NOW READING

Perkakas Video Dokumenter dari Dapur Sutradara Film “Nyalon”

 3720
+
 3720

Perkakas Video Dokumenter dari Dapur Sutradara Film “Nyalon”

by The Daily Oktagon

Di tengah kisruh Pilpres 2014 kemarin, sosok Ima Puspita Sari muncul lewat film dokumenter berkonsep unik berjudul “Nyalon.” Ia blusukan ke pasar kecil di Wates, Yogyakarta, dan mendokumentasikan berbagai obrolan politik yang khas dan lokal dari pelanggan dua salon yang diasuh pasutri, Dini dan Kardi.

Selama 40 menit, penonton disajikan pengunjung yang hilir mudik keluar masuk salon dengan ragam sudut pandang saat memperbincangkan pilpres yang sedang berlangsung. Ima berhasil menyuguhkan pemandangan yang jarang terpikir bisa terjadi di sebuah salon.

Film yang mendapat sokongan dari Nia Dinata dan Kalyana Shira Foundation ini pun mendapat kesempatan tampil keliling, mulai dari Jakarta International Film Festival 2014, Festival Film Dokumenter Jogja 2014, hingga screening yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Nah salah satu yang menarik disimak dari hal ini adalah peralatan yang digunakan Ima selama produksi film dokumenter tersebut. Berikut penuturan Ima Puspitas Sari tentang perkakas andalannya:

Kamera video

Untuk keperluan merekam gambar, Ima memilih menggunakan satu kamera DSLR. Walau cenderung lebih mudah panas jika dipakai merekam terlalu lama, menurut Ima hal itu bisa diatasi dengan riset dan perencanaan produksi yang lebih efisien.

1. DSLR Canon EOS 5D Mark II

Bicara soal DSLR, alat yang dipilihnya untuk merekam gambar adalah Canon EOS 5D Mark II yang mampu merekam video kualitas HD 1080p serta memiliki fitur ISO dengan kisaran 100-6.400; sehingga bisa meredam noise pada pengambilan gambar saat cahaya redup.

Canon EOS 5D Mark II

Selain itu, kamera itu pun dilengkapi 9 titik AF (Auto Focus) hingga memudahkan pengguna untuk memiliki titik fokus yang diinginkan.

2. DSLR Canon EOS 5D Mark III, Rp 36 juta

Lalu jika menyebut 5D, rasanya kurang afdol jika Anda tidak menyinggung Mark III. Sekilas memang kurang terang perbedaannya dengan Mark II, padahal keunggulan teknis Mark III cukup signifikan. Jangkauan iSO-nya 200-25.600 dengan 61 titik AF (Auto Focus)

Canon_EOS_5D_Mark_III

Audio

Salah satu tantangan produksi film dokumenter adalah menyiasati agar aktivitas dokumentasi tidak mencuri perhatian sekitar. Maka itu Ima pun menghindari penggunaan peralatan syuting yang besar dan mencolok.

Seperti saat memenuhi keperluan audio misal, Ima hanya menggunakan sepasang clip-on yang dipakai oleh pemilik salon dan pengunjung. Serta beberapa mikrofon kecil yang disembunyikan di balik kalender.

3. Clip-on Wireless Sennheiser EW 112-p G3

Salau satu gadget unggulannya adalah Clip-on Wireless Senneiser. Dengan jangkauan mikrofon omni-directional dan HDX Compander, clip-on ini bisa merekam dialog dengan kualitas yang jernih dan baik. Selain itu, perangkat ini juga kompatibel dengan berbagai perangkat pendukung.

Clip_On_Wireless_Sennheiser

4. Videomic Rode

Lalu ada pula Videomic Rode yang dilengkapi fitur Rycote Lyre Suspensios System alias peredam getar. Fitur ini semakin menangguhkan Rode sebagai produsen mikrofon kelas profesional.

Videomic_Rode

Mik dengan jenis condensor shotgun ini menggunakan kabel output 3,5 mm yang bisa langsung masuk ke HD DSLR ataupun camcorder lain pada umumnya.

5. Sennheiser Headphone HD 219

Untuk kebutuhan monitor suara yang sedang terekam, cobalah headphone rilisan Sennheiser yang memiliki desain penuh gaya dan cukup ringkas, hingga gampang dimasukkan ke dalam tas. Dengan frekuensi 19-21.000 Hz dan sensitivitas 108 dB, Anda jadi lebih mudah untuk memastikan kualitas suara yang terekam.

Sennheiser_Headphone

Pencahayaan

Urusan tata cahaya, Ima memang lebih memilih memaksimalkan pemanfaatan available light agar praktis. Dan untuk kebutuhan khusus di ruang redup ia mengakalinya dengan cara mengganti lampu bohlam dengan pancaran cahaya yang lebih terang. Tapi, jika perlu perangkat khusus yang portabel untuk pencahayaan Anda bisa menggunakan:

6. TopTec DV-35 Video LED

Perangkat ini cukup praktis dan mudah dibawa-bawa. Anda pun hanya memerlukan sepasang baterai AA, dan penerangan tambahan pun tersedia. Gunakan juga braket tambahan untuk memasang lampu ini di tempat yang diinginkan.

Top_Tec_

0 comments