NOW READING

LG G6, Penantang Serius Samsung Galaxy S8

 1395
+
 1395

LG G6, Penantang Serius Samsung Galaxy S8

by The Daily Oktagon
  • LG berhasil memulai genderang perang smartphone flagship tahun 2017 dengan meluncurkan smartphone baru pada Februari 2017
  • Smartphone yang dimaksud adalah LG G6 yang hadir membawa revolusi desain
  • LG G6 tak lagi mengusung desain modular dan kini memiliki bodi memanjang dengan rasio layar yang tidak wajar

Adalah LG yang berhasil menjadi pembuka rentetan hadirnya smartphone flagship 2017. Ya, LG mencuri start dengan menghadirkan G6 di ajang CES 2017 Las Vegas, Amerika Serikat, Februari lalu.

Indonesia tak perlu menunggu lama untuk bisa merasakan sensasi smartphone asal Korea ini. Keran preorder-nya sudah berakhir akhir April kemarin, dan saat ini sudah tersedia di toko-toko, termasuk di Oktagon dengan banderol Rp 9,499 juta. Berikut ini ulasan unboxing The Daily Oktagon.

Isi paket penjualan

Unit LG G6 yang kami jajal dan unboxing kali ini adalah yang berwarna hitam. Kotak penjualannya pun seragam dengan smartphone-nya, sama-sama berwarna hitam. Kotak ini tidak terlihat istimewa dengan dimensi standar boks smartphone. Ya kurang lebih sama seperti smartphone kelas menengah pada umumnya.

Boks LG G6

Menelisik ke dalamnya, kami menemukan paket penjualan yang cukup lengkap. Wajar memang karena ini sejatinya adalah smartphone mahal. Apa saja yang akan kita dapat? Isinya dimulai dari buku manual, PIN ejector, earphone yang cukup premium, adapter micro USB to USB C, kabel data USB C, dan kepala charger.

Revolusi desain

Sempat berspekulasi dengan desain modular pada LG G5, kini LG kembali menggunakan desain yang “normal”. Tidak ada lagi bagian yang bisa dilepas-pasang. Seluruh bodi G6 menjadi satu kesatuan alias unibody.

Selain mengubah desain, LG G6 juga membawa aspek rasio yang memanjang seperti bak mandi. Hal ini dilakukan agar pengguna bisa tetap menggenggam dan mengoperasikan smartphone memakai satu tangan. Seperti yang kita tahu, layar LG G6 tergolong besar, mencapai 5,7 inci. Tapi kalau diukur-ukur, dimensi bodinya jauh lebih compact dari smartphone berukuran 5,5 inci.

Simak ulasan jagoan smartphone lain, salah satunya Xiaomi Mi 6

Rasio layar tersebut yakni 18:9 sehingga bakal terasa sangat panjang saat digunakan dengan posisi portrait dan terasa sangat lebar saat digunakan landscape. Di samping keuntungan karena bodinya jadi lebih compact, aspek rasio 18:9 juga memiliki kelemahan terutama bagi yang gemar bermain game.

LG G6

Pasalnya tampilan mayoritas game yang kami mainkan tidak full screen alias terdapat bar hitam seperti menonton film di bioskop. Sebenarnya LG memberikan opsi untuk mengubah tampilan menjadi full screen. Tapi saat kami mencoba mode full screen, tampilan game malah jadi terpotong.

Sudah tahan air

Untuk kali pertama dalam sejarah, LG melahirkan smartphone dengan kemampuan tahan air bersertifikat IP68. Fitur tahan air ini diwujudkan agar dapat bersaing dengan flagship lainnya yang sudah lebih dulu tahan air, seperti iPhone 7 atau Samsung Galaxy S7.

Tapi perlu diketahui bahwa fitur tahan air ini tidak bersifat bebas. Maksudnya kita tidak bisa seenaknya membawa G6 berenang atau memotret di dalam air. Ketahanan airnya hanya untuk hal-hal yang tidak disengaja. Jadi, kalau sewaktu-waktu Anda membawa smartphone ini menyelam dan apes mengalami kerusakan, klaim garansi belum tentu bisa berlaku.

Ulasan Samsung Galaxy S8 sendiri bisa Anda lihat di sini

Bukan spek tertinggi

Biasanya smartphone flagship, apalagi yang terbaru, dibekali spesifikasi hardware tertinggi di kelasnya. Tapi tidak dengan LG G6 yang justru masih setia dengan prosesor Snapdragon 821 keluaran tahun 2016. Padahal tahun ini ada prosesor yang lebih baru dan kencang, yakni Snapdragon 835.

Tapi karena LG ingin mencuri start, maka mereka harus rela melepas kesempatan jadi yang pertama menggunakan Snapdragon 835. Selain prosesor lawas yang masih cukup kencang ini, LG G6 juga membawa RAM 4 GB dan storage 64 GB. Kapasitas ini terbilang mumpuni untuk saat ini.

Ciri khas smartphone flagship LG, yakni DAC HiFi untuk sajikan audio yang maksimal juga masih ada. DAC ini tidak berfungsi jika mendengarkan musik menggunakan loudspeaker. Tapi ketika menggunakan headset, suaranya dijamin bikin telinga meleleh.

Menjadi yang pertama dalam segala hal memang bisa mendatangkan dua hal: dianggap pelopor yang sukses, atau justru sumber kesembronoan karena dianggap buru-buru.

Kesan pertama kami pada proses unboxing tidak mengarah pada pendapat yang kedua, namun juga tidak membawa unsur kejutan yang mencolok sebagai pelopor smartphone flagship di tahun ini. Di luar kesan itu, kinerja LG G6 tentu tetap memesona.

0 comments