NOW READING

Indovidgram Ajak Anak Muda Berbagi Video Kreatif

 3338
+
 3338

Indovidgram Ajak Anak Muda Berbagi Video Kreatif

by The Daily Oktagon

Instagram awalnya dikenal sebagai platform berbagi foto yang populer di kalangan pengguna iOS. Setelah tersedia juga untuk sistem operasi Android, popularitasnya makin meningkat. Fiturnya pun ditambahkan agar bisa menampilkan video berdurasi 15 detik. Rupanya, ini membuat Instagram makin populer, sampai-sampai muncul komunitas pengguna yang khusus posting video di media sosial buatan Kevin Systrom and Mike Krieger tersebut. Salah satunya adalah Indovidgram lewat akun @indovidgram.

Indovidgram, berasal dari kata Indonesia, video, dan Instagram, merupakan komunitas video Instagram pertama dan terbesar di Indonesia. Terbentuk pada 6 April 2014, komunitas ini awalnya dipelopori oleh sembilan orang, yakni Benazio Rizki Putra lewat akun @benakribo, Marlo Randy Ernesto (@marloernesto), Dhino Haryo Wibisono (@dhinoharyoo), Ardina Putri (@ardinhai), Aulion Wirizki (@aulion), Chandra Timothy Liow (@chandraliow), @moinblog yang terdiri dari Vendryana Larasati (@vendryana) dan Aditya Perdana (@adtyaperdana), serta Devina Aureel (@devinaureel).

Menurut Ardina, Chief Operating Officer Indovidgram, meski inisiatornya ada sembilan, ide awal Indovidgram berasal dari Benakribo, seorang bloggercreativepreneur, dan pemerhati dunia digital. Ia melihat perkembangan Instagram dan video yang diunggah ke Internet akan terus naik pada tahun 2014, ketika Instagram menambahkan fitur unggah video. Dalam waktu sekitar satu bulan, para inisiator mengunggah video di akun Instagram-nya masing-masing tiap jam tujuh malam, setiap hari, dengan tagar #indovidgram.

“Ternyata banyak followers kami yang ikut bikin video dan mengunggahnya dengan menggunakan tagar #indovidgram,” kata Ardina kepada The Daily Oktagon.

Dia mengatakan, saat itu terkumpul 5.000-an konten dengan tagar tersebut. Akhirnya, mereka memutuskan untuk membuka akun @indovidgram dan juga mengadakan gathering komunitas.

Dalam waktu kurang dari 1 tahun, akun Indovidgram sudah mencapai satu juta followers. Hingga Agustus 2015, Indovidgram telah mencapai dua juta followers dengan lebih dari 500.000 konten bertagar #indovidgram. Artikel ini mengulas komunitas Indovidgram yang ingin ajak anak muda berbagi video kreatif.

Regular_Image_-_Indovidgram_3

 

Sebelumnya, simak artikel menarik berikut, 5 Smartphone Pilihan untuk Produksi Video Amatir

Beragam Kategori Video
Para pendiri Indovidgram berperan sebagai kurator video. Proses kurasi dilakukan setiap hari bedasarkan kategori yang ada. Jadi, selain mengunggah video yang dibuat sendiri, mereka juga me-repost video buatan anggota komunitas.

“Kami melakukan kurasi berdasarkan keahlian kami di bidang yang berbeda, sesuai kategori,” ucap Ardiana.

Setiap harinya, Indovidgram hanya fokus menampilkan video dengan kategori tertentu. Misalnya, setiap hari Senin, Rabu, Kamis, konten videonya fokus dengan tema komedi yang menggunakan tagar #IVGcomedy. Hari Selasa, tema videonya adalah stopmotion atau art #IVGselasart. Hari Sabtu, temanya adalah food #IVGfood dan travel#IVGtravel.

Lalu pada hari Minggu, Indovidgram berkolaborasi dengan sister-account mereka, yaitu @indomusikgram, me-repost konten bertema musik #IVGsundaymusic. Dan setiap hari Jumat, video yang di-repost berasal dari komunitas vidgram #IVGcommunity yang tersebar di seluruh Indonesia yang sudah melewati proses verifikasi.

“Memang, genre video yang mendapatkan respons atau likes paling tinggi adalah #IVGcomedy yang relate dengan kehidupan anak zaman sekarang. Tapi Indovidgram bukan hanya komunitas video lucu, melainkan komunitas kreator video Instagram,” ujar Ardina. Hal ini sesuai dengan visi Indovidgram yang ingin menjadikan anak muda Indonesia semakin kreatif dengan mengekspresikan dirinya melalui video dan cara positif.

Dua Macam Anggota
Anggota atau followers Indovidgram terbagi menjadi dua, creator dan watcherCreator adalah orang-orang yang suka membuat video, sedangkan watcher adalah orang-orang yang sekadar follow, me-like, menulis komentar, atau me-repost konten Indovidgram. Menurut Ardina, awalnya masih banyak yang hanya nonton. Namun, sekarang sudah banyak juga yang menjadi creator.

Followers-nya beragam, ada yang mendukung, ada juga yang memberi kritik. Dari segi jumlah, kami tidak menyangka bisa ada dua juta orang yang follow Indovidgram dan mendukung kami sampai sejauh ini,” ujar Ardina.

Yang lebih tidak terduga lagi, para anggotanya ikut membuat komunitas Indovidgram di daerah mereka masing-masing, seperti Bogor (@bogorvidgram), Medan (@medanvidgram), Makassar @mksvidgram, Jogja (@jogjavidgram), Malang (@malangvidgram), dan banyak lagi. Ada juga komunitas regional luar negeri, yaitu Bangkok (@ivg_bangkok) dan Jepang (@ivg_japan).

Regular_Image_-_Indovidgram_Medan_-_Sumber_ceritamedan_dot_com

Total sudah ada 26 komunitas Indovidgram regional. Aktivitasnya tiap akun regional itu tidak jauh berbeda dengan Indovidgram, yaitu me-repost video anggotanya. Bedanya, hanya video dengan tagar khusus tiap-tiap regional yang di-repost. Seperti regional Malang, misalnya, hanya me-repost video dengan tagar #malangvidgram.

Agar anggota komunitasnya termotivasi membuat video, Indovidgram mengadakan kompetisi reguler setiap bulannya dengan tagar #IVGchallenge. Kompetisi berhadiah tersebut sengaja diadakan untuk mengasah kreativitas para creator. Selain kegiatan online, Indovidgram juga rutin melakukan kopi darat antara creator dengan watcher #IVGmeetup agar bisa saling berbagi seputar kreasi video.

Acara #IVGmeetup rutin diadakan tiap dua bulan sekali. Di dalam kegiatan ini, terdapat perkenalan tentang Indovidgram, apa saja kategori video yang ada, games-games seru, membuat video bersama-sama, dan juga sesi foto bareng. Selain itu, melalui #IVGmeetup, yang pernah diadakan di Jepang, ada sesi tanya jawab dan sharingmengenai penyutingan video di perangkat mobile, cara membuat konten yang baik, dan tips serta trik mengenai video instagram.

Kualitas Video Tergantung dari Konten
Sebenarnya, video yang baik itu seperti apa sih? Ardina mengungkapkan, ada beberapa unsur penting dalam sebuah video. Pertama adalah subtittle atau thumbnail, karena orang-orang akan tertarik untuk melihat jika subtittle atau thumbnail videonya jelas dan enak dilihat.

Selain itu, faktor yang mempengaruhi kualitas video adalah kontennya. Konten yang menarik dan menghibur akan membuat followers semakin penasaran dan menunggu video berikutnya.

“Intinya, konten menarik adalah konten yang mempunyai jalan cerita jelas, informatif, musik yang mendukung, suara jelas, dan juga thumbnail atau cover video yang menarik,” kata Ardina.

Regular_Image_-_Talkshow_Indovidgram_IPB_-_Sumber_benablog_dot_com

 

Buat Anda yang tertarik posting video di Instagram, ada beberapa trik membuat video menarik dari Indovidgram yang bisa diikuti:

1. Karena durasi maksimal video di Instagram hanya 15 detik. Pastikan cerita dalam video singkat dan tidak bertele-tele agar tidak membosankan

2. Kalau bingung mencari cerita, Anda bisa mengambil ide dari kejadian yang biasa dialami sehari-hari. Semakin ceritanya berkaitan dengan target audiens, video akan semakin menarik.

3. Tambahkan musik dan subtitle menggunakan aplikasi penyunting video agar jadi lebih menarik dan seru.

4. Jangan lupa, buat thumbnail atau cover yang atraktif. Ini untuk memancing rasa penasaran orang agar tertarik meng-klik.

Nah, sudah siapkah Anda membuat video yang menarik?

Baca juga, Masih Bingung Cara Menggunakan Persicope? Ini Tipsnya

0 comments