NOW READING

Mengintip Ketajaman Hasil Jepretan Nikon DF 50mm

 2900
+
 2900

Mengintip Ketajaman Hasil Jepretan Nikon DF 50mm

by The Daily Oktagon

Nikon memang dikenal sebagai vendor yang memerhatikan kualitas tiap jajaran produk kameranya. Hal tersebut dibuktikan lewat kamera DSLR seri DF, yang mana berhasil mempertahankan kualitas gambar dari fitur yang ditawarkan.

Di tengah banyaknya kamera DSLR yang menghadirkan kualitas ciamik dengan segudang fitur canggih, Nikon DF justru hadir dengan desain sederhana yang terinspirasi dari kamera retro, namun mampu menghasilkan kualitas gambar jauh lebih baik dari pesaing yang ada di kelasnya.

Berbekal metode penggunaan yang sederhana namun intuitif, Nikon DF didukung sejumlah keunggulan yang patut diulik. The Daily Oktagon pun berkesempatan mengulas kamera ini lebih mendalam. Simak ulasan Nikon DF berikut ini.

Nikon DF 50mm

Hasil jepretan kamera Nikon DF 50mm. (Sumber: stevehuffphoto.com)

Kualitas Gambar Tajam dan Kental

Satu poin unggul yang paling dibanggakan Nikon DF adalah kualitas gambarnya yang begitu sempurna.

Mengusung tagline “Pure Photography”, kamera berlensa 50 mm dengan bukaan f/1.8 ini disokong full-frame FX-format CMOS sensor 16.2MP dan EXPEED 3 Image Processor yang mampu menciptakan gambar beresolusi tinggi lengkap dengan rendition warna, gradasi tonal, detail shadow dan highlight yang begitu baik.

Nikon DF 50mm

Nikon DF juga memiliki rentang sensitivitas ISO 100-12.800 yang dapat lebih diperluas untuk ISO 50-204.800 agar pengguna bisa mendapatkan gambar dalam kondisi minim pencahayaan dan membidik gambar dalam modus kontinuitas hingga 5,5 fps (frame per second).

Ketajaman gambar yang dihasilkan tercipta berkat hadirnya sistem Multi – CAM 4800 AF yang menggunakan 39 poin titik pada frame dengan sembilan cross-type point untuk akurasi saat memotret dalam pencahayaan yang sulit. Adanya tujuh sensor pusat yang kompatibel dengan f/8 juga membantu kinerja autofocus lebih lama.

Baca juga ulasan Nikon KeyMission 360 untuk hasil foto 360 derajat

Sementara, kentalnya warna yang bergulir di gambar-gambar hasil jepretan DF dihasilkan oleh accurate metering exposure lewat sensor RGB 2.016 pixel dan Nikon Scene Recognition System.

Sensor ini mampu menganalisa semua aspek termasuk tingkat kecerahan, kontras, warna dan mampu membandingkan aspek tersebut ke database on-board untuk menentukan nilai eksposur yang tepat dan konsisten. Selain itu, white balance, autofocus dan flash i-TTL metering juga menggunakan sistem tersebut.

Nikon DF 50mm

Sistem tersebut juga dimanfaatkan untuk metering exposure, dimana bermanfaat untuk menganalisis dan mengidentifikasi pelajaran berdasarkan panning dan gaya pengambilan gambar berbasis pelacakan.

Hadirnya fitur Spot White Balance kami nilai bisa digunakan dalam modus live view untuk menyeleksi pin, semacam titik area putih dalam adegan untuk menyeimbangkan warna. Sementara, DF juga menawarkan built-in HDR dan Active D-Lighting, serta pengaturan Picture Control yang bisa dipakai untuk memperbaiki tampilan, warna dan kontras.

Simak juga tips untuk memindahkan foto dari DSLR ke smartphone tanpa komputer

Desain Estetis yang Dipadukan dengan Performa Sempurna

Menurut kami, Nikon DF memiliki desain yang sederhana namun sarat dengan nilai estetika yang begitu tinggi. Kamera ini menghadirkan skema kontrol abadi dengan presisi kontemporer di mana pengguna bisa menggunakannya dengan mudah dan juga langsung dari semua fitur bukaan kamera.

Bermaterial Magnesium Alloy, desain DF terasa lebih sempurna berkat skema lontrol manual dengan antarmuka yang mempermudah penggunaan lebih efisien saat bekerja.

Nikon DF 50mm

Selain itu, desain DF dirancang sesuai untuk memenuhi kebutuhan fotografer profesional, termasuk operasi mekanik khusus kecepatan rana (shutter speed), sensitivitas ISO, kompensasi eksposur, mode eksposur dan melepaskan control mode serta penggabungan pentaprism jendela bidik yang terang, slot kabel rilis, hot shoe dan flash sync terminal.

Tak sampai disitu, keleluasaan penggunaan DF juga hadir lewat layar LCD 3,2 inci dengan monitor 921k-dot yang bisa digunakan untuk live view shooting, serta memperbesar gambar hingga 19 kali.

Nikon DF 50mm Steve Huff Photo

Foto dramatis yang dipotret dengan Nikon DF 50mm. (Sumber: stevehuffphoto.com)

DF memiliki lensa yang dilengkapi sistem mount yang telah dikembangkan dan diintegrasikan tuas kopling metering untuk memungkinkan penggunaan kedua AI (Aperture Index) dan lensa non AI. Dengan kata lain, selain mendukung saat AF-S, AF-D, dan lensa AF NIKKOR, fokus manual, lensa non AI juga bisa digunakan tanpa modifikasi.

Kami simpulkan, Nikon DF benar-benar menjadi sebuah kamera yang mengakomodasi kebutuhan fotografer profesional, terlebih lagi untuk konsistensi pewarnaan dan kualitas foto yang diambil. Nikon DF tak sekadar mengandalkan desain, namun juga mengutamakan output yang begitu jauh di atas kata sempurna di mata awam serta profesional.

Anda mungkin tertarik juga dengan ulasan kamera Nikon D750, DSLR full frame dengan koneksi Wi-Fi

0 comments