NOW READING

Samsung Galaxy S8 Plus, Kembalinya Sang Jagoan

 1600
+
 1600

Samsung Galaxy S8 Plus, Kembalinya Sang Jagoan

by The Daily Oktagon
  • Selain Galaxy S8, Samsung juga menghadirkan flagship smartphone dengan ukuran lebih besar, Galaxy S8 Plus.
  • Galaxy S8 Plus memiliki tinggi yang sama dengan iPhone 7 Plus (5,5 inci). Bahkan, saat dibandingkan, Galaxy S8 Plus sedikit lebih tipis.
  • Dari segi desain, performa, kamera, hingga baterai, Galaxy S8 Plus wajar dijuluki jagoan.

Selang beberapa minggu setelah diperkenalkan, sebuah berita melaporkan Samsung Galaxy S8 Plus menuai respon positif dari pasar. Penjualan smartphone ini diklaim melampaui ekspektasi perusahaan.

Menariknya, Galaxy S8 Plus ternyata lebih diminati ketimbang Galaxy S8. Laporan menyebut peningkatan unit Galaxy S8 Plus menjadi sebanyak 45 persen dari total seri Galaxy S8.

Terlepas dari tingginya penjualan Galaxy S8 Plus, kali ini The Daily Oktagon akan mengupas performa si bongsor ini. Apakah ketangguhannya sebanding dengan larisnya penjualan?

Desain Khas yang Cantik

Mengusung embel-embel ‘Plus’, Samsung Galaxy S8 Plus jelas memiliki layar dan ukuran yang lebih besar dari Galaxy S8, bahkan juga lebih bongsor dari Galaxy Note 7. Layar Galaxy S8 Plus sebesar 6,2 inci.

Galaxy S8 Plus memiliki tinggi yang sama dengan iPhone 7 Plus (5,5 inci). Bahkan, saat dibandingkan, Galaxy S8 Plus sedikit lebih tipis dari smartphone bongsor besutan Apple tersebut.

Konsistensi Samsung menipiskan Galaxy S8 Plus lagi-lagi dibuktikan dengan pemilihan material kaca dan metal dengan ratio aspek 18.5:9, yang membuatnya enak dipegang bahkan dengan satu tangan.

Dengan layarnya besar, konsep layar edge yang mengelingi pinggir layar justru lebih menciptakan kesan desain premium. Absennya tombol home fisik di wajah depan Galaxy S8 Plus menjadi daya tarik bagi konsumen yang ingin memiliki smartphone dengan desain simpel, namun tetap mewah.

Layar Galaxy S8 Plus benar-benar mengakomodir kebutuhan pengguna yang mendamba smartphone dengan layar super besar.

Berbekal resolusi masif Full HD 2960×1440, layar memendarkan kualitas yang super tajam. Secara spesifikasi, layar Galaxy S8 Plus memiliki kepadatan piksel yang lebih kental (570 ppi/pixel per inch)ketimbang Galaxy S8 (529 ppi) sehingga resolusi ketajaman objek di layar Galaxy S8 Plus lebih detail.

Tak cuma di situ, panel AMOLED Galaxy S8 Plus menjadikan layar smartphone menghadirkan pewarnaan kontras yang menggoda. Menonton video atau film HD di smartphone ini menjadi keasyikan tersendiri.

Samsung tetap mempertahankan citra ‘Galaxy’ pada bagian cover belakang smartphone dengan bodi berbalut material kaca dan metal. Selain itu letak kamera utama juga tetap mendapat posisi di tengah. Bedanya, kali ini Samsung memindahkan pemindai sidik jari persis ke posisi di sebelah kamera utama.

Sekadar informasi, Galaxy S8 Plus adalah smartphone yang memiliki sertifikasi IP68. Ini artinya, smartphone tersebut tahan air dan anti debu. Meski begitu, semua slot—charging port USB Type-C, speaker, hingga lubang headphone—tidak diproteksi sama sekali.

Namun jika pengguna membawanya ke dalam air dalam kedalaman 1,5 meter, mereka tidak perlu repot melindunginya. Samsung mengakali isu ini dengan memberikan notifikasi jika smartphone harus dikeringkan terlebih dulu saat hendak di-charge. Jika belum kering, notifikasi akan terus muncul untuk mengingatkan pengguna.

Performa Tak Tertandingi

Jika Galaxy S8 Plus adalah mobil balap, maka kami ibaratkan smartphone ini memiliki kecepatan yang superior. Performa Galaxy S8 Plus sangat memuaskan dan hampir tidak memiliki ‘kecacatan’ sama sekali.

Bagaimana tidak, dapur pacu smartphone ditopang prosesor kelas atas, yakni prosesor besutan Samsung—Exynos 8895 dengan ukuran fisik lebih tipis (10 nanometer).

Dengan RAM 4GB, dan memori internal 64GB yang bisa diekspansi hingga 256GB, smartphone dapat digunakan secara multitasking dalam sehari-hari.Misalnya bermain game secara intens, membuka browser atau media sosial, serta beraktivitas online lain.

Kami lakukan semua pada waktu 6 jam non stop dalam waktu seminggu tanpa harus melakukan kill task,smartphone tetap berjalan dengan gahar tanpa adanya lagging atau penurunan frame rate yang menganggu.

Kelancaran performa smartphone juga terbantu oleh optimasi sistem operasi Android Nougat (7.0) dan antarmuka bawaan Samsung yang luwes, yakni Touchwiz.

Performa baterai Galaxy S8 Plus juga kami anggap sebagai kelebihan yang perlu ditonjolkan. Samsung membenamkan baterai yang tidak terlalu besar—3.500mAh—ke dalam smartphone. Bahkan, kapasitas daya ini berbanding tipis dengan daya Galaxy S7 yang hanya 3.600mAh.

Meski hanya 3.500mAh, performa baterai tetap jadi juara. Semua berkat prosesor Exynos 8895 yang dapat mengatur ketahanan daya hingga 12 jam. Penggunaan selama itu kami buktikan dengan melakukan streaming video playblack, bermain game online, serta streaming musik via headphone Bluetooth.

Jika sudah masuk kondisi low battery, Samsung menawarkan salah satu fitur unggulannya, Fast Charging, yang dapat mengisi daya smartphone hanya dalam waktu 80 menit saja.

Mencari gadget untuk perjalanan bisnis? Baca ulasan ini

Resolusi Kamera Standar, Hasil Luar Biasa

Berbeda dengan flagship smartphone berlayar besar seperti iPhone 7 Plus yang mengusung kamera utama ganda, Samsung tetap mempertahankan kamera utama tunggal pada Galaxy S8 Plus.

Samsung masih menyematkan sensor dengan resolusi 12MP pada kamera utama, lengkap dengan bukaan f/1.7, fitur Optical Image Stabilization (OIS), dan fitur Autofocus Dual-Pixel seperti Galaxy S7.

Bedanya, engineer software Samsung kali ini menambahkan teknologi Multi-Frame Image Processing. Jadi, ambil contoh, pengguna membidik foto dengan modus Burst.

Dengan begitu, kamera utama dapat memilah beberapa foto yang dibidik dan membentuknya menjadi satu. Foto yang dipilih tentu adalah foto yang terbaik, dengan telah menghapus blur, noise dan mempertajam kualitasnya.

Secara hasil, foto-foto bidikan Galaxy S8 Plus jelas membuktikan bahwa kamera utama 12MP-nya tetap berperan besar. Eksposur, kekontrasan warna, dan ketajaman objek tetap terpampang nyata tanpa perlu mengaktifkan modus Auto-HDR. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa lihat hasil di bawah ini.

Sementara, kamera depan Galaxy S8 Plus juga memiliki resolusi yang sama dengan pendahulunya, yakni beresolusi 8MP dengan bukaan f/1.7. Hanya saja, kamera depannya sudah mengusung teknologi Rapid Autofocus yang secara otomatis membuat foto selfie menjadi lebih fokus dan detail.

Baca: Smartphone BlackBerry dengan sentuhan lokal

Fitur Pendukung Super Lengkap

Galaxy S8 Plus juga bisa disebut smartphone dengan fitur pendukung paling lengkap. Misalnya, ada opsi alternatif bagi pengguna untuk mengganti akses keamanannya. Selain metode password/PIN konvensional, masih ada fingerprint serta Face Scanner.

Fitur pemindaian yang menurut kami paling memegang andil adalah Face Scanner, sebab belum ada smartphone lain yang mengusung konsep pemindaian yang satu ini. Hanya dengan menampakkan wajah ke kamera depan, layar akan terbuka dalam hitungan detik.

Selain itu, Galaxy S8 Plus juga menjadi smartphone pertama Samsung yang memperkenalkan asisten virtual perdananya, Bixby yang dilengkapi kecerdasan buatan, dan dapat membantu pengguna mencari apa yang diminta berdasarkan instruksi.

Berbeda dengan Siri, Bixby dapat merespon permintaan pengguna secara proaktif. Sayang, Bixby belum bisa dioptimasi secara sepenuhnya di Indonesia.

Secara kesimpulan, Galaxy S8 Plus cukup fenomenal. Jika dibandingkan, baik Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus tidak memiliki perbedaan yang drastis, kecuali ukuran layar. Meski pada akhirnya, Galaxy S8 Plus yang lebih patut dijuluki jagoan.

Jika Anda mencari smartphone entry level yang handal, intip di sini

0 comments