NOW READING

Pentingnya Angle dan Komposisi Saat Mengambil Foto

 2958
+
 2958

Pentingnya Angle dan Komposisi Saat Mengambil Foto

by The Daily Oktagon

Belakangan ini, penggemar fotografi semakin meningkat. Dunia fotografi menarik untuk dijelajahi karena fotografi merupakan suatu hal yang sangat luas. Fotografi sendiri terdiri dari berbagai macam aspek, mulai dari alat, aksesori, lokasi, dan lain-lain. Hal tersebut tidak terlepas dengan penggunaan teknik dan alat pendukung untuk mengabadikan gambar.

Jika dilihat dari alat yang digunakan, Anda tentu perlu melakukan teknik foto yang berbeda karena setiap alat memiliki fungsi dan spesifikasi tertentu untuk mengambil gambar. Kamera mirrorless dan DSLR misalnya, kedua barang tersebut memiliki fitur yang berbeda. Oleh karena itu, angle dan komposisi untuk kamera yang digunakan juga berbeda agar dapat menghasilkan gambar yang baik.

 

Foto: Shutterstock.com

Angle yang Tepat untuk Kamera yang Tepat

Secara umum, terdapat lima angle yang sudah dikenal dalam dunia fotografi. Diantaranya adalah eye view, low angle, high angle, bird eye, dan frog eye. Penggunaan angle-angle tersebut akan menampilkan kesan dan hasil yang berbeda. Bird eye misalnya, pengambilan gambar dengan menggunakan bird eye akan menghasilkan foto seperti yang dilihat oleh seekor burung. Foto akan terkesan luas karena diambil dari ketinggian. Pengambilan gambar ini biasanya digunakan untuk mengambil foto perkotaan. Kamera action pada drone menjadi alat yang sering digunakan untuk mengambil angle ini.

Untuk kamera profesional seperti DSLR, penggunaan angle akan lebih fleksibel. Namun biasanya, pengguna DSLR akan menggunakan angle eye view, tetapi tidak jarang juga mereka menggunakan angle lain disesuaikan dengan keperluan gambar. Eye view merupakan pengambilan gambar yang sejajar dengan mata.

Berbeda dengan DSLR, kamera mirrorless Fujifilm X-T20 dapat digunakan untuk pengambilan gambar kasual. Jika dibandingkan dengan DSLR, kamera mirrorless memiliki kelebihan dari dari segi body yang lebih compact. Selain itu, kemampuannya yang lain adalah untuk mengambil angle yang tidak biasa atau dengan kata lain tidak harus sejajar mata. Layar kamera mirrorless bisa diatur untuk mengikuti angle yang diinginkan sehingga Anda lebih leluasa untuk mengambil gambar.

 

Foto: Shutterstock.com

Komposisi Sesuaikan dengan Objek

Saat ingin mengambil gambar, Anda perlu memperhatikan lingkungan sekitar dari objek foto. Lihat sekitar objek, apakah terdapat benda-benda yang menarik. Posisi objek foto juga harus menjadi perhatian karena hal tersebut akan menghasilkan efek yang lebih dramatis. Gunakan rule of thirds pada gambar Anda. Anda hanya perlu menyalakan grid pada kamera yang akan membagi frame menjadi 9 bagian. Hasil gambar yang didapatkan dari rule of thirds akan membentuk perspektif yang unik.

Gambar yang simetris juga akan menarik jika diabadikan. Anda hanya perlu menempatkan objek pada bagian tengah. Namun komposisi ini hanya cocok untuk benda yang memiliki simetris yang baik. sehingga hasilnya akan lebih terlihat.

Depth of field pada saat yang tepat sangat membantu Anda untuk menghasikan gambar yang sempurna. Kedalaman gambar akan menentukan fokus tertentu yang akan ditekankan pada foto Anda. Nilai estetis pada foto juga akan bertambah dengan adanya kesan blur dari gambar yang ada.

 

Foto: Shutterstock.com

Kesinambungan Antara Angle dan Komposisi

Angle dan komposisi merupakan dua hal yang saling berkesinambungan karena angle akan menentukan komposisi gambar yang nantinya terekam. Pesan atau cerita yang disampaikan dari gambar akan tersampaikan jika angle dan komposisi digunakan pada saat yang tepat.

Tanpa ada kedua aspek tersebut, gambar yang Anda miliki akan terasa datar. Alasan tersebut membuat keduanya penting untuk menghasilkan gambar yang baik. Karena angle dan komposisi membuat gambar Anda menjadi lebih hidup dan berkesan.

Jika kedua teknik ini ditinggalkan, nilai estetika gambar akan berkurang. Tujuan utama fotografi adalah menghasilkan gambar dengan baik dan bisa menyentuh perasaan orang yang melihatnya. Oleh karena itu, komponen penting tersebut minimal harus ada dalam sebuah gambar yang Anda ambil.

Penggunaan teknik-teknik tersebut dalam fotografi diperlukan untuk menghasilkan gambar yang baik. Selain dua teknik tersebut, terdapat juga teknik-teknik lainnya yang bisa digunakan. Penggabungan teknik akan menghasilkan gambar yang unik dan berkesan bagi orang yang melihatnya. Namun, Anda juga tetap harus memperhatikan objek fotonya agar dapat mempertahankan pesan yang ingin disampaikan.

0 comments