NOW READING

Menangkap Super Women Dalam Kamera

 1698
+
 1698

Menangkap Super Women Dalam Kamera

by The Daily Oktagon
  • Lomba foto model digelar di pelataran atrium utama One BelPark Mall, Fatmawati; tapi kali ini, tema unik yang jadi pembedanya dengan lomba foto lain.
  • Selain itu, lomba ini juga didesain dengan level teknis yang cukup “menjebak” untuk tingkat amatir juga¬†profesional.
  • Usai lomba, ada sajian penutup berupa seminar yang mengulas soal teknik dan passion di bidang fotografi.

Kegiatan lomba foto dengan model sebagai objeknya sudah menjadi hal yang biasa. Walau umumnya lomba semacam ini peminatnya semakin banyak, bumbu kreativitas harus ditambahkan agar hasil dari lomba foto model lebih kaya rasa.

Dengan bekal pemikiran tersebut, berlangsunglah sebuah lomba foto model yang lebih segar dan boleh dibilang unik. Siasatnya, dengan mengangkat ‘Super Women’ sebagai tema dasar dari lomba foto yang diselenggarakan di pelataran atrium utama One BelPark Mall, Fatmawati, Jakarta pada 10 Desember lalu.

Simak juga cerita penuh senyum dari para fotografer di ajang photo hunting Bali, di sini

“Kalau biasanya photo hunting dan foto model begitu-begitu saja, kali ini kami kasih tema agar sedikit berbeda dari yang sudah-sudah,” papar Event Manager Delta Event Organizer, Eko Febrianto selaku penyelenggara acara.

Lomba foto ini juga dilakukan bersama bazaar bertajuk Young & Creative Exhibition, serta seminar seputar dunia fotografi. “Semua rangkaian acara ada nilai art. Jadi lomba foto ini pun bagian dari aktivitas kreatif, seni,” jelas Eko. The Daily Oktagon sendiri menjadi sponsor acara.

Konsep Acara Unik

Delta Event Organizer tak sendirian dalam menggelar lomba foto kali ini. Mereka menjalin kolaborasi dengan komunitas fotografi id-photographer sebagai mastermind lomba.

Herosi Henderawan selaku anggota id-photographer dan penyelenggara memaparkan, tema ‘Super Women’ dikolaborasikan lagi dengan motor dan mobil, dengan menjalin kerja sama dengan rumah modifikasi The Bangors Custom yang menyediakan unit sepeda motor.

Pihak penyelenggara menyiapkan empat model yang mengenakan kostum super hero wanita. Untuk spot juga disediakan empat lokasi berbeda dengan masing-masing telah disediakan satu unit motor atau mobil. Peserta bebas untuk memilih spot dan model untuk diabadikan dan tidak dibatasi grup.

Kehadiran para “wanita super” dan puluhan fotografer tentu menarik perhatian pengunjung mal. Tercatat lebih dari 80 peserta yang mendaftar, baik pra-event maupun on the spot.

Selain dari tema yang membedakan dengan lomba serupa lainnya, hadiah yang ditawarkan juga menjadi pembeda sekaligus daya tarik peserta. “Selain uang tunai, juga ada kamera dan voucher dari Oktagon,” ungkap Eko.

Ikuti berbagai kegiatan dari Oktagon, yang salah satunya seperti workshop tentang travel photography berikut ini

Simple Namun Tak Mudah Secara Teknis

Selain unik dari lomba foto lain, menurut Herosi lomba ini memiliki level teknis yang cukup “menjebak”. Dengan menampilkan dua objek, model ‘Super Women’ dan kendaraan, peserta juga harus memperhatikan landscape yang menjadi latarnya.

“Dua objek menjadi kriteria penilaian utama dan background sebagai tambahan. Kalau dua objek tersebut sudah bagus, yang background tak perlu dilihat. Lomba ini bisa diikuti oleh level amatir, tapi perlu diperhatikan juga komposisinya,” ungkap Herosi.

Menangkap Super Women Dalam Kamera

Konsep lomba yang menarik diamini peserta. Jayadi misalnya, tertarik mengikuti lomba karena konsep acara relatif berbeda. “Biasanya kalau konsep model kan wanitanya biasa, ini Super Women, superhero,” ungkap Jayadi yang turut meramaikan lomba bersama dengan putranya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Sementara Candra Irahadi yang menggunakan senjata kamera DSLR Canon 60D berlensa 17-85mm awalnya tak pernah menyangka untuk menang. Ia yakin banyak jagoan fotografer yang turut serta dalam lomba sehingga ia menjalaninya untuk fun saja. “Kebetulan saya penyuka film superhero. Dandanan model yang apik dengan properti tambahan kendaraan membuat acara semakin mantap,” ujar Candra.

Kesulitan yang Candra alami selama lomba lebih kepada backlight yang sangat kuat di siang hari. “Tapi karena saya pakai dua flash yang manual sehingga hampir full power, kesulitan tersebut bisa diatasi,” jelasnya.

Menangkap Super Women Dalam Kamera

Peserta lain Ganjar Mustika juga menyetujui hal tersebut. Ia mengatakan bahwa semua set dari spot foto dan objek diposisikan menantang paparan sinar matahari. “Peserta termotivasi untuk bisa meredam (cahaya) matahari terbalik,” ujarnya. Pria asal Bandung dengan “senjata” Canon 5D Mark III dan 70D ini pun berhasil meraih Juara 2.

Para fotografer pun berhasil “melumpuhkan” para Super Woman hari itu. Lain kali, mungkin giliran Anda yang berhasil menaklukkan mereka lewat hasil foto yang menarik.

Baca juga ulasan event lain buat para penggiat fotografi, seperti yang belakangan diadakan terkait pengelolaan bisnis fotografi pre-wedding berikut ini

0 comments