NOW READING

Microchip untuk Pembayaran Transportasi, Bagaimana Bisa?

 870
+
 870

Microchip untuk Pembayaran Transportasi, Bagaimana Bisa?

by The Daily Oktagon
  • Swedia sudah menggunakan microchip seukuran beras untuk pembayaran transportasi.
  • Teknologi ini dipelopori oleh SJ Rail untuk mempermudah pembayaran jasa.
  • Hadirnya teknologi ini menunjukkan Swedia sebagai salah sayu negara dengan kemampuan teknologi yang tingg.

Bicara sistem pembayaran transportasi yang maju, Swedia bisa dijadikan contoh. Pembayaran sistem transportasi di negara tersebut sudah memakai sistem yang lebih canggih lagi.

Swedia sudah menggunakan sebuah microchip yang ditanam pada tangan pengguna sehingga para pengguna transportasi di negara tersebut tidak perlu mengeluarkan dompet atau pun kartu khusus untuk membayar jasa transportasi. Berikut ulasan mengenai kemajuan teknologi system pembayaran transportasi di negara Skandinavia tersebut.

Foto: Shutterstock

Sebesar Butir Beras

Chip yang ditanam pada tangan pelanggan mempunyai ukuran yang sangat kecil, yaitu seukuran beras. Chip ini ditanamkan dengan cara disuntikkan menggunakan alat khusus agar bisa stabil. Microchip dipasangkan diantara ibu jari dan juga telunjuk agar mudah untuk dipindai oleh alat penerima khusus.

Penemuan terbaru ini menggunakan teknologi yang sama dengan NFC (Near Field Communication). Jadi alat ini bisa langsung bekerja apabila didekatkan dengan receiver-nya. Penanaman microchip ini akan mempermudah proses penyimpanan data dan juga pembayaran karena tidak memerlukan alat tambahan saat pembayaran.

Setelah menggunakan transportasi online apakah perlu memberikan tip?

Foto: Shutterstock

Dipelopori Oleh SJ Rail

Salah satu operator transportasi dalam bidang perkeretaan di Swedia, SJ Rail, telah menggunakan sistem pembayaran dengan chip ini sejak Juni 2017 lalu. Chip ini berfungsi sebagai pengganti tiket dan juga sistem pembayaran yang sebelumnya menggunakan sistem konvensional. Pengguna yang ingin menggunakan kereta SJ Rail diharuskan untuk memasang microchip tersebut di lengan mereka.

Melansir Independent, Pengguna implan microchip ini sudah mencapai 2000 orang. Jumlah ini sebagian besar terdiri dari para pekerja yang menggunakan kereta untuk mencapai tujuan mereka. Selain itu, ternyata sudah terdapat 200 orang yang mendaftarkan diri untuk program royalty SJ Rail untuk mendapatkan chip tersebut. Tiket yang dipesan melalui aplikasi SJ Rail akan langsung diterima oleh chip tersebut sebagai tanda masuk kereta.

Foto: Shutterstock

Menunjukkan Kemajuan Teknologi Swedia

Penggunaan microchip sebagai tiket untuk penggunaan kereta menunjukkan betapa majunya penggunaan teknologi di negara Swedia. Sistem pembayaran digital di Swedia sudah mencapai 98% dan sisanya yang masih menggunakan pembayan dengan sistem konvensional. Hal ini termasuk dengan penggunaan kartu kredit untuk pembayaran.

Implementasi pembayaran digital di negara ini juga dikatakan cukup cepat. Melansir Independent, semua hal yang berkenaan dengan teknologi harus bisa diterapkan dalam jangka waktu satu tahun. Hal ini disebabkan karena jika tidak diterapkan secara cepat, maka akan hadir teknologi baru yang lebih baik dan menggantikan teknologi yang sudah ada.

Inggris mengawasi penggunaan teknologi mobil otonom, lihat lengkapnya di sini.

Foto: Shutterstock

Tampaknya negara kita harus berkaca kepada Swedia untuk sistem pembayaran terpadu. Selain itu, banyak sekali hal yang perlu dicontoh agar semua sistem pembayaran di Indonesia, khususnya transportasi menjadi lebih tertata. Hal ini nantinya akan berdampak pada meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi umum yang disediakan pemerintah.

0 comments