NOW READING

Perilaku Hedonisme pada Pengguna Smartphone, Apakah Anda Salah Satunya?

 1567
+
 1567

Perilaku Hedonisme pada Pengguna Smartphone, Apakah Anda Salah Satunya?

by The Daily Oktagon
  • Penggunaan smartphone disebut-sebut bisa meningkatkan perilaku hedonisme seseorang.
  • Riset mengatakan bahwa orang Indonesia mengakses internet melalui smartphone-nya untuk belanja.
  • Mudahnya mencari barang yang diinginkan dan pembayaran yang fleksibel membuat orang rajin berbelanja.

Secara umum, hedonisme merupakan pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup. Namun, dalam kehidupan manusia urban saat ini, hedonisme bergeser menjadi gaya hidup konsumtif dengan menonjolkan kemewahan dan menghambur-hamburkan uang, seperti dilansir oleh Finansialku.com.

Studi yang dilakukan di Kanada, perilaku hedon tersebut ternyata semakin menjadi-jadi dengan penggunaan smartphone. Ying Zhu, assistant professor di Okanagan Campus, University of British Columbia, mengatakan bahwa penggunaan produk smartphone dengan fitur layar sentuh (touchscreen) meningkatkan gaya hidup konsumtif.

Foto: Shutterstock

Dilansir oleh Gadgetsnow.com, Periset mengatakan bahwa penggunaan ponsel dengan layar touchscreen membuat para pengguna lebih aktif melakukan pencarian dan pembelian sebuah produk, dibandingkan dengan orang-orang yang menggunakan PC desktop.

Baca Juga: Tips Bebas Khawatir Saat Belanja Online

Memang, di Indonesia saat ini belum ada riset yang mendukung hasil studi di atas. Namun, jika melihat bagaimana perilaku perusahaan yang berusaha mendekati para konsumen melalui iklan di smartphone, tak menutup kemungkinan pengguna ponsel di Indonesia sudah mulai terkena gaya hidup hedonis.

Foto: Shutterstock

Para pengguna smartphone sering mendapatkan beragam bentuk promo seperti free delivery serta iming-iming voucher gratis melalui aplikasi pesan yang digunakan. Kemudahan mendapatkan informasi produk baru dengan harga yang menggiurkan cenderung memancing seseorang untuk membelanjakan uangnya pada hal-hal yang sebenarnya tak terlalu dibutuhkan.

Dari hasil riset yang dilakukan Google Indonesia pada tahun 2016 lalu, tren belanja online di Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia. Sekitar 71 persen pengguna smartphone menghabiskan lebih dari 2 jam per hari untuk mengakses situs e-commerce, seperti dilansir dari Mediaindonesia.com.

Foto: Shutterstock

Aplikasi-aplikasi pendukung untuk berbelanja online seperti m-Banking (mobile banking) juga menjadi faktor pendorong. Kemudahan pembayaran via transfer ATM, virtual account, dan cash on delivery (COD) dipilih karena kemudahan dan tingkat keamanan yang tinggi.

Baca Juga: Manfaat Rekening Bersama untuk Berbelanja Daring

Sharing apps seperti Path dan Instagram juga dinilai berkontribusi untuk meningkatkan gaya hidup hedonis seseorang. Pasalnya, ketika seseorang melihat produk baru yang dimiliki oleh individu yang mereka ‘follow’ di media sosial, tak jarang dari mereka juga menginginkan hal yang sama.

Foto: Shutterstock

Akun pengiklan yang juga mulai menjamur di media sosial berhasil membuat para pengikutnya untuk berbelanja karena harga yang ditawarkan terbilang miring. Hanya dengan sentuhan jari, produk tersebut sudah bisa dipesan. Apakah Anda juga termasuk dalam kategori perilaku hedonis karena smartphone?

0 comments