NOW READING

Lima Film Keren Ini Ternyata Direkam Menggunakan Smartphone

 1845
+
 1845

Lima Film Keren Ini Ternyata Direkam Menggunakan Smartphone

by The Daily Oktagon
  • Kamera smartphone ternyata bisa digunakan untuk membuat film layar lebar.
  • Beberapa sutradara menggunakan smartphone untuk merekam adegan yang dibuatnya.
  • Ukuran smartphone yang kecil membuat para sutradara mendapatkan sudut-sudut pengambilan gambar yang unik.

Memaksimalkan kecanggihan teknologi, beberapa film ini memanfaatkan kamera smartphone untuk merekam adegan.

Dalam pembuatan film layar lebar, biasanya menggunakan peralatan yang harganya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Namun ada beberapa film yang mampu memaksimalkan teknologi terkini dan sekaligus menekan biaya produksi.

Beberapa film tersebut ternyata dibuat hanya mengandalkan smartphone. Menariknya, tampilan gambarnya terbilang memuaskan, dan tidak kalah jauh dengan yang menggunakan peralatan berharga mahal. Berikut ini lima film yang berhasil dibuat menggunakan smartphone.

Apresiasi film dari Moviekom 2017.

foto : shutterstock

  • Goldilocks

Goldilocks disutradarai oleh Michael Koerbel dan Anna Elizabeth James yang direkam dengan menggunakan smartphone iPhone 4. Durasi serial TV ini, tak terlalu panjang, yaitu hanya selama 2-3 menit per episodenya. Goldilocks tayang selama dua tahun (2010-2012) dan menghasilkan 10 episode. Michael Koerbel memanfaatkan desain mungil iPhone 4 dengan menempelkan smartphone tersebut di beberapa bagian sepeda motor untuk menghasilkan adegan kejar-kejaran yang intens.

  • The Nails

The Nails, atau yang bisa disebut juga sebagai Les Ongles merupakan sebuah film pendek yang disutradarai oleh Clement Deneux. Film bergenre horor dan supranatural ini berhasil memenangi Disposable Film Festival 2011 lalu. Berdurasi tujuh menit, The Nails direkam hanya dengan menggunakan kamera ponsel iPhone. Namun, ada kabar bahwa sutradaranya menggunakan ponsel Nokia N95, tetapi hingga kini tak ada informasi lebih lanjut terkait kepastian jenis smartpone yang digunakan.

foto : shutterstock

  • Paranmanjang (Night Fishing)

Sebuah karya dari sutradara asal Korea Selatan, Park Chan-wook, sepenuhnya direkam menggunakan iPhone 4. Bertema horor, film ini berhasil menyabet gelar film pendek terbaik pada Berlin International Film Festival 2011. Dibintangi oleh Lee Jung-hyun dan Oh Kwang-rok, Paranmanjang ini memakan durasi selama 30 menit.

Ekshibisi “dosa” mahasiswa pencinta film.

  • Two Scoops

Two Scoops dibuat oleh Robert Rodriguez, yang sebelumnya menyutradarai film seperti Desperado, El Mariachi, dan Spy Kids. Dia membuat Two Scoops ini dengan menggunakan smartphone Blackberry 10. Film berdurasi 11 menit ini bercerita tentang dua orang agen rahasia, yaitu Lucia (Electra Avellan) dan Lola (Elise Avellan). Kedua perempuan ini menyamar sebagai penjual es krim pada siang hari, dan beraksi bak agen rahasia pada malam hari untuk melawan alien-alien jahat.

  • Cai Lan Gong

Ini adalah film Indonesia yang digarap menggunakan kamera smartphone. Film yang dirilis pada 2015 ini mengandalkan kamera pada dua smartphone buatan Samsung, yaitu Galaxy Note 4 dan Galaxy Note 5.  Kualitas gambarnya terbilang tajam, karena kamera smartphone yang digunakan dalam proses shooting memiliki kemampuan merekam dengan kualitas 4K. Dan karena itulah, Cai Lan Gong mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai film bioskop Indonesia pertama yang dibuat memakai smartphone dengan resolusi 4K. Cai Lan Gong sendiri ber-genre horor yang mengambil latar belakang cerita legenda Tiongkok.

Beberapa film tadi dibuat dengan menggunakan smartphone generasi terdahulu. Dan hasilnya bisa dibilang tidak mengecewakan. Apalagi saat ini di mana teknologi kamera pada smartphone semakin berkembang. Yang membuat kemampuan kamera smartphone kian mumpuni. Di mana hasil bidikan kameranya mampu merekam hingga resolusi Full HD bahkan 4K. Ini membuat film yang dibuat menggunakan kamera smartphone saat ini kualitasnya mampu menandingi peralatan kamera film.

0 comments