NOW READING

Ini Tips dari Pakar untuk Membuat Foto Instagram Lebih Fantastis

 5298
+
 5298

Ini Tips dari Pakar untuk Membuat Foto Instagram Lebih Fantastis

by The Daily Oktagon

Tak bisa dipungkiri, Instagram kini telah menjadi layanan media sosial yang sangat diminati di kalangan netizen. Bahkan, popularitasnya telah menggeser Twitter yang lebih dulu eksis. Padahal, Instagram hanya berbasis layanan berbagi foto dan video pendek. Ternyata, justru di sinilah keunggulannya. Karena secara naluri, kebanyakan orang lebih menyukai pesan yang berbentuk visual daripada sekadar teks.

Jelang 2016, Instagram pun masih dianggap sebagai aplikasi foto di mobile device yang paling populer. Nah, bagaimana agar hasil foto-foto yang Anda share di Instagram menjadi lebih bagus? Pada dasarnya sama dengan kaidah yang berlaku di fotografi. Namun, Anda bisa mencoba beberapa best practices yang sudah diterapkan oleh beberapa fotografer terkemuka yang dikenal ‘seleb’ karena memiliki follower banyak.

The Daily Oktagon merekomendasikan cara simpel ala fotografer terkenal untuk menghasilkan foto yang menarik. Ini tips dari pakar untuk membuat foto Instagram lebih fantastis.

Yuk, baca dulu artikel menarik berikut, Tips Agar Selfie dan Wefie Terlihat Menarik

Fokus pada Komposisi

Komposisi adalah hal mutlak bagi fotografer. Kunci untuk mendapatkan foto yang menyenangkan mata. Hal ini pula yang dipercaya oleh Dan Cole lewat akun Instagram @dankhole yang memiliki lebih dari 450 ribu followers.

IG-_komposisi

“Saya menghargai komposisi, dan saran saya kepada semua adalah untuk memperhatikan rule of third atau aturan pertiga,” ujar Cole. Dia pun percaya sesuatu yang inheren itu menyenangkan bagi otak manusia, ketika elemen selaras dengan pertiga. Cole merekomendasikan untuk meluruskan foto, karena akan membantu pijakan elemen dan memperkuat hasil foto.

Self-Portrait, Bukan Selfie

Sebagai fotografer sekaligus videographer freelance, Martin Reisch yang fotonya bisa Anda lihat di akun @safesolvent selalu memanfaatkan pekerjaannya untuk traveling ke berbagai tempat dan melakukan eksplorasi. Ia secara konstan mencari lokasi baru untuk pemotretan pada berbagai proyek. Ternyata, ia mengandalkan iPhone sebagai perangkat pendukung pekerjaannya.

IG_-_Self_Portrait

Alih-alih selfie seperti yang dilakukan oleh kebanyakan orang, Martin lebih memilih self-portrait. Ia mulai membingkai dan menyusun gambar. Menyetel timer 15 detik dan berjalan untuk berpose. Terkadang, dia bereksperimen dengan memotret dirinya sejauh mungkin dari kamera. Maka, yang dilakukan adalah dengan menyetel timer 30 detik pada aplikasi Camera+, kemudian berlari secepat mungkin hingga mencapai tanda yang telah ditentuian.

Untuk mendukung self-portrait, Martin paling suka membawa aksesori Gorillapod karena memungkinkan untuk memasangkan ponsel ke pohon, tepian, dan apa saja yang bisa ditempelkan. Foto self-portrait menurutnya lebih dari sekedar untuk ditunjukan sebagai ide kepada klien potensial, tetapi merupakan konsep tematik dari waktu ke waktu. Dan, menjadikan diri sendiri berada di dalamnya sebagai obyek self-portrait membuat foto menjadi terlihat unik.

Cari Simetris

Setiap fotografer memiliki kecenderungan yang berbeda-beda mengenai gaya berfoto. Pei Ketron, fotografer yang tinggal di San Francisco ini tertarik dengan segala yang simetris. Ketertarikannya bermula ketika membaca buku-buku seni milik ayahnya. Ia terpesona dengan konsep titik hilang dan menyadari dirinya senang untuk mencari garis-garis dan perspektif kemana pun pergi.

IG_-_simetris

“Di setiap kota besar, Anda akan melihat sebagian besar garis yang hadir dalam arsitektur di sekeliling Anda. Setelah mengetahui sebuah garis, Andapun melihat semua simetri yang menyertainya. Sebuah gambar yang selaras dan simetris secara sempurna akan terasa seimbang dan tepat.”

Pemilik akun @pketron yang memiliki lebih dari 860 ribu follower ini mengungapkan cara untuk memotret foto dengan pemandangan simetris, yakni Anda harus memusatkan diri. Pastikan semua baris terlihat lurus dengan sempurna, terutama ketika mau di-crop menjadi kotak.

Belajar Melihat Sesuatu dengan Cara Berbeda

Cobalah melihat sekeliling lingkungan mungkin dari dalam bus, kereta, mobil, atau sambil berjalan. Segala sesuatunya seolah terlihat sama dan biasa saja. Padahal dengan eksperimen, Anda bisa mengolahnya sehingga terlihat berbeda. Contohnya seperti yang dilakukan oleh Paul Octavious, fotografer asal Chicago yang memiliki lebih dari 500 ribu pengikut.

IG_-_melihat_dengan_berbeda

Ia sering melakukan eksperimen. Misalnya dengan mengambil foto dari obyek yang sama beberapa kali. “Bagi saya, memotret hal yang sama dari waktu ke waktu membantu saya berkembang sebagai fotografer. Karena membantu saya belajar dan mulai melihat hal-hal yang berbeda,” kata Paul. Karya menariknya bisa dijumpai di akun @pauloctavious.

Photo Walk

Philip Park lewat akun @komeda adalah fotografer yang tinggal di Korea dan kini memiliki lebih dari 342 ribu follower. Awal mula ketertarikannya pada dunia fotografi adalah saat dokter menyuruhnya untuk lebih banyak melakukan aktivitas olahraga. Ia melakukan ‘photo walk’, berjalan kaki sambil memotret sebagai pengganti waktu gym dan mendapatkan beberapa gambar menakjubkan di lingkungannya.

IG---Photowalk

“Meski tidak memiliki banyak waktu secara khusus untuk hunting foto karena kesibukan, namun tiap hari saya berangkat di jalan tepi sungai, dan tempat kerja saya terletak di dekat tempat-tempat indah, seperti sungai, istana, taman kota, dan tempat-tempat lain,” ucap Park. Sebagian besar foto-foto dia ambil saat makan siang atau dalam perjalanan rumah, dan kadang-kadang saya melewatkan gym untuk photo walk.

Mengambil Foto Berkali-kali

Kelebihan kamera digital adalah Anda bisa mengambil foto berkali-kali tanpa takut untuk kehabisan film sebagaimana di kamera analog. Terlebih, jika memori internal dan eksternal yang dimiliki cukup lapang, maka bisa mengambil foto sebanyak-banyaknya saat sedang memotret. Anthony Danielle, pemilik akun @Takingyerphoto mengungkapkan bisa mengambil 30 sampai 50 foto dalam 90 menit saat sedang giat memotret terutama memotret candid.

IG_-_candid
Setelah itu, tiba waktunya untuk menyeleksi. Dari sekian banyak foto, bisa jadi ada sekitar empat atau lima yang dianggap layak tayang dan bangga untuk dipamerkan di Instagram.

Foto candid memang sangat mengandalkan momen. Sehingga, memotret berkali-kali adalah pilihan. Namun jika sudah terbiasa, maka semakin lama akan mendapatkan style yang terbaik tanpa harus mengambil banyak gambar. Selamat mencoba!

Gali kemampuan fotografi Anda dengan membaca artikel ini, Praktis Memotret Makanan dengan Kamera Mirrorless

0 comments