NOW READING

Kok, Pakai iPhone X Malah Ribet?

 1567
+
 1567

Kok, Pakai iPhone X Malah Ribet?

by The Daily Oktagon
  • Di iPhone X nggak ada lagi tombol Home yang biasanya ada di bawah layar.
  • Layar iPhone X sekarang punya ukuran lebih luas yang memakan hampir semua sisi depan.
  • Apple juga mengusung user interface baru pada iPhone X, tapi malah dirasa ribet

Apple sempat dikritik nggak pernah lagi bikin inovasi yang heboh pada produk iPhone, apalagi setelah ditinggal Steve Jobs. Kayaknya kritik itu sampai juga ke telinga Tim Cook, CEO Apple yang gantiin Steve Jobs. Panas lantaran mendengar kritik itu, Tim Cook akhirnya mengeluarkan iPhone X, seri Apple terbaru yang katanya dibekali inovasi yang beda.

Salah satu inovasi yang dibawa iPhone X adalah gak ada lagi tombol Home, yang biasanya ada di bawah layar. Ini lantaran digusur layar yang sekarang ukurannya lebih luas, hampir sepertiga layar dari iPhone 8 Plus. Sampai sini kayaknya inovasi baru Apple belum terasa. Hilangnya tombol Home pada iPhone X ini kayaknya disengaja oleh Apple, biar pengguna bisa ngerasain tampilan user interface yang baru. Dan ternyata inilah yang dijadikan inovasi baru pada iPhone X.

8 Kelebihan iPhone X yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli

Tapi bukannya dapat ‘tepuk tangan’ atau acungan jempol, justru yang dilakukan Apple ini dinilai sebagai blunder. Malah ada yang bilang, layar iPhone X yang dibuat lebih luas dan memakan hampir semua sisi depan, justru karena Apple nggak mau dianggap ketinggalan tren. Karena belakangan ini beberapa vendor sudah merilis smartphone yang dibekali layar luas yang menutupi hampir semua bagian depan, atau disebut Full Display. Mulai dari Samsung Galaxy S8, Vivo V7 Plus, hingga Oppo F5. Semua smartphone itu sudah duluan dijual di pasaran, dan iPhone X malah belum dijual resmi sampai sekarang. Ini sih, namanya udah ketinggalan tren.

Balik lagi soal user interface baru yang ada di iPhone X. User interface ini katanya nggak semudah di seri iPhone sebelumnya. Yang pasti dengan hilangnya tombol Home bikin pengguna harus belajar lagi cara pakai iPhone X. Ini lantaran gesture, atau gerakan usapan jari pada layar, yang ada di iPhone X beda dari biasanya. Pengguna harus belajar lagi tiap fungsi gesture baru biar terlihat nggak kaku waktu pakai iPhone X. Ini sih malah merepotkan pengguna.

Buat yang mau tahu kayak apa gesture baru pada layar iPhone X, bisa dipelajari dengan melihat di buku manual yang tersedia di kotak iPhone X. Atau kalau males baca buku manual, cari aja video tutorialnya di YouTube. Tapi yang bikin lebih males, ternyata beberapa gesture baru itu terasa lebih ribet. Dan ini juga diakui oleh seorang reviewer CNN Money, Heather Kelly, yang bilang kalau teknik gesture baru pada iPhone X justru bikin susah. “Pengguna harus belajar lagi dan menghafal gesture yang baru itu,” kata Kelly.

8 Fitur di iPhone X yang Sudah Ada di Smartphone Android

Gak cuma itu, coba deh masuk ke situs ternama kayak The Verge, di situ kita bisa melihat komentar para pengunjung yang membahas user interface iPhone X. Banyak yang kasih komentar mirip dengan Kelly, kalau gesture yang baru emang susah dipelajari dan diingat. Malah ada yang bilang gesture baru ini susah dipakai saat memegang iPhone X cuma pakai satu tangan.

Contoh gesture baru pada iPhone X yang dirasa ribet yaitu gerakan mengusap layar ke atas buat balik ke tampilan Homescreen, setelah buka suatu aplikasi. Padahal sebelumnya, caranya cuma cukup tekan tombol Home. Ada juga gerakan mengusap layar ke atas lalu agak ditahan buat nutup beberapa aplikasi yang sebelumnya dibuka. Beberapa fungsi lainnya malah punya kombinasi gesture yang lebih ribet lagi. Itu yang bikin pengguna perlu waktu buat belajar dulu sebelum bisa pakai iPhone dengan benar.

Ingat nggak waktu Apple pertama kali mengenalkan iPhone pada Juni 2007 ? Pengguna nggak perlu melihat buku manual buat pakai iPhone, bisa langsung pakai. Ini karena waktu itu cara pakainya emang simpel. Malah pengguna yang baru kenal iPhone bisa langsung ‘akrab’ tanpa perlu belajar lagi.

Setelah iPhone seri pertama muncul, Apple emang mulai nambahin lagi beberapa fungsi gesture baru. Tapi itu masih terbilang gampang buat dipelajari dan digunakan. Lalu Apple bikin fitur Touch 3D di iPhone pada 2016, yaitu gesture menekan layar lebih keras buat memunculkan fungsi tertentu pada iPhone. Nah, di sini sudah mulai terasa agak ribet. Sampai munculnya iPhone X yang malah makin susah lagi dipakainya.

Inovasi baru pada iPhone X yang bikin ribet ini, justru nggak sesuai sama jalan pikiran mendiang Steve Jobs. Karena dia maunya iPhone itu bisa dipakai dengan gampang oleh pengguna. Kayaknya ini masih jadi PR buat Tim Cook dan Apple kalau mau produk iPhone-nya laku dan jumlah Apple Fans Boy nggak berkurang

0 comments