NOW READING

Mari Mengenal Asosiasi Pilot Drone Indonesia

 3385
+
 3385

Mari Mengenal Asosiasi Pilot Drone Indonesia

by The Daily Oktagon

Tak bisa dipungkiri, drone di Indonesia kian marak digunakan banyak orang. Meski demikian, penggunaan drone harus tetap dipantau agar tidak berisiko menganggu wilayah sekitar. Karenanya, dibentuklah sebuah komunitas khusus yang diberi nama Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) yang ditugaskan untuk ‘mendata’ pilot-sebutan pengguna drone amatir, semi profesional, hingga profesional di seluruh Indonesia.

APDI bahkan mengklaim merupakan komunitas drone pertama yang resmi berdiri di bawah badan hukum Indonesia. Nah, seperti apa seluk beluk mengapa komunitas ini bisa terbentuk? Mari mengenal Asosiasi Pilot Drone Indonesia lewat artikel The Daily Oktagon berikut.

Sekilas tentang APDI

APDI sendiri didirikan pada bulan Februari tahun 2015. Lahirnya asosiasi drone Tanah Air ini juga menandakan dikeluarkannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.90 Tahun 2015 Tentang Pengendalian Pengoperasian Pesawat Tanpa Awak di Ruang Udara yang dilayani Indonesia.

Pada dasarnya, komunitas ini didirikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah untuk mengatur penggunaan pesawat tanpa awak yang lazim disebut sebagai drone di wilayah Indonesia. Dengan mengusung regulasi resmi pemerintah, APDI diharapkan mampu menghimpun ketentuan yang telah berlaku sebelumnya, dengan atau tanpa adanya Permenhub ini.

bbc297_3f7ed7e60988478bb08bd488560fcab9

Meski begitu, kegiatan yang diracik APDI tak luput dari serunya aktivitas menerbangkan drone. Beberapa di antaranya merupakan gabungan kegiatan profesi dan hobi seputar aerial video, fotografi, dan juga pemetaan. Apalagi, di tengah tren digital lifestyle, drone bukan menjadi barang baru dan menjadi kebutuhan untuk sejumlah sesktor.

Baca artikel menarik ini, ONAGOfly, Drone Mungil dengan Segudang Fitur Super

Sosok di Balik APDI

Salah satu pencetus APDI adalah Fahmi Pahlevi. Ia dikenal aktif di berbagai kegiatan komunitas. Sebelumnya ia sempat menjadi pengurus Bike2Work Indonesia. Bahkan, pria yang kini menjabat Senior Strategic Project Manager Indosat Ooredoo ini turut serta dalam program Kelas Inspirasi.

Ketertarikan Fahmi di dunia drone begitu besar. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk membentuk APDI bersama para pilot drone lainnya. Segudang aktivitas menarik pun ia adakan demi menggandeng lebih banyak anggota pilot drone dari seluruh Indonesia.

Caption: Fahmi Pahlevi (APDI) Pendiri Assosiasi Pilot Drone IndonesiaFahmi Pahlevi

Fahmi menegaskan, rangkaian yang telah diadakan APDI tak hanya untuk senang-senang saja, melainkan bertujuan membantu pemerintah memajukan pariwisata Indonesia. Pria lulusan Teknik Elektro Universitas Indonesia ini juga mengatakan, pihak APDI ingin lebih mengenalkan manfaat drone untuk memudahkan kegiatan sipil di Indonesia.

Etika Terbang jadi Prioritas

Fahmi mengatakan, kegiatan APDI diadakan sangat rutin, yaitu setiap akhir pekan. “Para anggota yang sudah bergabung harus mengikuti ujian sertifikasi pilot APDI,” katanya.

Tidak hanya berbagi keahlian dalam seni mengambil foto dan video lewat drone, namun anggotanya juga belajar etika terbang dengan aman dan bermartabat. Fahmi menyebutkan, kedua hal itu merupakan prioritas APDI.

Klasifikasi Member

Selain itu, Fahmi mengungkap sifat keanggotaan APDI yang digolongkan ke beberapa kategori. “Yang pertama ada member biasa,” tuturnya.

Member biasa, maksud Fahmi, adalah member ‘rookie’ alias pemula yang baik sudah punya, atau baru mau membeli drone.

Member tersebut biasanya mengikuti mailing list, diskusi di grup dan media sosial, terbang bareng bahkan mendapatkan update soal drone atau dari APDI-nya sendiri,” lanjut Fahmi.

bbc297_8ab237dfec664c55be5db4a97836dd48

Setelah member biasa, ada dua kategori member lain, yaitu member penuh, dan member kehormatan.

Member penuh, seperti dijelaskan Fahmi, merupakan member biasa yang sudah melakukan registrasi dan membayar iuran tahunan sebesar Rp 350 ribu. Setelahnya, baru ia mendapatkan kartu anggota, pertemuan organisasi, mengikuti pelatihan dan sertifikasi, serta mendapatkan wing terbang.

Sementara, member kehormatan adalah seseorang yang memberikan dukungan penuh kepada dunia drone.Member kehormatan biasanya bisa memberikan saran, masukan, dan bimbingan kepada APDI,” ucap Fahmi.

Program unggulan

Di sepanjang tahun 2015, APDI memiliki sejumlah program unggulan yang bergengsi.

Di antaranya ada AVDC, yaitu kerjasama dengan Bappenas untuk mempromosikan Kawasan Wisata Mandeh, Sumatera Barat, Lacak Aretfak – MARI, Pelatihan Pilot Drone Pemula SCTV 2015, Kampanye Safe Flying Drone National Expo 2015, Kampanye I’m a Certified Drone Pilot, serta mengadakan program kerjasama dengan Badan SAR Nasional untuk pelatihan dan edukasi pemanfaatan drone.

bbc297_51e2a28aaa794ec7af96a92b31d97afb

Untuk tahun ini, Fahmi menjelaskan bahwa APDI sudah memiliki beberapa agenda penting yang lebih membawa isu pentingnya drone di Indonesia.

“Tunggu saja tanggal mainnya, yang jelas APDI akan lebih rutin melakukan pertemuan dan kegiatan yang sarat ilmu pengetahuan penerbangan drone di Indonesia,” kata Fahmi menutup perbincangan.

Tertarik dengan seluk beluk drone? Cari tahu informasinya lewat artikel ini, Ehang, Pelopor Drone Virtual Reality, serta Quadcopter Tanpa Pilot

0 comments