NOW READING

Indonesia Ternyata Memiliki Prospek yang Tinggi untuk Teknologi 3D Printing

 189
+
 189

Indonesia Ternyata Memiliki Prospek yang Tinggi untuk Teknologi 3D Printing

by The Daily Oktagon

Teknologi yang semakin mutakhir seperti saat ini ternyata dapat mewujudkan hal yang dulu dianggap sulit untuk direalisasikan. Salah satunya adalah dalam bidang percetakan atau printing. Dulu, ketika mendengar kata printing, yang terlintas di kepala adalah tulisan atau gambar yang terdapat di sebuah kertas, bahkan gambar tersebut hanya berbentuk dua dimensi dan tidak memiliki volume.

Lain dulu, lain sekarang. Kini, hasil printing bisa berupa benda yang sudah memiliki volume. Hal ini dapat dikatakan sebagai benda tiga dimensi atau 3D. Semenjak pertama kali hadir, teknologi ini menjadi tren di berbagai industri karena dianggap membantu menunjukkan detail sebuah benda lebih baik dibandingkan dengan kertas.

Foto: Shutterstock.com

Mulai Berkembang Tahun 2010

Teknik mencetak yang baru ini sudah mulai dikenal oleh banyak orang mulai tahun 2010. Indonesia memiliki prosepek yang sangat luas dan menjanjikan untuk perkembangan teknologi ini. Hal ini disebabkan karena masih sedikit yang menggunakan dan mengeksplorasi teknologi tersebut. 3D printing menggunakan teori stereolithography yaitu proses pencetakan yang memungkinkan nyata objek 3D yang akan dibuat dari data digital.

Untuk Indonesia, teknologi 3D printing ini tidak terlalu maju karena kurangnya informasi dan juga sosialisasi. Masih jarang sekali event atau acara yang menyelenggarakan pameran seputar teknologi printing. Bahkan sampai sekarang, masih belum ada riset yang menyeluruh mengenai dunia percetakan tiga dimensi.

Menurut Forbes, sebenarnya potensi 3D printing bisa mencapai USD21 Miliar hingga 2020 nanti. Hal ini dikarenakan pasar merespon baik datangnya teknologi ini. teknik mencetak tiga dimensi ini dianggap lebih presisi dan menghemat biaya dibanding dengan teknik pendahulunya. Perkembangan pesat sangat terlihat di berbagai macam negara, namun sayangnya Indonesia masih belum masuk kedalam peta negara yang berkembang untuk teknologi 3D printing.

Lihat besarnya peluang 3D printing berkembang di Indonesia lewat tautan ini.

Foto: Shutterstock.com

Memiliki Banyak Fungsi

Fungsi dari teknik printing dengan istilah Additive Manufacturing ini sebenarnya sangatlah banyak dimulai dari manufaktur, pendidikan, arsitektur, dan lain lain. Sebenarnya teknik 3D printing ini sangat mudah digunakan dan tidak perlu keahlian khusus untuk menggunakannya. Agar bisa beroperasi, teknik 3D printing ini bisa dilakukan dengan hanya menggunakan piranti lunak yang bisa dengan mudah didapatkan misalnya MyMiniFactory.

Banyak juga benda yang dapat dibuat dari 3D printing, misalnya adalah peralatan rumah tangga. Alat ini akan dengan mudah membuat sebuah gelas, piring, mangkuk dan nampan sesuai dengan keinginan. Selain itu, Anda bisa membuat barang-barang rumah tangga lain dengan imajinasi yang terlintas sehingga peralatan rumah tangga yang dimiliki menjadi unik dan berbeda.

Tidak hanya itu, dunia medis juga membutuhkan teknologi percetakan tiga dimensi. Fungsi utama dari penggunaan teknik ini adalah untuk menghasilkan replika organ-organ tubuh manusia untuk penelitian yang lebih dalam. Bisa juga untuk membuat komponen pengganti bagian tulang yang rusak sehingga dapat mengikuti bentuk aslinya.

Foto: Shutterstock.com

Peluang Masa Depan

Untuk kedepannya, penggunaan Additive Manufacturing di Indonesia bisa menjadi peluang bisnis yang sangat cemerlang. Ide-ide kreatif baru untuk membuat sesuatu tidak akan terbentur dengan model-model yang rumit. Hal ini disebabkan karena 3D printing bisa mencetak bentuk apapun sesuai dengan rincian yang diberikan.

Penyedia jasa 3D printing di Indonesia sekarang ini sudah mulai semakin banyak ditemukan. Mereka sudah menyadari berapa besarnya prospek dari industri ini. Informasi terbaru juga menyebutkan bahwa alat untuk mencetak benda tiga dimensi akan diproduksi secara massal dan murah, salah satunya adalah 3D Printer Prusa i3. Alat ini mudah digunakan dan terjangkau, sehingga semua orang bisa mendapatkan dan menggunakan alat tersebut.

Pemanfaatan 3D printing di Indonesia bisa merambah ke berbagai macam lini. Karena cakupan yang cukup luas ini, dirasa perlu adanya pengembangan dan sosialisasi yang melibatkan pemerintah untuk menggerakan produktivitas masyarakat. Sehingga bisa membuat usaha baru yang akan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Foto: Shutterstock.com

Perhatikan kondisi finansial Anda dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang ada di sini.

Prospek meningkatnya penggunaan 3D printing di Indonesia sangatlah tinggi. Penggunaan teknologi printing tiga dimensi ini juga bisa menggerakkan industri kreatif yang ada di Indonesia. Semoga kedepannya, Indonesia menjadi salah satu negara dengan terobosan baru dalam dunia print tiga dimensi dan semakin dikenal oleh dunia.

0 comments