NOW READING

Mira Sahid, “Emaknya” para Emak Blogger

 1778
+
 1778

Mira Sahid, “Emaknya” para Emak Blogger

by The Daily Oktagon
  • Membagi waktu menulis di blog dan kegiatan lainnya, menurut Mira Sahid, mudah untuk dilakukan selama semuanya dikerjakan dengan senang
  • Meski sudah punya pembaca setia di blog miliknya, Mira Sahid tidak berniat untuk me-monetize blog miliknya dengan Google AdSense.
  • Posisi blogger masih dipertimbangkan di tengah-tengah vlogger atau influencer lainnya yang memanfaatkan konten multimedia nonteks.

Kalau Anda seorang perempuan dan suka nge-blog, nama Mira Sahid kemungkinan besar cukup akrab di telinga. Ya, perempuan kelahiran Bandung ini merupakan pendiri Kumpulan Emak Blogger (KEB).

Dari namanya, bisa ditebak bahwa KEB adalah komunitas yang menaungi blogger perempuan. Tapi, jangan sampai terkecoh juga karena tidak semua anggota KEB adalah “emak-emak”. Ada anggota KEB yang usianya masih belasan tahun dan belum menikah.

Blogger, terlebih blogger profesional, kini tidak jarang dianggap pula sebagai influencer. Oleh sebab itu, jangan heran kalau Anda akan menemukan sejumlah blogger turut serta di sebuah acara.

Terang saja, blogger profesional memang sudah punya basis massa –pengikut dan pembaca setia– yang jelas, sehingga mereka pun diundang untuk meramaikan dan mempromosikan acara tersebut.

The Daily Oktagon berkesempatan mewawancarai Mira Sahid belum lama ini, berbincang tentang dunia blogger; mulai dari latar belakang Mira Sahid menjadi blogger, cara mempromosikan blog, hingga kiat blogger bertahan di tengah-tengah konten multimedia yang makin menggeliat. Berikut perbincangannya:

Mengapa Anda memutuskan untuk menjadi seorang blogger secara serius?

Di dunia blogging ini ternyata ada banyak peluang yang dapat menghasilkan uang. Selain itu, blogging juga merupakan rekam jejak perjalanan kehidupan saya.

Bagaimana Anda mengelola atau membagi waktu antara bekerja, menulis di blog, keluarga, dan lainnya?

Gampang saja, kok. Yang penting semua itu dikerjakan secara senang. Kalau dipikirkan, sebenarnya banyak banget yang harus dikerjakan. Yang penting atur waktunya, biasakan aktivitasnya. Insya Allah dengan pembiasaan tersebut kita bisa menemukan ritme yang pas.

Seperti apa gaya Anda menulis di blog?

Kalau saya pribadi merasa tulisan saya masuk dalam kategori metro pop; gaya bahasa tulisan santai dengan menggabungkan bahasa-bahasa keseharian. Tujuannya, supaya pembaca lebih nyaman saja sih dalam membaca tulisan saya.

Topik apa yang paling sering Anda bahas di blog?

Parenting dan pengembangan diri; blog saya bisa dilihat di mirasahid.com. Sesekali juga saya menulis tentang jalan-jalan atau seputar yoga.

emak blogger mira sahid

Biasanya, bagaimana sih teknis pengerjaan tulisan yang Anda lakukan saat nge-blog?

Saya biasanya lebih suka menggarap tulisan lewat laptop; kebetulan saat ini saya sedang menggunakan Samsung Ultrabook, karena ringkas dan mudah dibawa kemana-mana.

Kalaupun sedang tidak bisa buka laptop (atau lagi mobile) tapi pingin banget nulis, biasanya saya bikin draft lewat fitur Compose di email pada smartphone saya, lalu di-Save; untuk nanti saya salin jika sudah bisa buka laptop lagi.

Sejauh ini, smartphone yang saya gunakan, yaitu iPhone 6 dan Asus ZenFone 3, cukup nyaman untuk menulis Draft saat ide atau inspirasi muncul di tengah perjalanan.

Baca juga ulasan tentang deretan generasi Zen terbaru dari Asus, di sini

Hal apa yang sangat Anda sukai selama menjadi blogger?

Saya menemukan personal branding saya sendiri. Selain itu, saya juga mendapatkan banyak teman di seluruh Indonesia.

Untuk mempromosikan blog, manakah yang paling efektif menurut Anda: menjadi bagian dari komunitas, melalui media sosial, atau melalui influencer?

Kalau untuk promosi blog saja, bergabung dalam komunitas adalah cara yang paling efektif karena kita menjadi kenal dan dikenal. Namun, tidak bisa dimungkiri, promosi melalui media sosial, atau menjadi influencer pun, membantu blog kita agar dikenal. Hanya saja, biasanya semua berangkat dari komunitas.

emak blogger mira sahid

Tampilan blog mirasahid.com

Anda sudah punya pengunjung setia di blog. Namun sepertinya Anda tidak memasang Google AdSense di blog Anda. Apakah tidak ada niat untuk me-monetize blog melalui Google AdSense?

Saya tidak fokus ke google AdSense karena memang belum menemukan passion di bagian itu.

Tantangan apa yang pernah atau sering Anda hadapi sejauh ini?

Hmm, apa ya… Kalau bicara tantangan di dunia blog, adalah ketika bagaimana caranya kita menjaga image kita dengan baik. Bukan berarti kita menjadi orang lain, melainkan jadi diri sendiri, namun etika tetap harus dijaga. Karena apa yang kita tulis, baik dalam blog atau status di media sosial, selamanya akan terekam dalam mesin pencari.

Sebagai blogger, apa impian terbesar Anda yang telah dan belum terwujud?

Mimpi saya di dunia blog ini tidak terlalu ngoyo kok. Karena blogging buat saya adalah hobi dan terapi jiwa. Jikapun ada hal-hal yang didapatkan di dunia blog, itu adalah bagian dari bonus dari apa yang saya fokuskan selama ini.

Baca juga bahasan tentang travel blogger, yang bersenang-senang sembari menyebarkan kebaikan

emak blogger mira sahid

Anda merupakan pendiri Kumpulan Emak Blogger (KEB). Apa yang memotivasi Anda mendirikan KEB?

Awalnya adalah ketika saya merasakan rindu dengan dunia blogging. Sejak ngeblog tahun 2008, saya sempat vakum, lalu terbersit untuk mengumpulkan teman-teman blogger lainnya dalam satu grup Facebook. Maka, pada 12 Januari 2012 terbentuklah KEB; situsnya di emak2blogger.com.

Di tengah gempuran konten multimedia seperti video, dalam perspektif Anda sebagai blogger, apakah konten tulisan di blog masih diminati banyak orang?

Masih, kok. Karena setiap hari pun selalu saja ada member baru yang tertarik untuk ngeblog. Begitupun dengan brand, banyak dari mereka yang masih menggunakan blogger sebagai media informasi untuk menuliskan produk-produk mereka.

Apa yang harus dilakukan oleh blogger untuk bisa bertahan atau eksis seiring dengan eksistensi vlogger yang tengah naik daun?

Tetap fokus saja membangun konten yang menarik di blog, pertahankan niche-nya, perluas networking-nya. Di samping itu, jaga juga hubungan baik.

Tapi Anda sendiri juga pasti mengambil gambar, entah buat foto pendukung tulisan atau video. Biasanya, kamera apa yang digunakan?

Iya, biasanya lebih ke foto. Dan saya menggunakan kamera mirrorless Canon M2, dengan lensa DSLR 50mm.

Ikuti juga tips jitu untuk memberi kamera mirrorless berikut ini

Selain menulis di blog, kegiatan apa yang paling sering Anda lakukan dengan memanfaatkan koneksi internet. Video atau music streaming mungkin?

Saya suka berlatih yoga di rumah, jadi, kadang-kadang suka saya rekam juga. Ada sebagian yang saya upload ke YouTube. Ada juga di Instagram akun yoga saya.

Kalau mendengarkan musik, jangan ditanya. Biasanya saya selalu mendengarkan musik sambil bekerja, melalui YouTube, atau layanan music streaming.

Punya tips untuk mereka yang mau mengelola blog mereka secara serius?

Temukan dulu passion menulisnya. Karena kalau seseorang sudah serius ingin mengelola blog, artinya harus continue melakukan update tulisan. Percantik tampilan blog dan jangan lupa juga membangun brand yang baik untuk personal dan juga untuk blog-nya.

Menekuni blog dan membuatnya serius, bukan sekadar bicara soal uang, tetapi juga membantu kita, seperti apa kelak kita dikenang. Dan blog adalah media yang mewakili adanya diri kita di dunia ini. Maka, tetaplah menulis, Kamu akan tahu siapa dirimu.


Dari tanya-jawab bersama Mira Sahid, beberapa poin penting yang patut digarisbawahi adalah, faktanya blogger masih dipertimbangkan di tengah-tengah vlogger atau influencer lainnya yang memanfaatkan konten multimedia nonteks.

Selain itu, bergabung di komunitas ternyata mampu memberikan dua keuntungan sekaligus yaitu menjadi kenal dan dikenal.

Yuk, ngeblog yuk!

0 comments