NOW READING

Membuat Rumah Pintar dan Aman Selama Mudik

 291
+
 291

Membuat Rumah Pintar dan Aman Selama Mudik

by The Daily Oktagon
  • Saat mudik, banyak rumah menjadi tak berpenghuni.
  • Rumah tentu harus diberi fitur pengaman, salah satunya dengan membuatnya menjadi “pintar”
  • Membangun rumah pintar dan aman tidak begitu sulit, hanya butuh beberapa perangkat saja

Anda mudik? Akhir Juni hingga awal Juli ini mayoritas penduduk Jakarta maupun kota-kota besar lainnya memang biasanya melaksanakan rutinitas mudik setelah sebulan berpuasa.

Namun di balik rasa suka cita untuk bertemu keluarga, pastinya ada rasa khawatir dan was-was kala harus meninggalkan rumah tanpa penghuni untuk beberapa waktu.

Nah, kali ini The Daily Oktagon akan berbagi tips meningkatkan keamanan rumah yang ditinggali. Tips ini tentunya menggunakan cara-cara modern, yakni dengan membangun rumah pintar. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan beberapa perangkat yang mendukung. Berikut rekomendasinya.

Router

Perangkat pertama yang wajib ada adalah router. Pasalnya untuk membangun rumah pintar, seluruh perangkat yang akan digunakan nantinya akan saling terhubung satu sama lain melalui jaringan internet.

Untuk skala bangunan yang tidak terlalu besar seperti rumah tinggal, kita bisa memilih router dengan atau tanpa antena, yang terpenting sudah menggunakan teknologi terbaru yang mendukung jaringan tertinggi.

Dalam hal ini, kami merekomendasikan router yang memiliki antena tambahan guna menyebarkan sinyal lebih luas. Antena ini bakal terasa efektif bekerja mengingat kebanyakan bentuk rumah di Indonesia memiliki sekat-sekat yang cukup banyak yang terhalang oleh tembok.

Salah satunya adalah ASUS RT-N14U-HP. Router ini berwarna hitam yang tentunya tidak mudah terlihat kotor. Karena biasanya penempatan router ada di sudut-sudut tertinggi di rumah. Total terdapat tiga antena yang bisa dilepas-pasang.

Selain sebagai router, perangkat ini juga berfungsi sebagai access point atau pun repeater hingga kecepatan 300 Mbps. Adapun jaringan yang didukung yakni 802.11 a/b/g/n.

Jika Anda seorang Ayah, tentu harus tahu perlunya smart home untuk keluarga. Simak di sini

CCTV

Nama Xiaomi sudah menjelma jadi perusahaan teknologi, bukan hanya smartphone. Salah satu lini produk Xiaomi yang patut untuk digunakan dalam membangun rumah pintar nan aman adalah Xiaomi Xiaoyi Smart CCTV, yang sudah hadir dalam versi baru Xiaomi Xiaoyi 2.

Kamera pengintai ini memiliki desain yang compact untuk ditempatkan di berbagai sudut rumah. Jangkauan angle-nya yakni 130 derajat sehingga bisa mencakup area yang luas. Untuk perekamannya sendiri sudah mendukung resolusi Full HD yang sudah lebih dari cukup untuk memberikan kualitas gambar yang jelas.

Tak jarang kita mematikan seluruh lampu di dalam rumah dan hanya meninggalkan lampu menyala di teras rumah. Namun jangan khawatir karena Xiaomi Xiaoyi 2 Smart CCTV sudah didukung teknologi nightvision yang bisa tetap mengambil gambar di kondisi gelap. Sebagai tambahan, kamera ini juga bisa mendeteksi gerakan orang atau pun tangisan bayi dan dapat diakses langsung via smartphone.

Butuh smartphone mumpuni? Simak ulasan Xiaomi Mi6 di sini

Smart Lock

Selain atap dan jendela, pintu seringkali menjadi sasaran empuk perusakan maling untuk masuk ke dalam rumah. Karenanya gagang pintu bisa jadi kunci penting dalam membangun rumah pintar dan aman.

Jika tidak ingin mengeluarkan banyak dana, Anda bisa mencoba Lockitron Bolt yang dijual seharga Rp1 jutaan saja. Gagang pintu elektrik ini dipasang menggunakan baut biasa dan bisa dikontrol dan terhubung dengan perangkat iOS atau Android via WiFi atau Bluetooth.

Perangkat ini bekerja mengandalkan baterai AA yang seharusnya bisa bertahan setidaknya hingga enam bulan. Selain fungsi autolock, kita bisa mengunci atau membuka pintu dengan cara menyentuh tombol yang ada pada aplikasi di smartphone.

Bagaimana cara memanfaatkan teknologi saat mudik? Simak tipsnya di sini

Smart Bulb

Satu lagi perangkat yang tak kalah penting adalah lampu. Seringkali kita mengalami dilema apakah harus menyalakan atau mematikan lampu rumah ketika hendak meninggalkannya untuk waktu yang lama.

Namun dengan menggunakan lampu pintar, kita tidak perlu menghadapi situasi demikian. Untuk itu, Anda bisa menggunakan smart bulb Philips Hue untuk menerangi rumah. Seperti kebanyakan lampu pintar umumnya, Philips Hue bisa diatur lewat smartphone dengan beragam warna dan tingkat kecerahan.

Yang paling penting, dayanya sangat kecil dibanding lampu pijar biasa dan bisa di-remote menggunakan smartphone. Philips Hue juga sudah mendukung IFTTT sehingga bisa menyala atau mati sendiri dalam kondisi tertentu berdasarkan waktu, cahaya, cuaca, suhu, dan parameter lainnya.

Bagaimana? Jika rumah Anda sudah “dipersejatai” oleh berbagai alat teknologi ini, rasanya Anda akan lebih tenang ketika meninggalkan rumah dalam waktu yang relatif lama. Kampung halaman, kami datang!

0 comments