NOW READING

Menjadi Seorang Pembuat Komik pada Era Digital

 2023
+
 2023

Menjadi Seorang Pembuat Komik pada Era Digital

by The Daily Oktagon
  • Beragam platform komik digital mulai muncul di Indonesia.
  • Para komikus digital juga banyak bermunculan.
  • Menjadi komikus bisa memberikan manfaat dalam banyak hal.

Kegiatan membaca tentu mengasyikkan bagi beberapa orang, termasuk membaca komik. Minatnya yang tidak pernah turun membuat banyak animator memberanikan diri menghasilkan karya komik. Dari genre drama, romantis, horor, hingga komik strip bemuncul di berbagai platform komik. Di Indonesia, beragam platform komik digital mulai muncul seperti Ngomik, Makko, dan yang paling populer, Line Webtoon.

Selain wadahnya yang dapat diunduh pada Android maupun iOS, komikus digital juga banyak bermunculan. Beberapa yang cukup dikenal seperti Komikaze dan Tahilalats. Salah satu yang terpopuler adalah Si Juki yang sudah dibuatkan film. Para komikus ini bukan hanya mengunggah karya melalui aplikasi yang sudah ada, tetapi juga melalui media sosialnya. Meski peminatnya belum terlalu besar, tetapi menjadi komikus bisa memberikan manfaat dalam banyak hal.

Baca juga : Membangkitkan Komik Indonesia Lewat Media Sosial

Belajar Membuat Komik Digital

Bagi penyuka komik, beberapa dari mereka juga ingin terjun langsung dan menekuni profesi komikus. Memang cukup berat untuk melakukannya karena dibutuhkan kemampuan menggambar sekaligus bercerita. Untuk mempelajarinya, beberapa universitas di Indonesia saat ini sudah mulai menyediakan jurusan animator untuk mengasah bakat. Latih juga kemampuan menggambar menggunakan aplikasi dan perangkat digital yang sudah tersedia saat ini.

Terdapat perangkat dan aplikasi digital yang tersedia dan bisa dicari dengan mudah. Aplikasi yang biasa digunakan komikus antara lain adalah Manga Studio 5, Comicworks dan SketchBook Pro. Bisa juga menggunakan Corel Draw atau Adobe Photoshop CC dan pelajari cara menggunakannya untuk membuat gambar tokoh. Tambahkan perangkat keras seperti pen tablet dari Huion atau Wacom untuk memaksimalkan hasil gambar.

Yakinkan Diri untuk Menjadi Komikus

Untuk mulai menekuni profesi ini, pastikan dulu bahwa Anda siap menerima segala tantangan yang akan dihadapi. Terdapat beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian. Pertama, tidak perlu gambar bagus untuk menghasilkan satu komik. Memang kemampuan menggambar menjadi satu hal utama yang harus dimiliki seorang komikus. Namun, jalan cerita dalam komik yang lebih diminati para pembaca. Membuat cerita dan menggambarkannya dalam komik bukan perkara mudah. Cari saja ide cerita yang sederhana seperti yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Lalu, tidak memiliki perangkat dan aplikasi di atas bukan berarti tidak bisa menjadi komikus. Gunakan saja pensil dan kertas, juga pewarna tambahan. Kemudian hasilnya bisa difoto atau di-scan. Unggah karya ini melalui media sosial pribadi pun sudah menjadi satu hal yang bisa dinikmati pengguna internet lainnya. Jangan lupa untuk selalu melatih kemampuan menggambar yang dimiliki. Bakat yang semakin terasah akan dapat menghasilkan satu karya sederhana, tapi bisa membanggakan.

Baca juga : Lima Aplikasi Lucu yang Bisa Membuat Tertawa Sepanjang Hari

Sejuta Manfaat Profesi Komikus

Menekuni profesi komikus saat ini masih dipandang sebelah mata oleh banyak orang di Indonesia. Mereka mengganggap bahwa pekerjaan menggambar tidak dapat menghasilkan apa pun. Namun, pendapat ini bisa dibantah karena kemajuan teknologi yang sangat pesat sekarang ini. Seorang komikus pada umumnya memang sudah memiliki hobi menggambar sebelumnya. Pekerjaan membuat komik pun bisa dilakukan dengan menyenangkan karena sudah menjadi passion sejak awal melakoninya.

Jika sudah yakin, mereka bisa mengunggahnya pada media sosial terlebih dahulu supaya dikenal banyak orang. Hal ini tentu dapat memberikan popularitas kepada seorang komikus yang karyanya diapresiasi masyarakat. Bisa juga dengan menerbitkannya pada situs seperti ngomik.com atau aplikasi Line Webtoon. Nantinya, komikus yang karyanya diakui bisa mendapatkan penghasilan yang cukup untuk tambahan hidup sehari-hari.

Memiliki bakat menggambar harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Meski hanya pekerjaan sampingan, tetapi tetap bisa memberikan pendapatan yang menguntungkan.

0 comments