NOW READING

Sony A6000, Kamera Mirrorless Idola Baru Anak Muda

 5740
+
 5740

Sony A6000, Kamera Mirrorless Idola Baru Anak Muda

by The Daily Oktagon

Awalnya, nama Sony tidak begitu menjadi primadona atau bahkan tidak diperhitungkan di kelas kamera mirrorless. Samsung sempat menjadi pemain agresif dengan lini produk NX series. Nama besar lain seperti Fuji, Leica, dan Olympus juga lebih diperhitungkan ketimbang Sony.

Bicara kamera mirrorless, kisaran harga yang paling masuk akal di segmen ini antara Rp 7 juta hingga Rp 15 jutaan. Di atas itu, Anda bisa membeli kamera DSLR jika membutuhkan perangkat yang lebih profesional. Kalau rentang harga Rp 7 juta hingga Rp 15 jutaan cocok untuk kantong Anda, maka salah satu pilihan yang bijak adalah Sony A6000.

The Daily Oktagon menyajikan ulasan lengkap untuk Anda. Berikut artikel Sony A6000, kamera mirrorless idola baru untuk anak muda.

Desain yang Gagah

Rata-rata produk Sony, apapun itu, memiliki desain yang menarik. Pada kamera A6000, Sony menciptakan desain kotak yang agak kaku. Desain ini membuat A6000 terlihat gagah, apalagi jika Anda memilih untuk membeli yang berwarna hitam. Namun jika ingin lebih ceria, Sony juga menawarkan pilihan warna lainnya yang tidak kalah menarik: putih dan chrome silver.

Tanpa lensa atau pun dengan lensa, Sony A6000 bukanlah kamera yang tergolong berat. Ketika membawa atau pun menggunakannya, Anda tidak akan merasa direpotkan. Sebagai pelengkap, Sony juga menyediakan casing pelindung, baik untuk setengah bodinya maupun sekaligus pelindung lensanya.

Sony A6000 Mirrorless 2

Di balik desainnya yang gagah, ada dua bagian pada Sony A6000 yang dapat dibuka-tutup. Sisi sampingnya terdapat port microUSB untuk mengisi baterai dan menghubungkannya ke PC serta port microHDMI untuk menghubungkannya ke monitor atau TV. Di sisi bawah terdapat slot SD card dan juga baterai.

Mau tau kamera keren untuk videografer? Cek artikelnya di sini!

Shutter speed ekstra tinggi

Sony memiliki prosesor buatannya sendiri untuk perangkat kamera bernama Bionz. Prosesor tersebut memiliki seri baru bernama Bionz X dan Sony A6000 adalah salah satu penggunanya. Berkat prosesor terbaru ini, Sony bisa menyematkan fitur canggih pada A6000, salah satunya kecepatan tinggi dalam memotret maupun mengunci fokus obyek foto.

Sony A6000 Mirrorless 4

Sony memberikan istilah 4D Focus dimana autofocus dapat bekerja memprediksi gerakan obyek foto. Tapi yang paling memukau dari Sony A6000 adalah kemampuan memotret cepat atau burst shot. Kecepatannya mencapai 11 frame per second sekali jepret. Jika terlalu cepat, ada opsi untuk mengurangi kecepatannya menjadi low atau medium.

Pilihan lensa cukup banyak

Sebagai kamera yang masuk kategori interchangeable lens, Sony A6000 memiliki cukup banyak pilihan lensa dengan E-mounting. Jika membeli paket dengan lensa kit, Anda akan mendapat lensa 55-210 mm. Ada pula opsi double kit dengan lensa 55-210 milimeter dan 50 milimeter. Paket ini dijual seharga Rp 13 juta.

Selain kedua lensa tersebut, masih ada pilihan lensa wide angle 16 milimeter, lensa sapu jagat 18-200 milimeter, lensa fixed 35 milimeter, dan beragam lensa lainnya. Yang pasti, Anda pun bisa menggunakan lensa 3rd-partymerek lain dengan menggunakan konverter lensa.

Jago motret, tapi pertimbangkan dahulu untuk video

Tidak diragukan lagi, hasil-hasil foto dari Sony A6000 memang tergolong baik dan memuaskan. Detail gambar sangat baik dan tidak berkurang meski Anda memotret di tempat minim cahaya. Hal ini berkat dukungan ISO hingga 25.600. Tapi tidak begitu dengan video.

Sony A6000 Mirrorless 3

Jika Anda berniat menggunakan Sony A6000 untuk kebutuhan utama membuat video semi profesional, kamera ini mungkin tidak sempurna. Pasalnya Anda harus menyisihkan dana lebih untuk membeli lensa yang mendukung pengaturan manual fokus seutuhnya. Selain itu, dukungan ISO tinggi kurang optimal ketika digunakan untuk merekam video. Satu hal lainnya yang cukup mengganggu adalah ketahanan baterainya yang sangat kurang.

Paket penjualan Sony A6000 hanya menyertakan satu buah baterai saja. Untuk mengisinya dibutuhkan waktu tidak kurang dari dua jam. Tapi ketika digunakan untuk merekam video, baterai yang penuh tadi bisa habis dalam waktu sekitar 40 menit saja. Jadi, dipastikan Anda bakal membutuhkan unit baterai tambahan dengan harga yang lumayan, yakni Rp 900 ribu.

Baca juga, Tiga Jagoan Kamera Mirrorless Premium dengan Fitur Fantastis

0 comments