NOW READING

Moto Z Play, Smartphone Elegan dengan Harga Terjangkau

 2251
+
 2251

Moto Z Play, Smartphone Elegan dengan Harga Terjangkau

by The Daily Oktagon
  • Moto Z series adalah lini produk smartphone kelas atas
  • Namun kini Moto Z juga hadir dalam versi lebih terjangkau dengan varian Moto Z Play
  • Moto Z Play hadir dengan prosesor octa-core Snapdragon 625, RAM 3 GB, dan mendukung beragam aksesori Moto Mods

Moto Z series adalah lini smartphone kelas atas terbaru dari Motorola. Seri ini terdiri dari tiga varian, yaitu Moto Z biasa dan Moto Z Force Edition untuk kelas flagship dengan prosesor Snapdragon 820, serta Moto Z Play untuk kelas menengah dengan prosesor Snapdragon 625. Sudah lebih dulu dirilis di Amerika Serikat dan Eropa, jajaran smartphone Moto Z ini kabarnya juga akan hadir di Tanah Air melalui Lenovo Indonesia (Menyusul akuisisi perusahaan ini terhadap Motorola).

Nah, bagi pencinta gadget di Indonesia sendiri, Moto Z Play hampir bisa dipastikan bakal jadi varian paling menarik. Mengapa demikian? Tentu saja faktor harga menjadi alasan utama. Ya, dengan prosesor yang lebih rendah, Moto Z Play dibanderol dengan harga paling murah, yaitu sekitar US$ 450 ( Rp 6 juta) juta. Bandingkan dengan Moto Z yang diperkirakan akan berada di kisaran Rp 8 juta, atau bahkan Moto Z Force Edition di kisaran Rp 9,5 juta.

Seri Moto Z yang Paling Fun

Kalau Moto Z dan Moto Z Force Edition diciptakan untuk menyasar segmen yang serius dengan menawarkan performa tertinggi di kelasnya, maka Moto Z Play diciptakan untuk menjangkau segmen yang lebih luas. Sesuai dengan namanya, kita bisa “bermain-main” dengan smartphone yang satu ini. Selain menyenangkan karena harganya adalah yang paling terjangkau, Moto Z Play juga tetap termasuk smartphone semi modular.

Moto Z Play kompatibel dengan seluruh aksesori Moto Mods yang diciptakan untuk lini produk Moto Z. Melalui Moto Mods, kita bisa menambahkan kemampuan yang dimiliki oleh smartphone Moto Z, termasuk Moto Z Play. Ada lima aksesori Moto Mods yang bisa dipilih, mulai dari speaker eksternal JBL Soundboost, proyektor eksternal Moto Insta-Share, back cover Moto Style Shell, hingga aksesori kamera Hasselblad True Zoom.

Mau tahu smartphone andalan musisi? baca di sini.

Bodi Lebih Tebal dengan Jack Audio

Moto Z dikenal sebagai smartphone flagship yang tidak hanya punya performa tinggi, tapi juga hadir dengan bodi yang ekstra tipis dan ramping. Namun khusus untuk Moto Z Play, Anda tidak akan bisa merasakan sensasi bagaimana memegang smartphone ramping karena produk satu ini punya bodi yang lebih tebal.

smartphone

Sebenarnya perbedaan ketebalannya tidak terlalu signifikan. Moto Z biasa memiliki ketebalan 0,5 cm, sementara Moto Z Play punya ketebalan 0,7 cm. Selisih ketebalan 0,2 cm ini bukan tanpa alasan, karena Motorola kini menyematkan jack audio 3,5 mm yang sebelumnya absen pada Moto Z dan Moto Z Force Edition.

Kami sendiri justru merasa lebih nyaman menggunakan Moto Z Play. Meski tidak bisa merasakan asyiknya memegang smartphone tertipis, kami bisa bebas mendengarkan musik menggunakan headset melalui jack audio 3,5 mm yang dimilikinya. Setidaknya smartphone ini masih dapat menjadi pilihan dengan adanya tren smartphone baru tanpa jack audio seperti iPhone 7.

Layar Besar, Downgrade Resolusi

Baik Moto Z, Moto Z Force, dan Moto Z Play sama-sama memiliki layar berdimensi 5,5 inci. Namun Motorola memberi “perlakuan istimewa” pada Moto Z Play. Selain pemangkasan spesifikasi hardware, banderol harga lebih murah nyatanya juga berdampak pada layarnya.

Yang pertama, panel layar yang digunakan pada Moto Z Play adalah AMOLED biasa. Padahal pada Moto Z dan Moto Z Force, Motorola menggunakan panel layar Super AMOLED. Kedua, resolusi layarnya mengalami downgrade dari Quad HD menjadi Full HD.

Jika dilihat sekilas, memang ada perbedaan kualitas tampilan pada layarnya. Namun seiring pemakaian sehari-hari, kita tidak akan terlalu merasakan perbedaannya. Alasannya simpel, karena panel AMOLED pun masih terlihat nyaman di mata dan resolusi Full HD untuk layar seluas 5,5 inci masih sangat mencukupi untuk saat ini.

Smartphone ini disebut “pembunuh” flagship. Apa maksudnya?

Performa Cukup Hingga Tahun Depan

Ada tiga hal yang akan kami bahas soal performa, yaitu kinerja komputasi, kamera, dan baterai. Dari sisi komputasi, seperti yang sudah dibahas di awal, Moto Z Play adalah smartphone kelas menengah dengan perpaduan CPU octa-core Snapdragon 625 2.0 GHz, RAM 3 GB, dan storage 32 GB. CPU Snapdragon 625 dapat menjalankan rata-rata game terbaru saat ini dengan lancar, seperti FIFA Mobile atau Clash Royale. Kapasitas RAM 3 GB pun sudah mumpuni untuk kebutuhan multitasking.

moto-z-play-02

Soal kamera, Moto Z Play juga bisa diandalkan. Modul kamera utamanya beresolusi 16 MP dengan teknologi Phase Detection Auto Focus dan laser auto focus. Untuk memotret, performanya sangat cepat dan responsif. Resolusi yang tinggi juga menjamin kualitas foto yang dihasilkannya. Namun yang agak kurang adalah saat memotret kurang cahaya, Anda bakal menemui cukup banyak noise dan color toneyang kurang akurat.

Mau rekaman video smartphone bebas guncangan? Pakai produk yang satu ini

Selanjutnya bicara baterai, apa yang bisa disajikan oleh Moto Z Play tergolong memuaskan. Membawa baterai 3.510 mAh, Moto Z Play bisa dipakai sekitar dua hari untuk browsing dan eksis di media sosial. Tapi kalau suka bermain game, daya tahannya bakal berkurang namun tetap bisa nyala dari pagi hingga malam. Sementara untuk pengisian baterai, meski tidak ada fitur fast charging khusus, proses pengisian tidak memakan terlalu lama, kurang lebih dua jam, berkat port USB Type-C yang memang lebih cepat untuk transfer data dan daya.

Bagi para pencari smartphone dengan harga terjangkau dengan kinerja yang relatif memuaskan, Moto Z Play dapat menjadi salah satu pilihan teratas di daftar komparasi smartphone Anda.

Update (27/1/2017):

Moto Z yang dilengkapi berbagai Mods (gadget pendamping), di antaranya Mods kamera Hasselblad akhirnya tersedia di pasar Indonesia. Temukan paket bundling yang menarik di sini, untuk mendapatkan hasil foto dari smartphone yang lebih mengagumkan  

0 comments