NOW READING

Samsung Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge, Kebangkitan Baru bagi Samsung di Kancah Smartphone High-End

 2545
+
 2545

Samsung Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge, Kebangkitan Baru bagi Samsung di Kancah Smartphone High-End

by The Daily Oktagon

Samsung Galaxy S telah melalui lima generasi. Generasi keenam yang jadi penerusnya, hadir dalam dua versi bersama deretan smartphone kelas atas lainnya di pasaran. Hujan pertanyaan pun turun: apa yang membuat Samsung Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge begitu istimewa?

galaxy-s6-edge-03

Pertama-tama, fase terbaru pesaing terdekat Apple iPhone 6 ini bisa disebut sebagai permulaan baru bagi Samsung dalam segmen smartphone high-end. Cukup banyak peninggalan pendahulunya yang diabaikan, tapi sebagai gantinya, Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge tampil begitu percaya diri di hadapan para kompetitornya.

Mungkin Anda sudah mendengar banyak desas-desusnya, namun yang pasti Samsung Galaxy S6 benar-benar berbeda dari para pendahulunya. Tidak ada lagi cover belakang yang bisa dilepas-pasang, yang secara otomatis juga berarti kepunahan dari replaceable battery dan slot microSD.

Kompromi-kompromi semacam ini sengaja diambil guna menciptakan image baru di mata masyarakat. Tidak seperti dulu, kita sekarang tak bisa menggenggam Samsung Galaxy S6 atau Galaxy S6 Edge selagi berkata, “Kok mirip smartphone murahan ya?” Pasalnya, keduanya tidak kalah premium dari HTC One M9 sekalipun.

Wujudnya sepintas boleh mirip dengan pendahulunya, akan tetapi rangka logam telah dipercaya menjadi dasar konstruksi bagi Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge. Kaca tak cuma menghiasi bagian depannya, tapi juga di sisi belakang. Galaxy S6 Edge malah tampak lebih menawan lagi; wujudnya begitu seksi berkat layarnya yang melengkung di bagian sisi dan menyatu dengan bezel.

Adu tipis di kancah smartphone masih terus berlangsung dengan panas. Galaxy S6 mempunyai ketebalan 6,8 mm, sedangkan Galaxy S6 Edge lebih tebal sekitar 0,2 mm. Berbekal bodi yang begitu ramping, keduanya merupakan peserta kuat di ajang adu tipis smartphone.

Keduanya dibekali layar dengan bentang diagonal 5,1 inci. Panel Super AMOLED yang penuh warna dan berkontras tinggi kembali dipilih, kali ini dengan resolusi 2.560 x 1.440 pixel, alias Quad HD. Seandainya angka berarti segalanya, kepadatan pixel 577 ppi ini benar-benar tidak ada tandingannya untuk saat ini.

galaxy-s6

Yang menggerakkan jutaan pixel tersebut adalah chipset Exynos 7420 beraksitektur 64 bit, dengan konfigurasi prosesor octa-core – empat inti Cortex-A57 berkecepatan 2,1 GHz dan empat inti Cortex-A53 berkecepatan 1,5 GHz. RAM 3 GB ingin memastikan multitasking berlangsung selancar mungkin, dan pengguna bebas memilih storage internal antara 32 GB, 64 GB atau 128 GB.

Kamera kembali menjadi salah satu modal utama dalam bersaing. Baik Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge dibekali sensor gambar beresolusi 16 megapixel, lensa f/1.9 dan optical image stabilization. Apalah arti angka-angka ini tanpa hasil pengujian intensif? DxOMark – masih bagian dari DPReview – menempatkan Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge di posisi puncak smartphone dengan kamera terbaik, menggulingkan Galaxy Note 4 dan iPhone 6 Plus ke posisi dua dan tiga.

galaxy-s6-03

Tak hanya kualitas gambar yang diperhatikan dengan seksama, kecepatan prosesnya pun juga. Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge yang dibekali OS Android 5.0.2 Lollipop ini cuma butuh waktu 0,7 detik untuk mengaktifkan kameranya. Resolusi video maksimum yang bisa direkam adalah 4K 30 fps, dan untuk para pencinta selfie, kamera 5 megapixel di depan siap mengakomodasi.

Monitor laju jantung kembali hadir di sebelah kameranya, sedangkan komponen pemindai sidik jari Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge telah disempurnakan sehingga tidak lagi memerlukan pengguna untuk mengusap jarinya; cukup letakkan jari di atas tombol Home, maka lockscreen akan terlewati – sangat mirip dengan Touch ID milik iPhone 6.

Semua itu sebenarnya sudah cukup untuk memantapkan posisi Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge di puncak klasemen smartphone high-end. Namun rupanya mereka belum mau berhenti; keduanya mengemas fitur supercharging, memungkinkan pengisian baterai hanya dalam 10 menit untuk memperoleh waktu pemakaian hingga 4 jam dalam kondisi normal. Galaxy S6 dibekali baterai berdaya 2.550 mAh, sedangkan Galaxy S6 Edge 2.600 mAh.

galaxy-s6-edge

Samsung Indonesia melepas 2 varian untuk Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge, yakni varian 32 GB dan 64 GB. Untuk Galaxy S6 32 GB, banderol harganya adalah Rp 9,5 juta, sedangkan Galaxy S6 dengan kapasitas yang sama dipatok Rp 12,5 juta.

Sumber gambar: Samsung Mobile Press.

0 comments