NOW READING

Membuat Video Game Walkthrough yang Seru

 1005
+
 1005

Membuat Video Game Walkthrough yang Seru

by The Daily Oktagon

Sumber foto utama: Frozenbyte

  • Keahlian bermain video game bisa dijadikan alat untuk mendapatkan uang, yaitu dengan membuat video walkthrough dan kemudian diunggah ke YouTube.
  • Topik yang paling dipahami dan disukai dari sebuah video game bisa menjadi tema yang menarik untuk dijadikan sebuah video walkthrough.
  • Mendengarkan apa yang diinginkan penonton akan mendorong penonton menyaksikan video-video lain yang kita unggah ke YouTube.

Bermain video game tidak hanya untuk mengisi waktu luang dan menyalurkan hobi. Dengan bermain videogame kita juga bisa menghasilkan uang dengan membuat video tentang game yang kita mainkan (walkthrough) dan kemudian kita unggah ke YouTube.

Menekuni karier sebagai pembuat konten di YouTube yang membahas tentang video game tidak bisa dianggap sebelah mata. Bila berhasil memikat banyak penonton, bukan tidak mungkin bisa menjadi mata pencaharian utama, seperti yang dilakukan Felix Kjellberg, video gamer asal Swedia pemilik channelPewDiePie.

Channel PewDiePie berisikan video walkthrough dengan komentar konyol dan lucu yang mampu memancing para video gamer melihat cara bermainnya. Bermodalkan kamera dan game console kesayangannya, dia membuat banyak video “Let’s Play” dari berbagai macam judul video game populer.

Berdasarkan data di Social Blade, Kjellberg telah mengunggah 3.140 video ke channel PewDiePie sejak channel tersebut dibuat pada 2010. Channel tersebut memiliki 54.461.904 pelanggan dan mampu menghasilkan uang untuk pemiliknya sebesar 32.300 dolar AS (Rp430,36 juta) hingga 516.600 dolar AS (Rp6,883 miliar) per bulan. Angka yang fantastis.

Tertarik? Lalu bagaimana caranya membuat video walkthrough yang menarik? Berikut ini kiat dari The Daily Oktagon.

Software yang Tepat

Yang harus dimiliki untuk membuat video walkthrough tentu saja perangkat lunak alias software komputer untuk merekam video game. Software yang populer untuk membuat video walkthrough adalah Fraps.

Fraps bisa merekam video 30 fps, 50 fps, dan 60 fps. Untuk versi gratis hanya bisa merekam video hingga durasi maksimal 30 detik. Jika ingin membuat video yang lebih panjang tentu saja harus membeli yang versi penuh (full version).

Penggunaanya cukup mudah. Aktifkan Fraps, lalu buka video game yang akan direkam. Jika sudah siap, tekan hotkey (F12) untuk memulai rekaman. Jadilah video walkthrough yang kita inginkan.

Pilih tema yang menarik

Kunci untuk membuat video walkthrough yang bisa menarik pemirsa YouTube adalah isi dari video tersebut. Bila memiliki konten yang kuat dan menarik, penonton tidak akan terlalu mempermasalahkan hal-hal lainnya, misalnya kualitas gambar video.

Pertanyaannya adalah, konten seperti apa yang menarik? Cara paling mudah adalah membahas topik yang paling disuka dan dikuasai. Topik tersebut bisa beraneka macam, seperti video game yang sering dimainkan atau seluk-beluk serta tips dan trik memainkan sebuah video game favorit.

Dengan membahas hal yang paling dipahami, kita bisa memberikan pandangan yang lebih mendalam mengenai sebuah video game, yang bisa jadi belum diketahui oleh penonton.

Game Overwatch yang sedang digandrungi sudah ada komunitasnya. Intip mereka di sini

Video harus unik

Kita juga bisa mencontoh apa yang dilakukan Kjellberg, yaitu membuat video yang unik. Kjellberg menjadi terkenal setelah mengunggah video sedang bermain video game dengan tema horor. Reaksi ketakutannya sangat lucu dan disukai banyak penonton. Keunikan itu dia dipertahankan hingga akhirnya channel PewDiePie mendapatkan banyak subscriber alias pelanggan.

Jadikan serial

Cara berikutnya untuk membuat video walkthrough yang menarik adalah dengan menjadikannya serial. Dengan membuatnya menjadi serial, kita memperoleh banyak hal sekaligus, seperti membatasi durasi video agar tetap optimal saat ditonton, menyajikan konten yang berkelanjutan, serta memberi penonton sebuah harapan pada tayangan selanjutnya.

Membuat serial bisa dilakukan dengan membagi-bagi video walkthrough berdurasi panjang ke dalam episode-episode yang lebih pendek, mengangkat suatu tema dan membuat konten seputar tema tersebut, dan banyak lagi cara lainnya.

Game lain yang sedang naik daun: Virtual Reality. Bagaimana nasibnya di masa depan?

Setelah itu unggah video berseri itu secara rutin ke YouTube. Tidak ada patokan pasti mengenai seberapa sering kita mengunggah video ke YouTube. Sebagai contoh, Kjellberg bisa mengunggah tiga video dalam satu hari ke channel PewDiePie.

Namun, itu bukan ukuran pasti, karena bisa saja kita mengunggah satu video dalam satu pekan, tetapi jangan terlalu lama dari satu pekan agar penonton tidak terlalu lama menunggu video terbaru kita.

Dengarkan apa kata penonton

Setelah mengunggah video walkthrough, kita wajib mendengarkan permintaan penonton. Penonton yang meluangkan waktu untuk menulis permintaan di kolom komentar video memiliki kecenderungan menonton video lain milik kita. Permintaan ini bisa jadi salah satu indikasi apa yang sebenarnya dicari oleh para penonton lainnya.

Hal tersebut juga dilakukan Kjellberg di channel PewDiePie. Dia selalu memperhatikan komentar-komentar dari penonton dan di setiap videonya berakhir dia selalu mengajak penonton untuk membuat brofist (kepalan tangan kiri) di kolom komentar sehingga tumbuh kedekatan dengan penonton.

Bagaimana? Tertarik untuk mencoba membuat video walkthrough?

0 comments