NOW READING

Smartwatch Atau Fitness Tracker, Mana yang Sebaiknya Dipilih?

 3899
+
 3899

Smartwatch Atau Fitness Tracker, Mana yang Sebaiknya Dipilih?

by The Daily Oktagon

Smartwatch dan fitness tracker, bisa dibilang menjadi dua bintang utama produk wearable technology saat ini. Tak hanya sebagai tren sesaat, perangkat ini membuka hal-hal baru yang bisa dilakukan oleh penggunanya dalam menjalani rutinitas harian mereka. Baik dalam hal pekerjaan, olah raga, atau sekedar menjaga kesehatan.

Untuk calon pengguna pemula, membayangkan pengalaman baru yang ditawarkan oleh kedua wearable technology ini bisa menjadi satu hal yang mengasikkan. Hanya saja, sebagian dari mereka mungkin akan ragu memilih perangkat mana yang tepat di antara smartwatch dan fitness tracker. Terutama, bila mereka belum tahu pasti keunggulan dari masing-masing perangkat, atau malah belum tahu kebutuhan mereka sendiri.

The Daily Oktagon merangkum sejumlah hal yang patut dipertimbangkan sebelum Anda menjatuhkan pilihan pada satu perangkat pintar ini.Smartwatch atau fitness tracker, mana yang sebaiknya dipilih? Ada baiknya Anda membaca ulasan berikut sebagai inspirasi dan referensi.

Ukur Aktivitas Anda

Sejatinya, aktivitas yang akan Anda lakukan bersama wearable device adalah faktor paling awal yang harus dipertimbangkan untuk menentukan, apakah Anda lebih cocok menggunakan smartwatch atau fitness tracker.

Smartwatch yang dilengkapi dengan layar sentuh dan aplikasi khusus memang terlihat sangat menarik. Hanya saja, untuk aktivitas yang lebih berat dan riskan seperti berenang, sepeda gunung, atau bela diri, lebih baik jatuhkan pilihan pada fitness tracker. Perangkat ini umumnya didesain tahan banting, sehingga mampu menahan resiko benturan, jatuh atau kecelakaan yang lebih besar. Selain itu, banyak pula fitness tracker yang telah dilengkapi fitur waterproof dalam level tinggi, sehingga aman digunakan untuk olah raga dalam air.

moto_360

Kelebihan lain yang ditawarkan oleh fitness tracker adalah mampu mengumpulkan data dalam jangka waktu lebih panjang, dan tipe data yang lebih banyak dan kompleks. Artinya, alat ini cocok untuk mereka yang memiliki komitmen tinggi dengan kondisi fisiknya.

Sebaliknya, smartwatch cocok untuk pengguna yang menginginkan pengalaman lebih kasual, seperti mengukur kondisi tubuh sepanjang satu sesi gym. Smartwatch pula yang sebaiknya dipilih bila pengguna membutuhkan perangkat yang mampu mengeksekusi beragam tugas dan keperluan, yang tak hanya berkaitan dengan olah raga. Mulai dari notifikasi yang terkoneksi dengan smartphone, menjawab pesan atau panggilan, hingga keberadaan near field communications alias NFC.

Sebelum lanjut membaca, yuk baca artikel ini, Tren Wearable Device Semakin Memudahkan Gaya Hidup Digital

Tampil Bersinar Atau Tersembunyi?

Sejak dahulu, jam tangan premium tak hanya diposisikan sebagai penunjuk waktu, namun juga untuk memenuhi kebutuhan estetika. Fungsi ini, kemudian ‘diwariskan’ pada smartwatch. Lihat saja, sebagian besar smartwatch memiliki desain yang menarik, bahkan label ternama seperti Fossil dan Guess memiliki smartwatch sendiri, yang mengawinkan fashion dengan teknologi.

Bila Anda menginginkan wearable device yang menunjang penampilan, smartwatch adalah jawabannya. Bila Anda menginginkan smartwatch yang berdesain modern dan futuristik, ada Apple Watch. Bila menginginkan sedikit bumbu retro, Pebble jawabannya. Ada pula Moto 360 yang terlihat lebih simpel dan klasik.

apple_watch

Sementara itu, sebagian besar fitness tracker memiliki penampilan simpel dan lebih fokus pada fungsi alat tersebut. Mengingat fitness tracker umumnya dipakai dalam jangka waktu lama, sebagian fitness tracker dilengkapi baterai yang kuat dan desain sangat simpel.

Bahkan, ada tipe fitness tracker yang digunakan secara tersembunyi, seperti Glagla Digitsole yang digunakan pada dasar sepatu atau Polar H7 Heart Rate yang tersembunyi di balik baju. Bila Anda ingin perangkat yang lebih tersamar atau bahkan tersembunyi sama sekali, fitness tracker lebih cocok digunakan.

polar_h7__heart_rate

Anggaran Dana yang Disiapkan

Pada umumnya, fitness tracker dibanderol dengan harga lebih murah dibandingkan smartwatch, pada kisaran ratusan ribu hingga Rp 1 jutaan atau cukup terjangkau. Bahkan, Xiaomi Mi Band, dilepas pada kisaran harga Rp 200 ribuan.

vivosmart-family

Adapun smartwatch dari produsen paten, bisa didapatkan mulai Rp 2 juta hingga belasan bahkan ratusan juta rupiah.Tentu bagi Anda yang mengutamakan digital lifestyle dan mengikuti tren Internet of Things (IoT), ini bukanlah persoalan.

Bagaimana pun juga, anggaran menjadi penting untuk dipertimbangkan, mengingat sebagian orangmemiliki dana terbatas yang bisa dibelanjakan untuk perangkat teknologi. Dengan anggaran yang telah ditentukan, berikut dua pertimbangan yang telah dijabarkan di atas, semoga Anda bisa menentukan wearable device manaaa yang paling efektif untuk menunjang kebutuhan Anda.

Cari inspirasi dan referensi Anda tentang wearable device lewat ulasan berikut, Empat Wearable Device Cerdas Bagi Anda Penggemar Olah Raga

0 comments