NOW READING

Ini Cara Membuat Video 360 Derajat

 8101
+
 8101

Ini Cara Membuat Video 360 Derajat

by The Daily Oktagon
  • Video 360 semakin populer, meski terlihat rumit, ternyata tidak sulit untuk membuat video 360.
  • Sebelum memulai merekam video 360 derajat, simak perbandingan antara kamera 360 yang sudah ada di pasaran, mulai dari Ricoh Theta, GoPro, Kodak Pixpro SP360, hingga Giroptic 360cam.
  • Membuat video 360 juga membutuhkan teknik stitching, yakni menyatukan video jika merekam dengan menggunakan banyak kamera. Penasaran seperti apa? Yuk, lihat lebih lanjut cara membuat video 360 derajat!

Teknologi film atau video telah memasuki era baru. Belum lagi habis kekaguman kita dengan teknologi 4K, yang menghadirkan gambar dengan detail luar biasa, kita sudah dihadapkan dengan video 360 derajat.

Video 360 semakin populer setelah layanan berbagi video, YouTube, menyediakan tempat khusus untuk memajang video-video tersebut. Semakin banyaknya perangkat untuk menikmati virtual reality juga mendorong semakin banyak orang untuk membuat video 360.

Meski terlihat rumit, ternyata tidak sulit untuk membuat video 360. Yang dibutuhkan adalah peralatan yang tepat, yaitu kamera yang mampu merekam gambar dengan sudut 360 derajat. Sudah banyak peritel di Indonesia yang menjual kamera 360, salah satunya adalah Oktagon.co.id.

Sebelum membeberkan cara membuat video 360, ada baiknya kita mengenal dulu berbagai kamera 360 yang tersedia di pasaran.

1. Ricoh Theta

Kamera 360 derajat yang direkomendasikan Google untuk membuat video 360 untuk diunggah ke YouTube. Kamera ini tersedia dalam empat pilihan warna yang manis, yaitu biru, kuning, merah dan putih.

ricoh theta 360

Kamera ini bisa menangkap obyek di sekeliling, yaitu depan, belakang, kiri, kanan, atas, dan bawah. Untuk membuat video dengan alat ini, tidak dibutuhkan proses stitching (menyatukan obyek agar terlihat 360 derajat) yang rumit, karena kamera yang dijual dengan harga Rp5.650.000 ini sudah memiliki fitur autostitch.

Ingin Mencoba Foto Unik? Pelajari teknik fotografi 360 berikut ini!

2. Action Camera GoPro

Action cam ini paling banyak digunakan untuk membuat video 360, karena tahan banting dan kualitas video yang dihasilkan memiliki resolusi tinggi. Namun, diperlukan banyak GoPro untuk bisa membuat video 360. Pada umumnya dibutuhkan enam buah, bahkan ada yang hingga 16 buah.

GoPro16

GoPro disusun di sebuah dudukan yang disebut rig. Kemudian rekaman dari setiap GoPro disatukan untuk bisa menghasilkan sebuah video 360. Satu unit GoPro dihargai Rp 3.250.000 hingga Rp 6.990.000.

3. Kodak Pixpro SP360

Kamera yang juga direkomendasikan Google ini memungkinkan kita merekam video 360 derajat dengan kualitas HD tanpa perlu menggunakan banyak kamera.

Kodak

Kodak Pixpro SP360 dilengkapi 16 Megapixel MOS sensor, Full HD 1080 p, 10 MP gambar dengan 10 FPS burst shooting, WiFi/NFC Connectivity dan bisa dikontrol secara wireless dengan menggunakan smartphone dengan sistem operasi iOS dan Android. Harga jualnya sekitar Rp 4 jutaan.

4. Giroptic 360cam

Seperti Ricoh dan Kodak, Giroptic 360cam termasuk yang direkomendasikan Google untuk membuat video 360. Kamera ini bisa dikontrol dengan menggunakan smartphone dan dilengkapi tiga microphone dan slot microSD sebesar 128 GB.

Giroptic

Kamera ini tersedia dalam tujuh warna, yaitu hitam, merah, ungu, biru, hijau, kuning, serta jingga; dan dijual dengan kisaran harga Rp 6 jutaan.

Teknik Membuat Video 360

Setelah kita mengetahui kamera yang bisa digunakan untuk membuat video 360, kini giliran mempelajari cara membuatnya. Tahapannya tidak terlalu sulit, nyaris serupa dengan membuat video konvensional. Berikut adalah kiat untuk membuat video 360:

1. Tentukan objek

Sebelum membuat video, tentukan objek dulu. Misal pemandangan, ruang kerja dan aktivitas manusia di dalamnya, atau bahkan suasana pesta karnaval. Apa pun objek yang kita pilih akan terlihat menakjubkan dalam format 360 derajat.

2. Rekam video dari banyak sisi

Rekam objek dari berbagai sisi agar video yang dihasilkan menjadi semakin dramatis. Semakin banyak sisi yang kita rekam akan membuat yang menyaksikan video tersebut semakin penasaran, karena akan semakin banyak pilihan objek yang terekam di dalam video.

GoPro6

3. Stitching hasil rekaman

Proses stitching atau menyatukan video hanya berlaku jika merekam menggunakan banyak kamera. Gambar-gambar dari setiap kamera harus kita satukan agar bisa tersaji dalam format 360 derajat.

Proses penyatuan bisa dilakukan dengan software Autopano Video atau Autopano Video Pro yang bisa diunduh di Mac atau Windows.

4. Unggah ke media sosial

Setelah video 360 derajat selesai dibuat, giliran kita menunjukkannya lewat media sosial. YouTube telah menyediakan tempat untuk memajang video 360. Namun, karena ukuran file video 360 sangat besar maka diperlukan cara khusus untuk mengunggah video 360 ke YouTube. Berikut caranya:

  1. Unduh aplikasi 360 Video Metadata yang tersedia di Mac atau Windows.
  2. Unzip file video Anda, lalu buka di aplikasi Video Metadata tadi.
  3. Pilih file video dari aplikasi Video Metadata.
  4. Klik tombol inject and save.
  5. Masukkan nama file yang akan dibuat.
  6. Simpan file tersebut. File baru ini akan tersimpan otomatis di lokasi yang sama dengan file aslinya.
  7. Unggah file tadi ke YouTube. Biasanya proses tersebut memakan waktu satu jam.

Selanjutnya, video 360 kita pun bisa ditonton oleh pengguna YouTube lainnya! Bagaimana? Tidak terlampau sulit kan? Untuk memperkaya referensi dan inspirasi, cek juga berbagai video 360 yang tersebar di channel seperti YouTube. Selamat mencoba!

Baca juga, rekomendasi channel YouTube 360 derajat versi the Daily Oktagon berikut ini

0 comments