NOW READING

Pengguna Ponsel Diwajibkan Registrasi Ulang, Ini yang Perlu Diketahui

 526
+
 526

Pengguna Ponsel Diwajibkan Registrasi Ulang, Ini yang Perlu Diketahui

by The Daily Oktagon
  • Kementerian Komunikasi dan Informatika membuat kebijakan terkait registrasi nomor pra-bayar.
  • Kebijakan ini mulai dicanangkan sejak awal Oktober dan berlangsung hingga Februari 2018.
  • Semua warga negara Indonesia diwajibkan untuk meregistrasi nomor mereka atau ada sanksi jika tidak melakukannya.

Pemerintah mulai mewajibkan pengguna smartphone meregistrasi nomor simcard mereka. Bagi yang sebelumnya sudah pernah, harus melakukan registrasi ulang.

Kementerian Komunikasi dan Informatka (Kemenkominfo) mewajibkan seluruh masyarakat Indonesia untuk mendaftarkan nomor simcard mereka. Peraturan ini mulai dilakukan sejak awal Oktober 2017 dan berlaku untuk pengguna layanan semua operator seluler di Indonesia. Tidak hanya pengguna baru, pengguna nomor lama pun harus melakukan registrasi nomor simcard mereka. Para operator seluler akan mengirimkan pesan singkat atau SMS yang meminta pengguna mendaftarkan nomornya.

foto : shutterstock

Data-data yang harus dimasukan dalam proses registrasi simcard  pra bayar ini tidak jauh berbeda dari yang pernah dilakukan sebelumnya. Seperti nama, alamat, tempat dan tanggal lahir, nomor identitas atau nomor induk kependudukan (NIK) dan lainnya. Pencantuman NIK sendiri tidak harus dari e-KTP, tapi bisa menggunakan nomor Kartu Keluarga.

Tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, proses registrasi ini juga harus dilakukan oleh warga negara asing (WNA). Namun, terdapat perbedaan cara melakukan registrasinya. Bagi WNA, mereka harus datang ke gerai operator seluler yang simcard-nya mereka gunakan. Untuk pengisian data NIK, mereka bisa menggunakan Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Permanen (KITAP).

foto : shutterstock

Pengguna akan dikenakan sanksi jika tidak melakukan registrasi ulang terhadap nomor kartu mereka. Sanksi ini berupa pemblokiran secara bertahap, baik pengguna nomor simcard baru maupun yang sudah lama. Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah data identitas pengguna akan tetap aman setelah proses registrasi ? Pemerintah dalam hal ini Kemenkominfo menjamin bahwa data tersebut akan aman. Hal ini dikarenakan pihak operator seluler hanya diberi akses untuk validasi.

Pemerintah, yang diwakili oleh Kemenkominfo, menjelaskan tujuan dari dilakukannya registrasi ulang pengguna layanan prabayar ini adalah untuk menjaga nomor simcard agar tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Seperti untuk tindakan penipuan, teror, dan tindak kejahatan lainnya. Proses registrasi ini sendiri sudah mulai berjalan dan pengguna harus sudah melakukan registrasi sebelum 28 Februari 2018.

0 comments