NOW READING

Mengeksplorasi Kekayaan Indonesia Lewat Instanusantara

 2400
+
 2400

Mengeksplorasi Kekayaan Indonesia Lewat Instanusantara

by The Daily Oktagon
  • Dengan jumlah 3.289 post dan 184 ribu pengikut, Instanusantara bisa dibilang sebagai salah satu komunitas fotografi dengan ragam konten menarik. Mereka pun memiliki tujuan mengajak para pengguna Instagram untuk terus berkarya dan mengeksplorasi kekayaan Indonesia.
  • Alasan Instanusantara lahir karena latar belakang di mana Indonesia memiliki potensi yang kuat untuk diekspos dunia, terlebih di warisan budaya dan kekayaannya
  • Kini, Instanusantara telah memiliki beberapa sub-komunitas yang tersebar di kota-kota besar Indonesia, termasuk Jakarta.

Instagram kini bukan lagi jadi platform untuk penggunanya sekadar berbagi foto dan video sebagai hobi.

Kenyataannya, media sosial milik Facebook tersebut telah ‘berevolusi’ menjadi tempat berkumpul para pecinta fotografi dari segala macam kategori. Mereka bergerilya dengan karya-karyanya yang mengesankan, di mana pada akhirnya bisa mengantongi ribuan likes. Pencapaian brilian tersebut memayungkan mereka pada sebuah komunitas.

Instanusantara salah satunya, komunitas fotografi ini merupakan salah satu dari banyaknya kelompok pengguna Instagram yang sudah mengukuhkan eksistensi karya-karyanya di Tanah Air. Awalnya, Instanusantara berdiri sebagai komunitas dengan visi untuk membawa keindahan alam Indonesia ke mata dunia.

Baca juga kumpulan tips untuk penggemar travel photography berikut ini

Sekarang, dengan jumlah 3.289 post dan 184 ribu pengikut, Instanusantara bisa dibilang sebagai salah satu komunitas fotografi dengan ragam konten menarik. Tak tanggung-tanggung, mereka pun memiliki tujuan mengajak para pengguna Instagram untuk terus berkarya dan mengeksplorasi kekayaan Indonesia dengan memanfaatkan perangkatnya.

Penasaran apa saja aktivitas Instanusantara sebagai salah satu komunitas fotografi yang eksis di Indonesia? Simak ulasan The Daily Oktagon secara ekslusif berikut ini.

Lahir Karena Bangga dengan Indonesia

Instanusantara lahir di tangan Andi Afriansyah. Instanusantara sengaja dibuat memang dengan tujuan untuk berkomunitas. Dari situ, ia menggalakan hashtag #Instanusantara di setiap foto dan video yang memamerkan konten keindahan alam Indonesia dan warisan budaya.

Kepada The Daily Oktagon, pria kelahiran Malang, 18 Februari 1990 ini, mengatakan bahwa media sosial saat itu (hingga sekarang) memiliki pengaruh yang kuat untuk membentuk komunitas. Karenanya, ia mengumpulkan anggota Instanusantara dengan memanfaatkan hashtag #instanusantara pada masing-masing konten foto dan video yang diunggah para pengguna Instagram.

andi afriansyah instanusantara

Andi Afriansyah, pelopor Instanusantara.

Lantas, mengapa harus Indonesia secara spesifik? Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang kuat untuk diekspos dunia, terlebih di warisan budaya dan kekayaannya. Dari situ, Andi berharap bahwa Instanusantara secara tak langsung juga berperan mempromosikan tempat-tempat wisata yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

“Saya bangga bisa jadi bagian dari Indonesia, kita bisa lihat negeri ini punya keragaman budaya dan keindahan alam yang luar biasa. Kenapa tidak kita bawa ini sebagai value yang perlu dilihat khalayak dunia?” kata Andi.

Andi yang paham betul soal media sosial, yakin bahwa Instagram bisa menjadi wadah yang pas untuk mengumpulkan para fotografer yang suka memotret keindahan alam Indonesia menjadi sebuah komunitas yang eksis. Alhasil, kini Instanusantara sudah mengantongi ratusan ribu pengikut.

instanusantara 1

Soal kriteria foto dan video, Andi menjelaskan selagi konten tersebut berkarakter Indonesia, entah itu alam, budaya, akan disortir oleh Insanusantara.

“Kami tidak membatasi anggota untuk berkreasi. Perangkat kamera jenis apapun, smartphone, kamera saku/action, kamera mirrorless atau juga DSLR, yang penting kontennya tetap Indonesia banget. Selain itu, anggota juga harus menggunakan foto sendiri dan tag lokasi di mana ia ambil foto tersebut,” ia melanjutkan.

Tersebar di Seluruh Indonesia

Meski berdiri di Malang, Andi mengatakan bahwa Instanusantara kini memiliki basis di beberapa kota besar Indonesia.

“Kita sudah ada beberapa basis untuk saat ini, dan masing-masing punya akun Instagram-nya lagi. Cuma untuk sentralisasi konten, di @Instanusantara saja,” kata pria lulusan Ilmu Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Beberapa kota besar tersebut, selain Malang ada Jakarta (@instanusantaraJakarta), Surabaya (@instanusantaraSurabaya), Yogyakarta (@instanusantaraDIY), Bali (@instanusantaraBali), Bandung (@instanusantaraBandung), Kuningan (@instanusantaraKuningan), Semarang, (@instanusantaraSemarang), Medan (@instanusantaraMedan) dan beberapa komunitas Instanusantara regional yang berada di Sulawesi.

“Kita juga ada @instanusantaraFeed, biasanya kami gunakan untuk mengumumkan acara-acara khusus kami,” sambungnya.

instanusantara 2

Sementara, selain hashtag #Instanusantara, Andi pun menjabarkan beberapa hashtag spesifik yang bisa digunakan anggota komunitas lain pada foto dan videonya.

“Ada banyak, beberapa di antaranya #instanusantaraLandscape, #instanusantaraMacro, #instanusantaraAnimal, #instanusantaraBW, #instanusantaraHI, #instanusantaraStreet dan #instanusantaraStillLife,” Andi memaparkan.

Simak pula ulasan tentang komunitas yang relevan dengan digital lifestyle dari sudut pandang praktisi

Program dan Challenge yang Rutin

Meski memiliki ratusan ribu pengikut yang tersebar di seluruh Indonesia, Andi mengatakan, Instanusantara punya ‘rahasia’ agar mereka terus menjaga kekompakan komunitas.

“Anggota kami banyak dan nggak mungkin untuk ketemu secara rutin, tapi kami ada beberapa program khusus agar terus menyemangati anggota supaya mereka terus berkarya,” katanya.

Program utama Instanusantara, lanjut Andi, adalah INUB (Instanusantara Upload Bersama). Program tersebut, mengajak para anggota untuk mengunggah foto atau video di akun pribadi Instagram masing-masing dengan hashtag #instanusantara dan lainnya (jika perlu).

Dari situ, pihak Instanusantara akan memilih foto setiap harinya sebagai “Instanusantara of The Day” dan “Instanusantara Challenge” setiap minggunya.

instanusantara 3

“Kita akan pilih dan unggah foto/video di akun Instanusantara. Kita juga punya tim khusus di masing-masing program, 10 orang di Instanusantara of The Day, 5 orang di Instanusantara Challenge dan sisanya admin regional,” Andi menambahkan.

Selain itu, Andi juga mengajak anggota aktif Instanusantara lain untuk mengadakan acara fotografi di kota masing-masing. Dari situ, anggota baru diharapkan akan mendaftar dari acara yang sudah digelar.

“Kami sudah sering adakan pameran, coaching clinic, hunting lokasi bareng. Pokoknya seru. Dari situ, uniknya ada yang belum join, setelah ikut jadi tertarik dan ketagihan foto-foto tempat yang kaya dengan budaya,” ia menjelaskan.

“Kalau event hunting, udah banyak banget. Yang paling sering sih kami udah coba ke Pulau Sempu, Bromo bareng Bromo Expedition. Belum lagi regional, mereka suka eksplor tempat-tempat yang belum terjamah. Pokoknya kontennya unik-unik. Saya senang Instanusantara sampai kini terus menyaring banyak anggota. Dengan begitu, rasa kesadaran kita terhadap kekayaan alam Indonesia kan lebih terasa,” pungkasnya.

Sudah mencoba Instagram Stories? Simak juga kompilasi ide seru untuk Instagram Stories di sini

0 comments