NOW READING

Pria Ini Tewas Karena Kelelahan Main Game AOV

 1354
+
 1354

Pria Ini Tewas Karena Kelelahan Main Game AOV

by The Daily Oktagon
  • News Flash

Seorang pria berusia 20 tahun dilaporkan tewas setelah bermain game populer Arena of Valor (AoV). Penyebab dari kematian gamers yang dikenal dengan nickname “Lonely King” ini di laporkan karena kelelahan setelah berbulan-bulan begadang bermain game​ tanpa tidur .

Sebelumnya gamers asal China tersebut telah melakukan live-streaming saat bermain Arena of Valor sembilan jam setiap hari yang dimulai pada bulan Juli sampai awal November 2017.

Dia melakukan siaran live-streaming terakhirnya pada tanggal 2 November 2017. Setelah itu dia menghentikan kegiatan bermain game streaming-nya. Sayangnya, tidak ada penjelasan secara rinci soal penyebab kematian tragis sang gamer ini. Namun pria tersebut dikatakan hampir tidak tidur sejak memulai kegiatan streaming-nya. Paling hanya sesekali istirahat sejenak kemudian dia kembali bermain game.

Baca juga : Kolaborasi OPPO F5 dan AOV Agar Lebih Optimal Bermain Game

Menurut media Tiongkok, Soho, seorang anggota keluarga mengabarkan soal kondisi gamer tersebut pada salah satu jejaring sosial lima hari kemudian. Anggota keluarga tersebut memberitahukan kepada 170 ribu penggemar “Lonely King” perihal kematian gamer tersebut yang terlalu cepat, dengan alasan kelelahan.

Insiden ini menambah panjang cerita kelam bagi para gamers, terutama untuk para gamers yang bermain game besutan Tencent tersebut. Dimana sebelumnya ada juga laporan serupa yang melibatkan seorang wanita berusia 21 tahun di Amerika Serikat yang mengalami kebutaan sebelah pada matanya setelah bermain AoV selama 24 jam tanpa henti.

Baca juga : Game Nintendo Animal Crossing Hadir di Smartphone

Game Moba (Multiplayer online battle arena) Arena Of Valor (AOV) saat ini memang sedang booming di  kalangan gamers, tak terkecuali di Indonesia. Bahkan banyak pemain yang mengatakan bahwa game ini memang sangat adiktif, membuat pemainnya sulit berhenti ketika mereka sudah mulai mencoba memainkan game ini.

Tidak hanya itu, pihak Tencent selaku produsen dari game ini sendiri pun sudah mengakui adanya perilaku ketergantungan pada tingkat yang mengkhawatirkan terhadap game AOV ini. Oleh karenanya perusahaan tersebut membatasi anak-anak di Cina agar tidak bermain lebih dari satu jam per hari, sementara para remaja dianjurkan tidak bermain lebih dari dua jam.

0 comments