NOW READING

Mobil Listrik Ternyata juga Tidak Ramah Lingkungan

 795
+
 795

Mobil Listrik Ternyata juga Tidak Ramah Lingkungan

by The Daily Oktagon
  • Quick Fact

Mobil listrik ternyata menghasilkan polusi dengan kadar racun yang berbahaya.

Mobil listrik sebenarnya tidak benar-benar ramah lingkungan. Ini karena mobil jenis ini memliki bobot yang lebih berat dibandingkan mobil konvensional. Hal inilah yang mendatangkan petaka. Bobotnya yang berat tak hanya berpengaruh buruk bagi kenyamanan berkendara, melainkan juga dapat menimbulkan polusi berbahaya.

Baca juga: Ac2ated Sound, Audio Mobil Futuristik yang Tak Butuh Speaker

Foto: Shutterstock

Saat ini, salah satu masalah yang kerap dihadapi oleh produsen adalah bagaimana caranya mereka bisa membuat mobil listrik dengan bobot ringan. Cukup sulit mendesain dengan berat yang minimal, karena mobil jenis ini membutuhkan baterai sebagai sumber tenaga. Namun, baterai inilah yang membuat bobotnya menjadi begitu berat.

Dilansir dari The Sunday Times, sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Atmospheric Environment menemukan bahwa mobil listrik ternyata menghasilkan polusi dengan kadar racun yang nyaris setara emisi dari mobil bermesin diesel. Hal itu bisa terjadi karena bobot mobil listrik yang berat menyebabkan ban dan remnya bekerja secara ekstra.

Hasilnya, rem dan ban melepaskan partikel debu halus ke udara. Jumlah partikel debu itu diketahui lebih banyak dibandingkan mobil biasa. Dampaknya tak bisa dianggap sepele, karena jika kadarnya tinggi bisa membuat seseorang terkena serangan jantung, stroke dan asma.

Baca juga: Canggihnya Teknologi Mobil Tanpa Sopir Buatan Apple

Foto: Shutterstock

Untuk mengatasi masalah bobot mobil listrik yang berat itu, pabrikan mobil menggunakan berbagai cara guna mengatasinya. Mulai dari penggunaan material serat karbon yang ringan untuk bodi mobil, mengurangi beban speaker, hingga meminimalisir bobot baterai yang menjadi sumber tenaga.

Ke depannya, mobil listrik diharapkan bisa lebih sempurna dengan bobot yang jauh lebih ringan.

0 comments