NOW READING

Mengenal Budaya Indonesia di Galeri Indonesia Kaya

 852
+
 852

Mengenal Budaya Indonesia di Galeri Indonesia Kaya

by The Daily Oktagon
  • Mengenal kebudayaan Indonesia bisa dilakukan dengan beragam cara.
  • Salah satunya dengan datang ke Galeri Indonesia Kaya yang memberikan ragam budaya Indonesia menggunakan digital.
  • Selain galeri, terdapat juga auditorium yang menampilkan kesenian budaya para seniman di setiap minggu.

Begitu banyak kesenian budaya yang ada di Indonesia. Seni tari, musik, hingga teatrikal yang menggabungkan keduanya. Namun, dewasa ini masyarakat Indonesia sendiri seperti kurang tertarik untuk mengenal kebudayaan Tanah Air. Mereka beranggapan bahwa budaya Indonesia memiliki kesan ‘tua’ dan kurang menarik untuk diketahui. Untuk alasan itu Djarum Foundation bekerja sama dengan Grand Indonesia membuat sebuah wadah publik bernama Galeri Indonesia Kaya. Lalu apa saja isi dari galeri ini? Berikut informasi selengkapnya.

 

Foto: Galeri Indonesia Kaya

Tujuan Galeri untuk Indonesia

Galeri Indonesia Kaya (GIK) adalah sebuah sarana publik yang dibuat oleh Bakti Budaya Djarum Fondation. Galeri dibuat dengan tujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat secara luas. Lokasinya berada di Grand Indonesia yang cukup strategis untuk para pengujung yang ingin melihat isi di dalamnya. Tanpa dipungut biaya, pengunjung bisa mengenal budaya Indonesia secara lengkap. Selain itu, setiap akhir pekan selalu ditampilkan pagelaran seni yang dapat ditonton siapa saja.

Target pengunjung yang diincar GIK adalah anak hingga remaja yang tentu akan menjadi generasi penerus bangsa. Djarum Fondation sendiri memiliki misi untuk membantu Indonesia kembali menjadi negara adidaya dalam bidang kesenian. “Kita melihat potensi para pekerja seni di Indonesia itu luar biasa, sangat besar sekali,” ungkap Renitasari Adrian, selaku Program Director Bakti Budaya, Djarum Fondation. GIK sendiri diresmikan pada 2013 dengan isi pameran yang ditampilkan dengan memanfaatkan dunia digital.

 

Foto: Galeri Indonesia Kaya

 

Mau tahu aplikasi yang ‘Indonesia Banget’? Baca artikel berikut.

Isi Galeri yang Serba Digital

Pengunjung dapat menemukan berbagai kebudayaan Indonesia yang disajikan secara lengkap. Saat memasuki galeri, pengunjung akan disapa oleh dua orang yang secara virtual. Kemudian, terdapat sebuah video mapping pewayangan Mahabaratha yang sangat menarik untuk dilihat. Semakin dalam, pengunjung langsung disuguhkan dengan sebuah layar yang bisa mengkaliberasi diri saat menggunakan pakaian adat. Pakaian ini berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Sumatera, hingga Papua.

Lalu, terdapat dua layar yang memberi fitur untuk memainkan alat musik tradisional secara digital. Lagu dari berbagai daerah di Indonesia bisa dipilih dan pengunjung akan mendapat panduan untuk memainkannya. Ada juga pengetahuan mengenai makanan dari berbagai daerah yang sangat lengkap dan patut untuk diketahui. Informasi mengenai batik juga disuguhkan pada galeri dan terdapat beberapa kain yang dipajang pada etalase. Pengunjung juga dapat membuat desain batik sendiri pada kartu pos yang bisa langsung dicetak dan dibawa.

Kecanggihan teknlogi lainnya adalah terdapat kacamata VR yang memberikan dua hal menarik seputar Indonesia. Tampilan yang pertama adalah pemandangan bawah air dari laut Indonesia yang sangat indah. Konten kedua, yaitu pengetahuan mengenai arca-arca peninggalan jaman dahulu secara detail. Terdapat juga sebuah layar besar yang membuat pengunjung merasa mengelilingi seluruh Indonesia melalui balon udara. Setiap ikon pada kota yang dituju akan terlihat, seperti Jam Gadang di Sumatera Barat atau Tugu Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Foto: Galeri Indonesia Kaya

 

Sekarang tak perlu repot berbelanja ke pasar tradisional, cari tahu alasannya di artikel berikut.

Pagelaran Seni untuk Melestarikan Budaya

GIK juga menyediakan fasilitas auditorium dengan kapasitas hingga 150 orang. Para seniman dari Jakarta maupun daerah lain dapat menampilkan karya seni mereka secara cuma-cuma. Berbagai kesenian seperti drama atau musik, dengan makna masing-masing berupa filosofi yang positif yang dapat dipelajari oleh penonton. Pagelaran seni ini juga bisa ditonton melalui layanan streaming di Facebook dan diunggah pada situs Youtube sehingga pementasan tersebut dapat ditonton di mana saja. GIK mementaskan berbagai penampilan kesenian dua hari pada setiap akhir pekan.

Selain melestarikan budaya, pementasan pada galeri juga melibatkan banyak orang di dalamnya. Hal ini tentu memberikan lapangan pekerjaan secara khusus bagi para pekerja seni atau pihak lainnya. Fungsi galeri pun bertambah, tidak hanya memperkenalkan budaya tetapi juga memberdayakan manusia secara luas. Untuk itu, peran masyarakat umum sangat penting saat mengunjungi Galeri Indonesia Kaya. Bukan hanya belajar, tetapi juga bisa menghargai karya seni dengan cara menonton pementasan seni tersebut.

 

Foto: Galeri Indonesia Kaya

 

GIK menjadi sarana belajar budaya dengan cara modern, menyenangkan, mudah, dan gratis. Membuat masyarakat lebih mencintai kebudayaan Tanah Air menjadi misi utama dari Djarum Fondation melalui GIK ini. Renitasari pun berharap semoga budaya Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. “Semoga makin banyak masyarakat Indonesia yang mengapresiasi kesenian budaya Indonesia karena penonton menjadi satu bagian penting dalam seni pertunjukan,” tambah Renitasari. Oleh karena itu, cintai dan hargailah budaya negeri sendiri agar tidak mati dan lekang oleh waktu. Salam budaya.

0 comments