NOW READING

Harimas Rizqi Listiyana, Pencipta TambalBan Jogja Yang Membantu Para Pengendara

 124
+
 124

Harimas Rizqi Listiyana, Pencipta TambalBan Jogja Yang Membantu Para Pengendara

by The Daily Oktagon
  • Permasalahan ban kendaraan yang bocor di perjalanan memang sangat mengganggu.
  • Untuk itu, Harimas Rizqi menciptakan aplikasi khusus untuk mencari usaha tambal ban terdekat.
  • Namun, aplikasi ini hanya bisa digunakan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya saja.

Saat seorang pengendara mobil atau motor sedang melaju di jalan raya, ada saja situasi tidak menyenangkan terjadi. Salah satunya saat ban kendaraan kekurangan angin atau bahkan bocor di tengah perjalanan. Hal ini tentu menyulitkan bukan hanya pengendara, tetapi juga penumpang yang sedang terburu-buru. Supaya bisa melanjutkan perjalanan, ban harus dipompa atau ditambal terlebih dahulu.

Alasan tersebut membuat Harimas Rizqi Listiyana menciptakan sebuah aplikasi untuk mengatasi masalah di atas. Aplikasi ini diberi nama TambalBan Jogja, yang memang sementara dikhususkan untuk wilayah Jogjakarta saja. Meski begitu, kehadiran aplikasi ini dapat membantu pengendara menghadapi situasi yang bisa terjadi secara tiba-tiba. Harimas pun menjelaskan alasan dirinya membuat aplikasi tersebut dan tanggapannya mengenai dunia digital di Indonesia. Simak wawancara The Daily Oktagon dengan Harimas berikut ini.

Gadget penting untuk dimiliki pengendara dapat dilihat di artikel ini.

dok. pribadi

Apa kesibukan Anda saat ini?

Sekarang saya berprofesi sebagai masinis di PT Kereta Api Indonesia (persero) Daop 4 Semarang. Kesibukan sekarang sebagai masinis sekaligus membuat program jika jadwal senggang.

Sebagai pembuat aplikasi TambalBan Jogja, kapan tepatnya aplikasi ini Anda buat?

Saya membuat aplikasi TambalBan ini tepatnya di 2013 untuk memenuhi syarat lulus TA di D3 Komputer dan Sistem Informasi UGM. Aplikasi awalnya terinspirasi saat saya pulang dan pergi ke kampus mengunakan sepeda motor. Jarak antara rumah dan kampus relatif jauh sekitar 20km. Karena itu hampir setiap hari saya menemui pengguna kendaraan yang mengalami kebocoran ban. Dari hal tersebut terbersit keinginan mengapa tidak buat saja aplikasi yang memudahkan kita mencari jasa tambal ban terdekat.

Bagaimana cara membuat aplikasi tersebut?

Aplikasi ini dibuat menggunakan aplikasi Eclipse. Kemudian, untuk programnya menggunakan bahasa pemograman Java dan XML sebagai pelengkapnya.

 

Foto: Shutterstock

Bagaimana cara menggunakan aplikasi TambalBan Jogja ini?

Pengguna hanya perlu menghidupkan fitur GPS pada smartphone. Kemudian, secara otomatis akan muncul tambal ban terdekat pada tampilan aplikasi. Pengguna dapat memilih jasa tambal ban terdekat yang dituju atau ingin didatangi. Setelah memilih, aplikasi akan memberikan rute, jarak dan waktu tempuh menuju jasa tambal ban tersebut. Aplikasi ini juga menyediakan nomor telepon darurat yang dapat dihubungi dan tip lainnya.

Apa manfaat yang pengguna dapat dari aplikasi TambalBan Jogja?

Aplikasi ini tentunya membuat pengguna akan lebih cepat mengetahui letak jasa tambal ban terdekat untuk mengatasi masalah kurang angin atau kebocoran.

Aplikasi apa saja yang sudah Anda buat dan siapa yang bisa menggunakannya?

Aplikasi ini baru dapat digunakan oleh pengguna Android. Hal ini karena Android masih termasuk sumber terbuka dan lebih mudah diakses. Dari segi pengguna, Android masih lebih besar ketimbang iOS. Namun, tidak menutup kemungkinan kedepannya bisa dikembangkan lagi untuk iOS.

Aplikasi yang sudah saya buat ada 3, Tambal Ban Yogyakarta, Buku Saku Pramuka, dan Rute Wisata Jogja. Tetapi, masih ada aplikasi lainnya untuk internal pegawai kereta api. Salah satunya buku Saku Masinis agar masinis mengerti betul mengenai SOP guna mendukung perjalanan kereta api aman, lancar dan terkendali.

 

Foto: Shutterstock

 

Bagaimana perkembangan dunia digital menurut Anda?

Perkembangan dunia digital di Indonesia menurut saya berada di rata-rata perkembangan digital dunia. Hal ini didapat jika dibandingkan dengan negara berkembang lainnya. Tetapi masyarakat Indonesia sudah mampu mengikuti perkambangan teknologi tersebut. Terbukti hampir tidak ada lagi masyarakat Indonesia, khususnya usia di bawah 50 tahun yang mengatakan, “maaf, saya gaptek (gagap teknologi)”.

Apa arti gadget dalam hidup Anda?

Semua aplikasi dalam gadget dibuat untuk memudahkan manusia, tentu saja termasuk saya. Saya akan kesulitan jika tidak punya gadget. Sekarang ini gadget suatu ‘kebutuhan pokok’ dalam dunia digital, yang tentu membutuhkan kuota sendiri (hehe).

Gadget apa yang Anda miliki dan kenapa memilih untuk menggunakan gadget tersebut?

Saya masih mengunakan laptop Asus A43 dan Xiaomi 4C yang berbasis android tentunya. Alasannya karena Android lebih mudah untuk dikembangkan daripada iOS dan untuk mendukung aplikasi-aplikasi yang saya buat.

Apa rencana yang Anda miliki kedepannya, khususnya di bidang digital?

Karena saya adalah pengembang aplikasi digital, saya akan terus mengembangkan aplikasi dengan ide-ide yang saya miliki.

Profesinya sebagai masinis tidak membuat Harimas berdiam diri terhadap perkembangan teknologi. Karyanya berupa aplikasi TambalBan menjadi bukti bahwa gaya hidup digital kian dibutuhkan banyak orang, termasuk para pengendara kendaraan bermotor di tanah air.

 

Foto: Shutterstock

 

Aplikasi untuk mencegah kantuk di perjalanan ada di artikel berikut.

0 comments