhkan kamera tangkapan gambar yang cepat.

Sony Alpha 9 II diklaim sudah hadir di Indonesia dengan harga yang cukup mahal, yakni Rp.63,499,000. Jika kamera kamu anggap terlalu mahal, ada juga kamera Sony lainnya untuk mereka para profesional. Kamera tersebut bisa kamu dapatkan disini dengan harga murah.

0 comments