NOW READING

Kenalan dengan Xendit, Layanan Mobile Wallet untuk Permudah Pembayaran

 1627
+
 1627

Kenalan dengan Xendit, Layanan Mobile Wallet untuk Permudah Pembayaran

by The Daily Oktagon

Perkembangan Internet di Indonesia tidak terpisahkan dari e-commerce dan jual beli online serta alat pembayarannya. Saat ini, payment system atau layanan pembayaran yang masih populer adalah transfer antar bank lalu ada pula membayar dengan kartu kredit atau layanan pembayaran lain seperti PayPal.

Tidak hanya itu, perusahaan yang menyediakan integrasi payment system juga tumbuh cukup pesat, misalnya saja ada Doku serta Veritrans di Indonesia. Mereka menyediakan layanan yang diintegerasikan dengan e-commerce yang tersebar di ranah lokal.

Ada pula cara pembayaran lain yang bisa menjadi pilihan, misalnya rekening bersama untuk toko online atau pembayaran yang menggunakan ponsel atau pulsa dan terintegrasi dengan bank tertentu. Kini berkembang pula layanan pembayaran berupa peer to peer untuk bisa membayar atau menerima bayaran dari rekan Anda.

Baca dulu artikel menarik berikut, Komunitas IoT Ajak Anda Berkenalan dengan Internet of Things

Xendit adalah nama layanan tersebut. Layanan ini ingin menawarkan proses pembayaran sesama rekan atau peer-to-peer payment. Lahir di Silicon Valley, Xendit justru menargetkan layanannya untuk konsumen Asia Tenggara, dan Indonesia merupakan tujuan pertamanya. Artikel ini mengajak Anda kenalan dengan Xendit, layanan mobile wallet untuk permudah pembayaran.

thumb_IMG_5372_1024

 

Ada alasan unik di balik dipilihnya Indonesia sebagai salah satu negara tujuan pertama Xendit. Salah satu co-founder Xendit, Moses Lo, yang merupakan blasteran Indonesia-Malaysia, tergerak memajukan kawasan di mana ia dibesarkan dulunya. Namun, yang menjadi alasan utama adalah, Indonesia mempunyai pertumbuhan pasar smartphone yang sangat pesat. Hampir semua penduduknya memiliki smartphone, tapi pada kenyataannya tren dompet elektronik alias mobile wallet belum begitu berkembang di sini.

Xendit ingin menjadi pengganti sistem transfer antar rekening bank. Pengguna bisa menghubungkan kartu debit mereka ke Xendit, lalu mengirim maupun menagih uang dari rekan-rekannya. Dalam kasus jual-beli online lewat media sosial, penjual akan menagih biaya ke pembeli lewat Xendit. Semuanya tentu saja dalam mata uang Rupiah.

Yang menarik dari Xendit adalah, layanan ini tak terbatas pada kepemilikan akun bank tertentu. Jika perlu mengirim uang ke teman yang mempunyai rekening di bank lain, Anda tetap bisa melakukannya lewat Xendit.

Gampangnya, Xendit akan mengatur sendiri bagaimana aliran dana di balik layar, dari satu bank ke bank lain, pengguna tidak perlu khawatir akan biaya administrasi. Semuanya gratis, menarik bukan? Segala risiko keamanan, berbagai informasi pribadi yang tersimpan telah dienkripsi, dan pengguna bisa mengaktifkan fitur two-factor authentication.

Lantas, bagaimana cara menggunakan Xendit?
Cara menggunakan Xendit sangat mudah. Pertama-tama, Anda akan diminta membuat akun berdasarkan nomor ponsel. Dari situ Anda bisa mengisi saldo akun Xendit dengan mencantumkan informasi kartu debit yang Anda punya. Xendit sendiri mengklaim telah bekerja sama dengan sejumlah institusi lokal, jadi Anda tak perlu khawatir akun bank yang digunakan turut didukung atau tidak.

Untuk mengirim uang, Anda hanya memerlukan nama dari si penerima yang bisa diwakili oleh alamat e-mail maupun nomor ponsel. Masukkan jumlah uang yang hendak dikirim, lalu konfirmasi. Sebaliknya, menagih hutang di Xendit juga tidak jauh berbeda langkah-langkahnya. Kedua jenis transaksi masih bisa dilakukan meski rekening bank pengirim dan penerima berbeda.

Langkah lain yang tidak kalah penting adalah mencairkan saldo di Xendit. Percuma saja kalau punya uang virtual banyak tapi tak bisa dicairkan. Di sini, aplikasi memberikan opsi Withdraw untuk memindahkan jumlah saldo Xendit yang diinginkan ke rekening bank Anda. Dalam kurun waktu 24 jam, dana akan ditransfer ke rekening Anda. Kemudian, Anda bisa langsung menariknya di mesin ATM jika mau.

xendit-02

Xendit akan sangat bermanfaat adalah ketika Anda pergi makan bersama sejumlah rekan. Biasanya, Anda akan hitung-hitungan jumlah biaya yang harus dibayar masing-masing. Dengan Xendit, cukup satu orang yang membayar, lalu ia bisa menagih pembayaran dari masing-masing rekannya. Semuanya hanya memerlukan sejumlah tap saja di dalam aplikasi mobile Xendit, yang tersedia untuk perangkat Android maupun iOS.

Xendit sebenarnya bukan yang pertama kali menawarkan layanan peer-to-peer payment. Di Amerika Serikat, ada layanan serupa yang cukup populer bernama Venmo, yang merupakan anak perusahaan dari PayPal. Kendati demikian, Venmo belum melayani layanan pembayaran sesama rekan di Indonesia. Dengan gerak cepat dan eksekusi yang tepat, Xendit berusaha mengisi kekosongan tersebut.

Sejauh ini, Xendit mengklaim sudah ada sekitar 13 ribu pengguna yang memanfaatkan layanannya dalam bertransaksi. Untuk sekarang, fokus Xendit adalah memantapkan proses pembayaran sesama rekan, hingga akhirnya konsumen di Tanah Air bisa terbiasa dengan budaya mobile wallet. Barulah di masa yang akan datang Xendit akan bekerja sama dengan sejumlah merchant, dimana pengguna nantinya juga bisa membayar di toko retail atau online maupun restoran menggunakan Xendit.

Anda pasti suka artikel ini, Bicara IoT dengan Jagoan Teknologi Indonesia, Onno W. Purbo

0 comments