NOW READING

Mana Ponsel Dual LED Flash Favorit Anda?

 4297
+
 4297

Mana Ponsel Dual LED Flash Favorit Anda?

by The Daily Oktagon
  • Tak cuma dual SIM dan kamera saja, kini smartphone tampil dengan fitur dual LED Flash
  • Dual LED Flash tampil pada kamera depan dan kamera belakang ponsel yang fungsinya sama-sama memberikan tambahan cahaya saat mengambil foto
  • Bagi Anda yang tertarik dengan ponsel dual LED Flash, ketiga smartphone ini bisa menjadi pilihan: Asus ZenFone 3 Max vs Samsung Galaxy J7 vs Polytron Prime 7S.

Apa itu smartphone dengan dual LED Flash? Jika Anda cermati, kebanyakan flash selalu berada di kamera utama yang berada di bagian belakang smartphone. Tak pernah ada cerita kalau kamera depan dibekali LED Flash.

Namun karena tren ponsel kamera selfie sedang bergaung, fitur ini dibutuhkan. Kehadiran fitur LED Flash pada kamera depan akan menunjang aktivitas selfie yang tengah digemari masyarakat.

The Daily Oktagon menghadirkan ulasan perbandingannya berikut ini: Asus ZenFone 3 Max vs Samsung Galaxy J7 vs Polytron Prime 7S.

Ketiganya bisa menjadi pilihan. Asus kini semakin agresif menggempur pasar smartphone dengan ragam seri ZenFone 3, hingga Samsung yang tak pernah absen mengisi pasar smartphone dengan berbagai segmen dan harga.

Sementara, Polytron tak mau kalah sebagai pemain lokal yang bersaing ketat dengan pemain global. Simak ulasan selengkapnya.

Asus ZenFone 3 Max

Harga: Rp 2,9 Jutaan

Kamera dan Dual LED Flash

Asus membekali ZenFone 3 Max dengan sensor 16MP dan lensa f/2.0. Hasil jepretan kamera utamanya sangat tajam dan tingkat kecerahannya cukup, meski diambil dalam kondisi di bawah sinar matahari. Kamera depannya beresolusi 8MP, sangat cukup untuk mengambil foto selfie dengan hasil yang oke.

Secara keseluruhan, reproduksi warna ZenFone 3 Max seimbang dan akurat. Sedikit kelemahannya, yakni hasil kurang maksimal jika diambil dalam kondisi cahaya gelap. Yang menarik adalah ZenFone 3 Max memiliki dual LED Flash untuk kamera depan dan belakang. Fitur ini sangat membantu menyinari wajah saat mengambil foto selfie.

Slide2
Desain

Asus ZenFone 3 Max terlihat kokoh berkat balutan metal pada bodinya. Material ini juga membuatnya cukup nyaman digenggam, meski bodinya terbilang cukup bongsor (ponsel ini memiliki display 5,5 inci). Selain itu, bezel tipis juga mengurangi bobot ponsel asal Taiwan ini sehingga cukup enak untuk dibawa dengan satu tangan saja. ZenFone 3 Max tampil seperti ponsel premium.

Pemindai Sidik Jari

Fingerprint atau pemindai sidik jari kini menjadi salah satu fitur yang jadi primadona di hampir setiap keluaran smartphone terbaru. Fitur ini ada di bagian belakang, tepatnya di bawah kamera. Kelemahannya, fitur ini kurang responsif saat mengenali sidik jari si pengguna. 

Dapur Pacu
Tidak seperti seri ZenFone sebelumnya, ZenFone 3 Max hanya dibekali Snapdragon 430. Untuk aktivitas ringan, seperti mengirimkan SMS atau menulis note, chipset ini dapat menanganinya dengan baik. Namun tidak untuk aplikasi berat dan game. Bahkan, terkadang keyboard mengalami lag.

Spesifikasi Lain
Kapasitas ZenFone 3 Max dapat dioptimalkan hingga 128GB dengan memori eksternal. Sisanya, smartphone 4G ini didukung fitur dual SIM, Android Marshmallow plus ZenUI 3.0, serta RAM 3GB. Untuk daya baterai, berbekal kapasitas 4.100 mAh yang diklaim dapat bertahap sekitar 14 jam.

Simak ulasan Zenfone seri berbaterai besar di sini

Samsung Galaxy J7

Harga: Rp 3,1 Jutaan

Kamera dan Dual LED Flash

Beda harga, beda spesifikasi. Hal ini bisa dimaklumi. Galaxy J7 memiliki sensor 13MP dengan f/1.9 untuk kamera belakang serta sensor 5MP untuk kamera depan. Soal kualitas, ekspektasinya cukup terpenuhi dengan hasil gambar yang tajam dan detail.

Sayangnya, kualitas foto tidak terlalu bagus saat diambil dalam kondisi pencahayaan kurang, Hasilnya grainy dan banyak noise. Tetapi, baik kamera depan dan kamera belakang, sudah dibekali dual LED Flash. Pengambilan gambar selfie dengan menggunakan kamera depan akan terbantu dengan LED Flash.

Samsung-Galaxy-J7-3

Desain
Tak mau kalah, Galaxy J7 juga tampil kokoh dengan balutan metal. Kesan premium sangat tampak berkat dukungan Corning Gorilla Glass dan layar Super AMOLED berukuran 5,5 inci. Tetapi, bobotnya lebih berat, yakni berkisar 173 gram.

Baterai

Sangat disayangkan Samsung tidak membekali baterai berdaya jumbo pada seri ini. Padahal, harganya sedikit di atas ZenFone 3 Max. Tetapi jika melihat spesifikasi keseluruhan, baterai berdaya 3.300 mAh ini dapat bertahan seharian untuk menjalankan berbagai macam aktivitas, seperti bermain game dan media sosial.

Pemindai Sidik Jari

Untuk ukuran ponsel seharga Rp3 jutaan, Samsung Galaxy J7 terbilang cukup oke karena menghadirkan fitur pemindai sidik jari. Performanya tidak terlalu mengecewakan, responsif saat meng-unlock perangkat. Secara rata-rata, tak sampai sedetik, smartphone akan ter-unlock untuk mengenali sidik jari si pengguna.

Spesifikasi Lain

Galaxy J7 sudah berjalan di Android Marshmallow 6.0 dan bisa diperbarui ke Android Nougat 7.0. Display-nya juga sudah didukung kualitas High Definition (HD) dengan kemampuan mengambil video hingga 1080p (30fps).

Flash depan ok, flash belakang juga harus ok. Simak cara memaksimalkannya di sini 

Polytron Prime 7s

Harga: Rp 3,2 Juta

Kamera dan Dual LED Flash

Pada kamera utama atau belakang, Prime 7S dibekali sensor 16MP dengan aperture f/2.0. Untuk kamera depan, resolusinya 8MP. Baik kamera depan dan belakang, sama-sama dibubuhi fitur LED Flash. Aktivitas selfie akan lebih baik saat di ruangan gelap karena terbantu cahaya tambahan dari LED Flash.

Bicara soal hasil gambar, kualitas kamera Prime 7S relatif tak terlalu istimewa. Untuk foto luar ruang, kualitas gambar terbilang bagus dan tajam karena ada autofocus. Namun, saturasi gambar kurang. Beruntung ponsel ini didukung fitur wide angle 84 derajat yang unik.

Slide3

Desain
Desain Prime 7S tampil cukup mewah dan apik. Layarnya berukuran 5,2 inci (1080 x 1920 piksel). Polytron juga menyematkan akses emas pada bagian tepi, bingkai kamera, serta pemindai sidik jari. Bodinya dilapisi anti gores Dragontail Glass sehingga membuatnya terlihat seperti ponsel premium.

Sayangnya, anti gores itu akan membuat sidik jari si pemakai tertinggal di layar. Bodinya juga menjadi licin saat digenggam. Anda harus kuat menggenggamnya jika tak ingin ponsel ‘terpleset’ jatuh.

Dapur Pacu

Prime 7S dirancang dengan desain mewah, namun dengan ‘jeroan’ kelas menengah. Untuk mengakomodasi konsumen berkebutuhan tinggi, ponsel ini dibekali otak MediaTek MT6755 Octa-Core 2GHz dan RAM 3GB.

Baterai

Cukup disayangkan, Prime 7S hanya dibekali baterai berdaya 2.300mAh. Padahal, harganya terbilang lebih mahal dari dua pesaing di atas. Tetapi. baterai Prime 7S sudah menggunakan teknologi turbo charging sehingga pengisian baterai bisa dua kali lebih cepat dari pengisian baterai smartphone biasa.

Simak di sini untuk Moto Mods, kombinasi jitu smartphone dan kamera

Spesifikasi Lain

Tak cuma dual LED Flash, Prime 7S memiliki fitur dual lainnya, yakni dual SIM (hybrid). Artinya, dua slot tersebut dapat digunakan untuk SIM berukuran nano, atau bisa juga untuk memory card bagi yang ingin memperluas ruang memori. Ponsel ini sudah dibekali dengan memori internal 64GB. Soal sistem operasi (OS), Prime 7S berjalan di Android Marshmallow 6.0.

Untuk urusan kekuatan kamera, Samsung Galaxy J7 dan Polytron Prime 7s cukup bersaing. Namun dengan adanya LED flash tambahan depan untuk ketiga kamera ini, kekuatan pun menjadi relatif berimbang. Mungkin pertimbangan fitur teknologi di luar kamera dan dual LED flash-lah yang membuat Anda bisa menjatuhkan pilihan.

 

0 comments