NOW READING

Moto 360 for Women, Smartwatch Cantik untuk Si Energik

 1913
+
 1913

Moto 360 for Women, Smartwatch Cantik untuk Si Energik

by The Daily Oktagon
  • Salah satu keunikan khas dari Moto 360 adalah desain silindrisnya yang ikonik.
  • Konsisten dengan desain smartwatch, kotak kemasan dibuat melingkar dengan apik.
  • Meski kecil, ukuran smartwatch pas bagi kalangan wanita sporty yang gemar berolahraga. Pasalnya, bobot smartwatch terasa begitu ringan dan tidak menganggu aktivitas outdoor.

Selain fokus pada lini perangkat smartphone premiumnya, Lenovo juga tak kalah ingin menggeber lini smartwatch. Salah satu seri terbaru yang diluncurkan belum lama ini adalah Moto 360 second generation.

Sekadar informasi, smartwatch ini adalah generasi kedua Moto 360 yang diperkenalkan lewat gelaran IFA 2015. Hanya saja baru bisa diluncurkan di pasaran Tanah Air pada tahun lalu.

Uniknya, Moto 360 second generation melenggang dalam beberapa varian. Pada saat pertama kali diperkenalkan, Lenovo merilis 4 varian Moto 360 second generation, ada Cognac Leather (46mm), Small Black Leather (42mm), Sport Black (45mm) dan Rose Gold (42mm).

Kali ini, The Daily Oktagon berkesempatan untuk melakukan unboxing salah satu varian Moto 360 second generation, yaitu Moto 360 for Women. Tanpa berpanjang lebar, intip seperti apa isi kotak dari Moto 360 for Women!

Kemasan Unik Melingkar

Salah satu keunikan yang khas dari Moto 360 adalah desain silindrisnya yang ikonik. Konsisten dengan desain smartwatch, kotak kemasan pun dibuat melingkar dengan apik. Kami cukup terkesan saat pertama kali memegang kotak kemasan, tidak terlalu berat dan mudah dibawa dengan satu tangan.

Cukup dengan merobek halus lapisan selotip dan mengupasnya dengan gerakan circular, penutup kotak langsung terbuka tanpa merusak bagian dalam.

Setelah membuka penutup kemasan, perangkat Moto 360 langsung terpampang dengan manis di bagian tengah. Kami juga tidak kesulitan saat mengangkat perangkat dari bagian tersebut.

smartwatch

Pada bagian bawah, ada sejumlah starter pack yang kami dapatkan. Adapun di antaranya seperti booklet instruksi manual dan garansi, dock pengisian daya nirkabel dan kabel charger MicroUSB.

Sayangnya, perangkat charger yang hadir di Moto 360 first generation tak bisa digunakan untuk mengisi daya second generation.

Namun desain dock pengisian daya kami nilai sangat efisien dan tidak makan tempat. Selain itu, mengisi baterai smartwatch juga tak butuh waktu lama, hanya dalam hitungan detik dengan melingkarkan perangkat ke dock, otomatis ia akan terisi.

Yang kami nilai kurang adalah desain dari kabel charger MicroUSB. Kabel tidak bisa dicabut dari plug adapter, yang mana kurang praktis dan cukup aneh. Kabel ini pun pada akhirnya akan tetap digunakan untuk mencolok dock pengisian daya ketika pengisian berlangsung.

Proses pairing sendiri berlangsung dengan cepat dan tidak butuh waktu lama. Kami tidak mengalami masalah saat menghubungkan Moto 360 dengan Asus Zenfone 3. Setelah proses setup selesai, smartwatch langsung bisa digunakan.

Temukan ulasan berbagai smartwatch terbaru lainnya di sini

Desain Feminim nan Sporty

Smartwatch ini hadir dengan desain feminim namun tetap mengutamakan fungsionalitas dan efektivitas. Hadir pula dengan tali warna Rose Gold dengan ukuran diameter kecil.

Moto 360 for Women memiliki diameter 42mm, yang mana lebih kecil dari varian 46mm. Menurut kami, 42mm adalah ukuran yang pas bagi smartwatch khusus untuk wanita, karena biasanya pergelangan tangan wanita lebih kecil dan sulit mengenakan jam tangan dengan ukuran lebih besar.

smartwatch

Secara desain, aksen Moto 360 for Women benar sepadan dengan namanya sendiri, “For Women” atau untuk wanita. Tak ada perbedaan yang mencolok dari desain moto 360 for Women dengan Moto 360 pada umumnya.

Tampak dari depan, lingkaran silindris layar dilapisi material logam berwarna emas dan dipadankan dengan strap Horween Leather warna peach, yang jika dilihat dalam ruangan terang sebetulnya adalah rose gold.

Karena memang diperuntukkan bagi wanita, smartwatch ini tidak dapat digunakan di pergelangan tangan pria.

Lantas penasaran, kami pun menjajalnya di pergelangan pria, dan hasilnya tidak muat. Smartwatch terasa kecil di pergelangan tangan pria yang pada umumnya lebih besar ketimbang wanita.

Meski kecil, ukuran smartwatch kami rasa sangat pas bagi kalangan wanita generasi ‘jangan kasih kendor’, yaitu kalangan sporty yang gemar berolahraga.

Baca: Kelly Tandiono, model populer yang sporty dan gemar teknologi

Pasalnya, bobot smartwatch terasa begitu ringan dan tidak menganggu aktivitas outdoor sekalipun.

Sekadar informasi, Moto 360 for Women ditopang dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 400 1.2GHz, RAM 512MB dan kapasitas penyimpanan 4GB. Dapur pacu ini kami nilai pas dan tidak kurang serta tidak lebih untuk sekelas smartwatch.

smartwatch

Berbeda dengan varian 46mm yang mengusung layar LCD 1,56 inci dengan resolusi 360×330, varian 42mm justru hadir dengan layar lebih leci, LCD 1,37 inci dengan resolusi 360×325. Kedua ukuran dilengkapi dengan lapisan Gorilla Glass 3.

Secara keseluruhan, setelah melakukan unboxing, kami berkesimpulan: Moto 360 second generation—khususnya for Women—hadir dengan sejumlah peningkatan, baik dalam kemasan dan spesifikasi.

Tentu, ini merupakan poin plus bagi Lenovo karena benar-benar serius dan konsisten dalam mengemas smartwatch-nya menjadi perangkat premium namun tetap mengutamakan fungsionalitas, khususnya bagi aktivitas olahraga.

0 comments