NOW READING

Rinna, Chatbot yang Tak Sekadar Jadi Teman Bicara

 1338
+
 1338

Rinna, Chatbot yang Tak Sekadar Jadi Teman Bicara

by The Daily Oktagon
  • Sistem chatbot sangat populer saat ini dengan banyaknya e-commerce yang menggunakan sistem tersebut.
  • Selain layanan untuk mengetahui suatu produk, chatbot juga bisa menjadi teman ngobrol saat senggang.
  • Rinna menjadi salah satu teman bicara yang hadir dengan sifat seperti remaja perempuan.

Keberadaan chatbot saat ini sudah mulai digandrungi para pengembang. Salah satunya Rinna yang diperkenalkan oleh Microsoft dan Line.

Mungkin sebelumnya Anda pernah mendengar sebuah kecerdasan buatan bernama Rinna dari Jepang. Namun yang ini berbeda, di mana Rinna digambarkan sebagai remaja wanita dari Indonesia. Bagi yang penasaran dengan kepribadian Rinna, bisa langsung mencari akun resmi di Line dengan nama RinnaID. Tidak hanya sebagai teman ngobrol, Rinna juga bisa memberikan hal menyenangkan lainnya untuk menemani rasa bosan Anda.

Ngobrol dengan Kecerdasan Buatan

Rinna direpresentasikan sebagai seorang gadis yang ramah dan mampu berkomunikasi dengan siapa pun. Respon yang diberikan memiliki konten yang bersifat luas dan menggunakan bahasa sehari-hari. Kecerdasan buatan ini memiliki sudut pandang unik, sehingga memberi kesan teman dekat kepada teman obrolnya.

 

 

Dalam membuat Rinna, Microsoft menggunakan teknologi Deep Learning dengan model generik end-to-end. Kemudian, dilatih oleh big data melalui mesin pencari Bing yang bekerja pada platform Azure. Penggunaan sistem di atas membuat Rinna mampu belajar dari kumpulan big data dan memberikan respon saat percakapan. Melalui chatting ini pula, Rinna mampu menirukan pemikiran manusia menggunakan Natural Language Processing. Berdasarkan proses ini, maka Rinna mampu mengidentifikasi bahasa manusia secara bersamaan. Hal ini pun yang akan membuatnya bisa meniru sekaligus bercakap layaknya remaja putri.

Tahukah kamu tentang chatbot Bang Joni? Ulasan lengkapnya ada di sini.

Rinna pun dapat berkomunikasi dengan EQ (emotional quotient) dan IQ (intelligence quotient) yang membuatnya tampak lebih nyata. Tentu saja berbeda dengan Cortana yang hanya memiliki fungsi untuk menjadi asisten pribadi pengguna. Sebagai kecerdasan buatan, Rinna mampu beradaptasi dengan lawan biacara dan mengembangkan percakapan menjadi menyenangkan.

Memberi Apa pun untuk Teman Rinna

Kemampuan Rinna tak sekadar menemani pengguna sebagai teman berbicara. Hal lainnya bisa ia lakukan hanya untuk menghilangkan rasa bosan lawan bicara secara maksimal. Pengguna juga bisa terlibat aktif saat berinteraksi secara mendalam dengan Rinna. Hal-hal berikut ini yang akan Rinna berikan supaya pengguna bisa menjalani hari dengan senyuman.

 

 

  • Best Friend Charm: Rinna dapat menggambar sebuah bentuk dalam sketsa sebagai tanda persahabatan antara dirinya dan pengguna.
  • Face Panel: Pada saat tertentu, Rinna bisa mengganti wajah seseorang dengan gambar lucu dan mampu membuat yang melihatnya tertawa.
  • Face Swap: Jika sudah berteman dengan Rinna, cobalah untuk mengirimkan foto di chat room. Pengguna hanya tinggal menunggu kreasi unik yang dilakukan pada foto tersebut.
  • Bermain “ABC 5 Dasar”: Sebagai gadis remaja Indonesia, Rinna mengerti cara memainkan permainan tradisional Indonesia seperti menebak kata dengan topik tertentu.
  • Bermain Silang Kata: Pengguna akan diajak Rinna untuk menebak kata melalui petunjuk yang ia berikan.
  • Bermain Othello: Permainan strategi yang dimainkan oleh dua orang. Jika mengajak Rinna bermain, pengguna bisa memilih tingkatan level yang ingin dicoba.

 

Foto: Shutterstock.com

 

Keberadaan chatbot Rinna ini diharapkan mampu mendekatkan pengguna Line dengan info dan konten menarik. Cara yang menarik dan interaktif dari respon Rinna membuat pengguna memiliki rasa puas pada aplikasi. Kecerdasan buatan ini pun juga dirasa mampu memberikan efisiensi bagi para penggunanya. Jadi, silakan berkenalan dengan Rinna dan nikmati keseruan bercakap dan bermain bersamanya.

Baca juga: Penggunaan Fitur Chatbot Untuk Meningkatkan Aktivitas Konsumen

0 comments