NOW READING

Resep Membuat Video Time Lapse

 6918
+
 6918

Resep Membuat Video Time Lapse

by The Daily Oktagon

Ada banyak keindahan di dunia ini yang tidak bisa ditangkap dengan mata kita begitu saja. Misalnya saja gerakan kuncup bunga yang tengah mekar atau gerakan bintang-bintang yang bergerak di langit malam.

Beruntung, ada teknik fotografi yang membantu untuk menangkap momen-momen ini, yakni time lapse.

Secara garis besar, time lapse adalah video yang merangkum perubahan kondisi sebuah subyek foto dalam jangka waktu tertentu. Umumnya, time lapse terdiri dari frame still dalam jumlah banyak, yang digabungkan menjadi video. Beberapa contoh time lapse adalah video pergerakan bintang, tanaman yang terlihat bergerak merambat, atau proses mekarnya kuncup bunga.

shutterstock_351934802

Untuk membuat video time lapse yang baik, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan. The Daily Oktagon sudah menyiapkan resep membuat video time lapse untuk Anda.

Perangkat yang dibutuhkan

Bicara soal time lapse, ada banyak jenis kamera yang bisa digunakan untuk keperluan ini. Mulai dri DSLR, mirrorless, sampai action camera. Akan lebih baik bila perangkat Anda dilengkapi fitur intervalometer, yang dapat mengaktifkan tombol shutter dalam interval waktu yang telah ditentukan. Beberapa perangkat yang memiliki fungsi ini antara lain, Canon G9 , Nikon Coolpix P6000, dan Go Pro.

Bila kamera Anda tak memiliki fungsi ini, jangan khawatir. Di pasaran telah tersedia perangkat terpisah intervalometer yang bisa dihubungkan dengan perangkat kamera Anda. Keberadan perangkat ini, akan sangat memudahkan. Anda tak perlu memencet tombol shutter dan menghitung interval waktu secara manual. Beberapa intervalomater yang bisa Anda pilih antara lain Satechi TR-A Timer Remote Control, Canon Timer Remote Controller TC-80N3, atau Timelapse+.

intervalometer_timelapse_plus

Peralatan lain yang perlu disiapkan adalah tripod, untuk menjaga kedudukan kamera tetap ajeg dalam waktu yang lama. Cek pilihan tripod terbaik di Oktagon.

Sebelum lanjut, yuk cek di sini artikel mengenai video 360 derajat!

Persiapan

Time lapse adalah upaya untuk menangkap gerakan subyek foto. Namun, pastikan juga bahwa seharusnya ada harmoni antara subyek bergerak dengan setting di sekelilingnya. Dalam video time lapse yang menangkap sibuknya jalanan kota, misalnya, perhatikan pula gedung-gedung yang akan membingkai frame dan pergerakan benda langit.

Perhitungan framing, komposisi, dan pencahayaan yang tepat akan menambah faktor magis dari sebuah video time lapse.

Pastikan fungsi kamera seperti fokus dan white balance berada pada pengaturan manual. Ini untuk menghindari perubahan setting kamera secara otomatis saat pemotretan tengah berlangsung. Bila masing-masing hasil foto berada dalam setting yang berbeda, maka hasil akhirnya tidak akan terlihat ‘mengalir’.

Jangan lupa melakukan beberapa kali percobaan pemotretan untuk menentukan exposure dan fokus pemotretan yang tepat.

Proses Pemotretan

Sekarang adalah waktunya melakukan hitung-hitungan. Pada umumnya, video time lapse dimainkan dalam setting 30 frame per detik. Artinya, bila Anda menginginkan video berdurasi sepuluh detik, Anda harus mengambil 300 foto. Hitungan ini tentu berubah sesuai dengan durasi dari frame rate yang Anda inginkan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah soal interval pengambilan foto. Masing-masing subyek memiliki karakteristik yang berbeda.

shutterstock_128857084

Untuk subyek yang bergerak dengan kecepatan tinggi, seperti mobil, maka interval pengambilan foto dilakukan setiap 1/8 hingga 1/2 detik. Untuk mengambil gambar ini, sebaiknya Anda tidak menggunakan intervalometer, dan menggantinya dengan mode continuous shooting.

Untuk benda yang bergerak lambat, seperti awan, atau pasang-surut air laut, foto bisa diambil setiap interval satu hingga lima detik. Ada pun subyek yang bergerak sangat pelan, seperti pergerakan bintang, dapat diambil setiap sepuluh detik sekali.

Editing Akhir

Agar dapat dilihat sebagai sebuah video time lapse, ratusan foto yng telah Anda ambil tidak akan berarti apa-apa sebelum Anda ‘menjahitnya’ menjadi satu bagian utuh. Untuk itu, ada beberapa pilihan software yang bisa membantu Anda menggabungkan foto-foto ini menjadi satu video.

Yang pertama adalah Photoshop. Tak hanya dapat menyatukan kumpulan foto ini sebagai video time lapse, perangkat lunak ini, juga menyediakan kemudahan bagi Anda yang ingin mengolah dan melakukan penyesuaian foto.

Anda juga dapat menggunakan Picasa, lewat fitur Create Movie Presentation. Software dari Google ini, mempermudah pengguna untuk memasukkan gambar dalam jumlah besar sekaligus, dan mengubahnya menjadi video time lapse dalam beberapa klik saja.

Baca juga, Mengulik Fenomena Video Online, Mampukah Menjadi Alternatif Tayangan TV?

0 comments