NOW READING

Hati-hati Penipuan Viral Di WhatsApp dan Facebook, Ini Cara Menghindarinya!

 291
+
 291

Hati-hati Penipuan Viral Di WhatsApp dan Facebook, Ini Cara Menghindarinya!

by The Daily Oktagon

Apakah Kamu pernah mendapat pesan dari seorang teman di WhatsApp yang mengatakan bahwa Disneyland sedang membagikan tiket gratis, atau informasi mengenai diskon tiket perjalanan maskapai penerbangan tertentu? Cukup abaikan, karena bisa jadi itu adalah penipuan viral yang berkedok pembagian tiket gratis dan sejenisnya.

Jadi, inilah kejadian yang sesungguhnya terjadi, Kamu mendapat pesan dari salah seorang teman di daftar kontak mengenai hadiah atau pembagian tiket gratis. Lalu akan ada sebuah tautan yang terlihat resmi sehingga membuat Kamu mengunjungi situs tersebut. Pesan yang tertulis  bisa seperti “Jangan lewatkan 500 tiket masuk Disnyeland gratis, atas perayaan ulang tahun Disneyland yang ke -100”. Terlebih lagi, halaman tautan tersebut dipenuhi komentar para pengguna yang terkesan bergembira atas pembagian tiket gratis Disneyland dan membagikan foto-foto tiket yang telah mereka menangkan

Prosedur untuk mendapatkan tiket gratis ini sangat mudah. Lengkapi survei singkat (biasanya akan terdapat sekitar lima pertanyaan sederhana, seperti: Apakah Kamu pernah ke Disneyland sebelumnya? Apakah Kamu berusia 18 atau lebih? Apakah Kamu  menyukai Disneyland?), kemudian berbagi pesan dengan teman-teman WhatsApp Anda, yang tombol khususnya sudah tersedia dengan mudah di situs.

Setelah itu, Kamu diminta untuk dengan berani mengklik tombol “Dapatkan tiket”. Namun, untuk beberapa alasan aneh, tiket yang dinantikan justru tidak muncul. Sebaliknya, tombol tersebut akan mengalihkan ke situs lain, yang mengirimkan Kamu ke situs kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Pada akhirnya, Kamu mungkin berakhir di situs yang menawarkan beberapa barang atau jasa yang tidak jelas. Dengan kata lain, Kamu akan dialihkan ke situs pemilik halaman Disneyland palsu sehingga mereka dapat dibayar untuk traffic yang  didapatkan.

Baca juga : Pesan yang Dihapus di Aplikasi WhatsApp Tetap Bisa Dibaca, Ini Caranya!

Skema seperti ini menjadi sangat umum sekarang, dan halaman palsu yang baru terus muncul hampir di setiap hari. WhatsApp atau Facebook digunakan sebagai platform untuk mengirim pesan, dan pengguna akan mendistribusikannya dengan mengklik “bagikan” dan berharap memperoleh tiket gratis. Bahkan di Indonesia sendiri misalnya, beberapa dari Kamu mungkin pernah mendapatkan rangkaian pesan terusan yang berisikan informasi diskon perjalanan maskapai penerbangan disertai dengan tautan yang terlampir. Diperlukan ketelitian agar Kamu tidak terjerumus dalam penipuan dengan skenario seperti ini.

Kapersky telah mengamati penyebaran pesan dengan skenario serupa mulai dari Disneyland, Legoland, Europa-Park, Air France, Singapore Airlines, dan banyak lainnya. Perusahan-perusahaan tersebut bahkan tidak ada hubungannya sama sekali dengan tautan dalam pesan, para pelaku kejahatan siber hanya menggunakan merek-merek terkenal untuk memikat orang berkunjung ke situs mereka. Namun, terlepas dari perusahaan mana yang dieksploitasi, semua situs web rekayasa akan terlihat serupa, bahkan topik komentar dan wajah para komentator biasanya sama. Hanya logo di bagian atas halaman dan detail kecil tertentu yang dibuat menjadi berbeda.

Baca juga : Hati-Hati! Orang Lain Ternyata Bisa ‘Intip’ Pesan WhatsApp, Ini Cara Menangkalnya

Mengarahkan lalu lintas ke situs rekayasa tersebut bukan satu-satunya skema monetisasi. Sebagai gantinya, Kamu mungkin dikirim ke halaman milis berlangganan yang meragukan, atau berakhir di situs web berbahaya . Selain itu, Kamu mungkin bisa terdaftar di layanan berbayar operator seluler, sehingga para pelaku kejahatan dapat memperoleh keuntungan. Beberapa laporan media menyatakan bahwa ketika pengguna menekan tombol “Dapatkan Tiket”, maka data pribadi mereka telah dicuri, namun kami tidak dapat mereproduksi skenario tersebut.

Bagaimana cara menghindarinya? Berikut langkah-langkah yang Kaspersky Lab anjurkan:

  • Walaupun Kamu tidak terancam kehilangan uang, data pribadi, atau hal lainnya, tetap jangan pernah membuka tautan dalam pesan mencurigakan bahkan dengan skenario apapun.
  • Sebaiknya Kamu juga tidak membagikannya dengan teman-teman atau mempostingnya di Facebook, karena itu hanya akan membantu para penipu mendapatkan keuntungan.
  • Jika Kamu pernah mendapatkan pesan seperti itu dari seorang teman di WhatsApp, atau melihat tautan tiket gratis yang tidak jelas di Facebook, sebaiknya langsung beri tahu pengirim bahwa informasi tersebut adalah penipuan, untuk menghindari penyebaran lebih luas.

 

0 comments