NOW READING

Smartphone Terjangkau dengan Baterai Jumbo

 1502
+
 1502

Smartphone Terjangkau dengan Baterai Jumbo

by The Daily Oktagon
  • Selain desain, harga, dan performa, kapasitas baterai smartphone kini sudah menjadi parameter penilaian baru
  • Karenanya tidak heran jika ada beberapa produsen yang sengaja menciptakan smartphone dengan menonjolkan kapasitas baterai yang besar
  • Contohnya adalah 3 smartphone baterai jumbo terjangkau ASUS ZenFone 3 Max, Coolpad Power, dan Moto E3 Power.

Banyaknya varian smartphone yang dirilis saat ini tak lepas dari keberagaman kebutuhan yang dilontarkan penggunanya. Ada yang lebih mementingkan penampilan, ada yang lebih membutuhkan performa atau kamera, dan ada pula yang lebih mengutamakan harga terjangkau.

Namun baru-baru ini ada tren kebutuhan baru, yakni mereka yang lebih mengutamakan ketahanan baterai di atas segalanya. Alasannya simpel, karena smartphone sudah menjadi teman sehari-hari yang bisa menghibur dan membunuh waktu dengan aktivitas seperti browsing atau bermain media sosial.

Tren media sosial yang makin melesat, koneksi internet 4G yang semakin cepat, serta hardware smartphone yang makin tinggi memang jadi alasan mengapa baterai smartphone cepat habis. Melihat situasi ini, beberapa vendor terkemuka, seperti ASUS, Motorola (yang sudah diakuisisi Lenovo), dan Coolpad bergerak cepat dengan merilis smartphone berbaterai jumbo. Asyiknya, harga yang ditawarkan masih terjangkau. Apa saja?

ASUS ZenFone 3 Max

Ini adalah kali kedua ASUS merilis smartphone yang menonjolkan sisi baterai. Tahun lalu ASUS merilis ZenFone Max dengan baterai 5.000 mAh. Tahun ini ASUS merilis ZenFone 3 Max dengan baterai 4.100 mAh.

Mengapa baterainya justru lebih kecil? Alasannya karena ukurannya yang juga memang mengecil. Bodi Asus ZenFone 3 Max tetap tipis dan modis seperti kebanyakan smartphone lainnya. Bisa kami bilang, desainnya paling cantik dibanding Moto E3 Power dan Coolpad Power.

baterai

Kembali soal performa baterai, ASUS mengklaim baterai ZenFone 3 Max bisa digunakan untuk bertelepon 20 jam dalam mode 3G, 87 jam untuk mendengarkan musik, dan 18 jam untuk berselancar internet. Adapaun waktu pengisian baterainya yakni sekitar 3 jam karena tidak dibekali teknologi fast charging.

Dibanding Moto E3 Power dan Coolpad Power, keunggulan mutlak yang dimiliki ZenFone 3 Max adalah kemampuan reverse charging. Teknologi ini mengubah ZenFone 3 Max menjadi powerbank untuk mengisi baterai perangkat lain. Untuk melakukannya dibutuhkan kabel micro USB to micro USB yang dijual terpisah. Untuk memilikinya, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 2,2 juta saja.

Simak artikel ini supaya pengisian baterai smartphone bisa lebih mulus

Coolpad Power

Ya, nama Power mengindikasikan kalau ia memang menonjol dalam hal daya. Dengan bodi plastik yang terlihat seperti metal, smartphone ini memiliki ketebalan sekitar 1 cm, lebih tebal dari ukuran rata-rata smartphone saat ini.

Hal ini dikarenakan Coolpad Power membawa baterai berkapasitas 4.000 mAh. Baterai ini bisa digunakan untuk menyokong daya streaming video HD (via WiFi) selama 12 jam nonstop, bertelepon selama 30 jam, dan mendengarkan musik selama 30 jam.

baterai

Tapi, di balik ketahanan baterainya yang menggoda, kita bakal direpotkan ketika hendak melakukan pengisian baterai. Sebabnya adalah ketiadaan fitur pengisian baterai fast charging. Baterai 4.000 mAh pada Coolpad Power baru terisi penuh setelah 3,5 jam. Ya, ini adalah waktu yang cukup lama.

Di samping baterai besar, Coolpad merancang Power untuk pengguna yang membutuhkan kinerja multimedia menengah. Karenanya hardware yang disematkan tak terlalu wah. Sebut saja prosesor quad-core, RAM 1 GB, storage 16 GB, dan duet kamera 8 MP + 5 MP. Untungnya smartphone satu ini ditawarkan dengan harga yang ramah, yakni Rp 1,7 juta.

Sementara artikel ini membahas deretan headphone dengan harga terjangkau. 

Moto E3 Power

Rekomendasi smartphone yang ketiga ini memiliki nama yang mirip seperti Coolpad karena sama-sama menggunakan kata “Power”. Dibanding Coolpad Power, kapasitas baterai Moto E3 Power lebih kecil, yakni 3.500 mAh. Dengan baterai lebih kecil, daya tahannya otomatis juga sedikit lebih rendah dari Coolpad Power. Tapi setidaknya kita masih bisa menggunakannya seharian penuh jika tanpa bermain game.

Tapi yang bikin asyik, proses pengisian baterainya tidak sampai 3,5 jam. Saat The Daily Oktagon menguji dengan mengisi baterainya menggunakan charger bawaan, waktu yang dibutuhkan sekitar 2,5 jam saja. Sementara untuk urusan performa, kemampuannya sedikit di atas apa yang bisa disajikan oleh Coolpad Power.

baterai

Kami masih bisa bermain game Asphalt 8 atau FIFA terbaru dengan lancar. Hal ini dikarenakan kapasitas RAM yang dimiliki sedikit lebih besar mencapai 2 GB. Meski dari sisi prosesor sama-sama mengandalkan chipset quad-core.

Oh ya, ada nilai plus yang ditawarkan oleh Moto E3 Power. Diam-diam, smartphone ini ternyata memiliki ketahanan yang lumayan terhadap air. Ia tak akan rusak saat kecipratan air atau terguyur hujan dengan intensitas sedang karena mengusung desain splashproof.

Smartphone ini pun kini sudah tersedia dan bisa dibeli di Indonesia. Berbekal kamera utama 8 MP dan kamera depan 5 MP, Lenovo pede membanderol Moto E3 Power dengan harga Rp1,9 juta. Meski agak tinggi, tapi setidaknya harganya masih di bawah Rp2 juta.

Kemampuan baterai sudah menjadi salah satu sebab ketertarikan orang untuk memilih sebuah smartphone. Apakah ketiga smartphone di atas sudah cukup menarik perhatian Anda?

Kalau yang dicari tablet dengan harga terjangkau, bisa disimak di artikel ini

0 comments