NOW READING

Hasselblad X1D, Kamera Mirrorless Format Medium Pertama di Dunia

 2120
+
 2120

Hasselblad X1D, Kamera Mirrorless Format Medium Pertama di Dunia

by The Daily Oktagon
  • Kamera format medium merupakan kamera yang memiliki ukuran sensor lebih besar dari kamera lain. Sensor lebih besar bisa menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik. Bisa diandalkan untuk memotret objek yang akan dicetak dalam ukuran besar seperti baliho atau papan reklame.
  • Pembuatnya juga belum lazim dikenal banyak orang, seperti Phase One atau Mamiya. Tapi ada salah satu kamera format medium dari Hasselblad yang menawarkan konsep hadir sebagai mirrorless yang ringkas dan mudah dibawa kemanapun.
  • Inovasi itu pengguna generasi baru mulai bisa menikmati ketajam gambar yang dihasilkan.

Kamera format medium memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh kamera-kamera lain. Salah satunya, kamera format medium mampu menciptakan foto kelas profesional yang  tidak dapat dihasilkan oleh kamera dengan format lebih kecil.

Kamera ini juga biasanya hadir dalam bobot relatif besar dan berat. Biasanya juga kerap digunakan di dalam studio fotografi. Oleh karena itu, tidak mungkin rasanya ada kamera format medium dengan bodi ringan dan ringkas untuk dibawa kemana-mana. Namun bagi Hasselblad, hal tersebut jadi tidak mustahil.

Ya, vendor kamera yang dikenal dengan produk-produk kamera format mediumnya ini baru saja mengumumkan ‘anggota keluarga’ kamera format mediumnya, yaitu Hasselblad X1D.

kamera format medium hasselblad

Ada yang berbeda pada seri teranyar kamera garapan perusahaan asal Swedia tersebut, X1D mengusung konsep mirrorless, dan memiliki bodi yang ringan dan compact. Ini artinya, X1D menjadi kamera mirrorless dengan format medium pertama di dunia.

Simak juga pembahasan tentang seluk beluk fotografi fashion masa kini.

CEO Hasselblad Peery Oosting mengklaim, hadirnya X1D di dunia merupakan tonggak sejarah dalam kiprah Hasselblad selama 75 tahun terakhir. “X1D mampu membuat fotografi format medium bisa dilakukan oleh pengguna Hasselblad generasi baru,” kata Oosting.

Lalu, bagaimana kehebatan kamera mirrorless format medium pertama di dunia ini? Meski mengusung ukuran yang lebih ringan dari kamera format medium biasa, apakah kualitas jepretan Hasselblad X1D tetap di level kualitasnya? Berikut ulasan hands-on Hasselblad X1D The Daily Oktagon.

Desain Compact ala Mirrorless

Salah satu poin unggul yang digaungkan Hasselblad pada X1D adalah desainnya yang compact, serta bobotnya yang ringan sebagai kamera mirrorless.

Dari segi bobot, X1D dua kali lebih ringan dari berat kamera format medium pada umumnya. Memegangnya dengan satu tangan sama sekali tidak jadi masalah. Sekilas, saat memegang X1D, beratnya mengingatkan kita dengan kamera DSLR mid-level seperti Nikon D7200 atau Canon 7D Mark II. Grip kamera tersebut juga nyaman dan aman. Tombol-tombol kontrol kamera pun terasa tidak sempit dan praktis untuk dipakai.

kamera format medium hasselblad

Mengingat Hasselblad merupakan salah satu vendor kamera legendaris, material yang membalut perangkat ini pun tak asal-asalan. Secara desain, X1D mengadopsi konsep ergonomis, namun tetap mengutamakan desain premium berselimut material aluminium. Kamera ini memiliki dua tombol dial kontrol, yang satu terletak di depan kamera dan yang satunya lagi ada di bagian belakang kamera.

Pada bagian atas kamera, ada tombol power, tombol pop-up mode dial (dengan tiga kustomisasi mode), tombol shutter dan dua tombol untuk ISO/WB dan AF/MF. Sementara, bagian depan X1D menjadi tempat untuk tombol lens release, tombol programmable untuk DOF preview, serta AF illuminator.

Sementara, pada bagian belakang kamera tepat di atas layar terdapat tombol AE-L dan AF-D dengan tambahan lima tombol direksional. Layar X1D mengadopsi ukuran 3 inci multi touch high resolution TFT dengan warna 24-bit dan LCD beresolusi 2,36 juta titik.

Baca juga tentang kamera mirrorless yang diperkirakan berpengaruh pada masa depan fotografi.

kamera format medium hasselblad

Detail lain X1D tampak pada hadirnya dua slot SD card, GPS WiFi, hot shoe flash yang kompatibel dengan sistem Nikon, konektor USB 3.0 Type-C dan port mini HDMI.

User interface (UI) X1D memiliki desain ala UI smartphone yang mengusung ikon minimalis. Selain itu, kamera ini memanfaatkan electronic viewfinder 2.36M-dot (XGA) dengan eye sensor.

Cocok untuk Profesional yang Portable

X1D diklaim cocok untuk kalangan fotografer profesional, namun memiliki gaya hidup portable seperti outdoor travelling. Karenanya, Hasselblad tetap mengandalkan kualitas foto ala profesional yang sempurna dan tajam meski kamera ini mengadopsi ukuran kecil.

Kemampuan X1D lainnya bisa dibilang serupa dengan kemampuan seri Hasselblad H6. Meski begitu, kamera ini memiliki sensor CMOS 50 Megapiksel dengan dynamic range sebesar 14 stop. Selain itu, pengguna bisa memiliki menjepret foto dengan rentang ISO antara 100 hingga 25600.

kamera format medium hasselblad

Mirrorless merupakan format baru bagi Hasselblad, maka masuk akal kalau kamera ini baru memiliki dua lensa dengan mounting XCD yang kompatibel, yakni 45mm f/3,5 dan 90 f/4,5. Pun begitu, 12 lensa Hasselblad lain dengan mounting H masih bisa digunakan dengan adaptor khusus.

Hasil jepretan X1D pun setara dengan kualitas yang digadang-gadang Hasselblad. Kamera ini menjanjikan penggunanya hasil foto dengan level yang bisa dibilang di atas sempurna.

Dengan ukuran bodi yang tidak membebani serta tidak butuh banyak perintilan, X1D bisa menjadi alternatif yang pas untuk pengguna profesional yang sering berpergian ke luar, namun tidak ingin melewatkan satu momen spesial sekali pun.

Atau cek Canon G7 X Mark II yang merupakan kamera bertenaga tapi juga tampil compact.

0 comments