NOW READING

Perbandingan Kecepatan Internet di Dunia, Indonesia ke Berapa?

 141
+
 141

Perbandingan Kecepatan Internet di Dunia, Indonesia ke Berapa?

by The Daily Oktagon
  • Indonesia masuk ke dalam 100 besar perihal kecepatan internet di dunia.
  • Di antara negara-negara South East Asia (SEA), Indonesia masih cukup tertinggal.
  • Namun Indonesia masih dalam tahap perkembangan untuk bisa lebih baik lagi.

Koneksi internet merupakan sebuah kebutuhan dalam era digital saat ini. Tanpa adanya koneksi internet atau mobile data yang memadai, segala informasi yang tersebar di internet tak mudah kita dapatkan. Beberapa provider di Indonesia pun berlomba-lomba menjadi yang tercepat demi bisa merangkul sebanyak-banyaknya pengguna.

Pada dasarnya, kecepatan internet di setiap negara tentu berbeda-beda. Hal tersebut dikarenakan pembangunan infrastruktur yang memadai dari setiap negara. Saat ini, mengambil data dari speedtest.com per bulan Juli 2017, Norwegia (mobile data/52,59 mbps) dan Singapura (fixed broadband/154,38 mbps) masih merajai dalam tabel peringkat.

Foto: Shutterstock

Dari negara tetangga lainnya, seperti Malaysia dan Thailand, saat ini kecepatan mobile data dan fixed broadband mereka masih jauh lebih baik ketimbang Indonesia. Malaysia menempati peringkat 75 dalam ranking mobile data dengan memiliki kecepatan mencapai 15,08 mbps. Pada kecepatan fixed broadband, Negeri Jiran berada pada peringkat 63 dengan kecepatan 19,82 mbps.

Perilaku orang Indonesia menggunakan internet dan smartphone

Sementara untuk Thailand, kecepatan mobile data mereka saat ini masih tak terlalu jauh dengan Indonesia. Negara berjuluk Gajah Putih itu berada pada peringkat 82 dengan kecepatan 13,95 mbps. Namun, untuk urusan fixed broadband Thailand berkembang dengan baik dan menempati posisi 36 dengan kecepatan 35,94.

Foto: Shutterstock

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Kecepatan internet, baik itu mobile data ataupun fixed broadband, Indonesia masih berada di peringkat 100 besar. Cukup baik, tapi tidak terlalu baik jika melihat sepak terjang negara tetangga. Pada koneksi kecepatan mobile data, Indonesia berada pada peringkat 99 dengan kecepatan 10,32 mbps.

Sementara itu untuk fixed broadband, Indonesia berada pada posisi 89 dengan kecepatan 13,30 mbps. Seperti yang disebutkan di atas sebelumnya, salah satu alasan lambatnya koneksi internet di Indonesia adalah terkait infrastruktur yang belum memadai. Dilansir dari budde.com.au, perkembangan yang saat ini terjadi masih dalam tahap awal.

Foto: Shutterstock

IoT for Bandung: agar internet of things makin cepat merakyat

Penggunaan fixed broadband pada tahun 2016 di Indonesia hanya berkisar pada angka 1,7 persen. Angka tersebut diprediksi akan naik secara sedikit demi sedikit, yaitu mencapai 2,7 persen dan 3,3 persen di tahun 2021 mendatang. Meskipun demikian, hal tersebut terbilang cukup konsisten melihat infrastruktur yang ada serta perkembangan ekonominya.

Selain itu, dilansir dari hipwee.com, beberapa faktor seperti geografis Indonesia yang berbukit dan berlembah membuat pekerjaan infrastruktur menjadi lambat. Faktor lainnya adalah mahalnya Biaya Hak Penggunaan Frekuensi (BHPF) yang harus dibayarkan berdasarkan kapasitas bandwidth yang digunakan.

0 comments